Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

MENINGKATKAN KEMAMPUAN FORWARD ROLL MENGGUNAKAN MEDIA GYMNASTIC BALL PADA SISWA KELAS VIII-A MTs KARANGAN TRENGGALE TAHUN PELAJARAN 2014/2015 Khamim Hariyadi
Bravo's : Jurnal Program Studi Pendidikan Jasmani dan Kesehatan Vol 3, No 3 (2015): Artikel 1 (September)
Publisher : STKIP PGRI Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32682/bravos.v3i3.248

Abstract

Peneliti ini bertujuan untuk memodifikasi langkah-langkah melakukan forward roll dengan gymnastic ball, sehingga diharapkan siswa akan lebih mudah dalam melakukan forward roll. Untuk mencapai tujuan tersebut peneliti menggunakan Penelitian Tindakan Kelas. Adapun data yang diambil dalam penelitian ini adalah hasil akhir yang diperoleh siswa dalam melakukan forward roll. Penelitian ini terdiri dari 2 siklus yang terdiri dari 2 pertemuan. Instrument yang digunakan dalam penelitian ini adalah tes forward roll menggunakan bola besar senam, lembar observasi dan kuesioner. Adapun peningkatan hasil dari penerapan gymnastic ball sangat baik di siklus 2. Peningkatannya juga sangat memuaskan, hal ini terlihat dari hasil tes awal yaitu 59.58, hasil tes siklus 1 adalah 69.58 dan siklus adalah 80.83. Dari hasil yang dicapai di atas terbukti bahwa gymnastic ball sangat membantu siswa dalam melakukan forward roll dengan baik, mudah dan benar. Dengan demikian, dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa ada peningkatan yang sangat memuaskan sejak penerapan alat bola besar senam yang membantu siswa dalam melakukan forward roll.
MENINGKATKAN KEMAMPUAN FORWARD ROLL MENGGUNAKAN MEDIA BOLA BESAR SENAM PADA SISWA KELAS VIII-A MTs KARANGAN TRENGGALEK TAHUN PELAJARAN 2014/2015 Khamim Hariyadi
Bravo's : Jurnal Program Studi Pendidikan Jasmani dan Kesehatan Vol 4, No 4 (2016): Artikel 1
Publisher : STKIP PGRI Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32682/bravos.v4i4.417

Abstract

Dalam hal ini peneliti bertujuan untuk memodifikasi langkah-langkah melakukan forward roll dengan alat bola besar, sehingga diharapkan siswa akan lebih mudah dalam melakukan forward roll. Untuk mencapai tujuan tersebut peneliti menggunakan Penelitian Tindakan Kelas. Adapun data yang diambil dalam penelitian ini adalah hasil akhir yang diperoleh siswa dalam melakukan forward roll. Penelitian ini terdiri dari 2 siklus yang terdiri dari 2 pertemuan. Instrument yang digunakan dalam penelitian ini adalah tes forward roll menggunakan bola besar senam, lembar observasi dan kuesioner. Adapun peningkatan hasil dari penerapan alat bola besar sangat baik di siklus 2. Peningkatannya juga sangat memuaskan, hal ini terlihat dari hasil tes awal yaitu 59.58, hasil tes siklus 1 adalah 69.58 dan siklus adalah 80.83. Dari hasil yang dicapai di atas terbukti bahwa bola besar sangat membantu siswa dalam melakukan forward roll dengan baik, mudah dan benar. Dengan demikian, dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa ada peningkatan yang sangat memuaskan sejak penerapan alat bola besar senam yang membantu siswa dalam melakukan forward roll.
Bimbingan Teknis Legalitas Usaha dan Strategi Pemasaran Digital pada UMKM di Desa Sengon Khamim Hariyadi; Deni Riani; Prisna Aura Rahma Putri; Windy Amelia Wahyuni; Alviona Nurul Huda; Meisy Eka Andriana; Septi Tiaradinar
Pemberdayaan Masyarakat : Jurnal Aksi Sosial Vol. 1 No. 4 (2024): Desember : Pemberdayaan Masyarakat: Jurnal Aksi Sosial
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62383/aksisosial.v1i4.906

