Wahyu Bagus Santoso
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PENGEMBANGAN MEDIA GAWANG AYUN BADASPA DALAM PEMBELAJARAN SEPAKBOLA SISWA KELAS V MADRASAH IBTIDAIYAH (MI) SUGIHAN Wahyu Bagus Santoso; Khamim Hariyadi
Jurnal Kesehatan Jasmani dan Olahraga (KEJAORA) Vol 5 No 1 (2020): Jurnal Kejaora (Kesehatan Jasmani dan Olah Raga)
Publisher : Prodi Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi, Universitas PGRI Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (533.562 KB) | DOI: 10.36526/kejaora.v5i1.765

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk membuat pengembangan media gawang ayun badaspa dalam pembelajaran sepak Bola di (MI) Sugihan. Metode penelitian ini adalah penelitian pengembangan yang mengacu pada model ADDIE yaitu: Analisis, desain, development, implemantasi, dan evaluasi sedangkan teknik analisa data menggunakan skala likert. Populasi dalam penelitian ini adalah semua siswa kelas V (MI) Sugihan sebanyak 47 siswa. Dari hasil uji kelompok kecil didapat hasil rerata presentase 80,1% (baik), sedangkan dari uji kelompok besar didapat hasil rerata presentase 83,8% (baik), dari hasil validasi produk ahli pembelajaran sepakbola 90,0% (baik), dari hasil validasi ahli media pembelajaran 82% (baik), dan dari hasil evaluasi guru penjasorkes 97% (baik). Hasil dari pengembangan media pembelajaran yang dikembangkan sesuai dengan prosedur pengembangan didapat sebuah produk yang sesuai dengan kebutuhan peserta didik kelas V (MI) Sugihan adalah pengembangan media gawang ayun badaspa. Didapatkan kesimpulan bahwa pengembangan media gawang ayun badaspa dapat digunakan sebagai salah satu alternatif media pembelajaran untuk membantu kesulitan dalam pembelajaran sepakbola pada peserta didik kelas V (MI) Sugihan. Ini bisa dilihat dari 10 aspek yang muncul pada uji coba skala besar dan hasil evaluasi dari guru pendidikan olahraga dari 5 indikator yang muncul yaitu Indikator kesesuaian, kejelasan sajian, kemudahan akses, ketersediaan, berorientasi siswa dinyatakan baik.