Abstract

Business legality is something that MSMEs must have. Business legality is a business identity and a form of protection provided by the government for perpetrators MSMEs. Another benefit of legal business ownership is to expand access to MSME financing provided by the government and access to financing from banks. Problems that occur is that many MSME players do not understand how important it is to have business legality the. Apart from that, there is an opinion that managing complicated business legalities is one of them the reason why MSMEs are reluctant to take care of their legality. This service activity has the aim of:educate regarding the urgency of business legality for MSMEs. This activity was carried out in Sengon Village, Bendungan subdistrict. The results of this activity can be seen from the enthusiasm of the participants in participating technical guidance activities on the legality of MSMEs and increasing their knowledge.
PENGEMBANGAN MEDIA GAWANG AYUN BADASPA DALAM PEMBELAJARAN SEPAKBOLA SISWA KELAS V MADRASAH IBTIDAIYAH (MI) SUGIHAN Wahyu Bagus Santoso; Khamim Hariyadi
Jurnal Kesehatan Jasmani dan Olahraga (KEJAORA) Vol 5 No 1 (2020): Jurnal Kejaora (Kesehatan Jasmani dan Olah Raga)
Publisher : Prodi Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi, Universitas PGRI Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (533.562 KB) | DOI: 10.36526/kejaora.v5i1.765

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk membuat pengembangan media gawang ayun badaspa dalam pembelajaran sepak Bola di (MI) Sugihan. Metode penelitian ini adalah penelitian pengembangan yang mengacu pada model ADDIE yaitu: Analisis, desain, development, implemantasi, dan evaluasi sedangkan teknik analisa data menggunakan skala likert. Populasi dalam penelitian ini adalah semua siswa kelas V (MI) Sugihan sebanyak 47 siswa. Dari hasil uji kelompok kecil didapat hasil rerata presentase 80,1% (baik), sedangkan dari uji kelompok besar didapat hasil rerata presentase 83,8% (baik), dari hasil validasi produk ahli pembelajaran sepakbola 90,0% (baik), dari hasil validasi ahli media pembelajaran 82% (baik), dan dari hasil evaluasi guru penjasorkes 97% (baik). Hasil dari pengembangan media pembelajaran yang dikembangkan sesuai dengan prosedur pengembangan didapat sebuah produk yang sesuai dengan kebutuhan peserta didik kelas V (MI) Sugihan adalah pengembangan media gawang ayun badaspa. Didapatkan kesimpulan bahwa pengembangan media gawang ayun badaspa dapat digunakan sebagai salah satu alternatif media pembelajaran untuk membantu kesulitan dalam pembelajaran sepakbola pada peserta didik kelas V (MI) Sugihan. Ini bisa dilihat dari 10 aspek yang muncul pada uji coba skala besar dan hasil evaluasi dari guru pendidikan olahraga dari 5 indikator yang muncul yaitu Indikator kesesuaian, kejelasan sajian, kemudahan akses, ketersediaan, berorientasi siswa dinyatakan baik.
Faktor Dominan yang Mempengaruhi Partisipasi Siswa dalam Mengikuti Kegiatan Ekstrakurikuler Olahraga Khamim Hariyadi; Indhah Isti Dewi
SPRINTER: Jurnal Ilmu Olahraga Vol. 4 No. 3 (2023): SPRINTER: Jurnal Ilmu Olahraga
Publisher : MAN Insan Cendekia Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46838/spr.v4i3.424

Abstract

Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui faktor dominan yang mempengaruhi partisipasi siswa dalam mengikuti kegiatan ekstrakurikuler. Penelitian ini termasuk dalam metode penelitian deskriptif kuantitatif. Instrument dalam penelitian ini menggunakan angket atau kuesioner yang digunakan peneliti sebagai metode pengumpulan data. Sampel dari 133 diambil siswa yang aktif dalam kegiatan ekstrakurikuler olahraga di SMP 1 Kampak. Uji reliabilitas instrumen menggunakan rumus Alpha Cronbach dengan menggunakan metode PCA (Principal Component Analysis) untuk menganalisis faktor yang mereduksi data menjadi variabel baru sehingga dapat menghasilkan faktor dominan. Faktor-faktor yang mempengaruhi partisipasi siswa dalam mengikuti kegiatan ekstrakurikuler olahraga dapat digolongkan ke dalam 2 faktor, yaitu yang pertama Faktor Motivasi dan Keterlibatan dengan perolehan nilai eigen sebesar (8,108) dan Faktor Keterampilan dengan perolehan nilai eigen sebesar (1,602). Hasil tersebut merupakan hasil dari 15 variabel yang telah di ekstraksi atau factoring. Dimana Factor Motivasi dan Keterlibatan dan Faktor Keterampilan merupakan faktor yang paling dominan yang mempengaruhi partisipasi siswa dalam mengikuti kegiatan ekstrakurikuler olahraga.