Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN POLA MAKAN PADA SISWA DNGAN KEJADIAN GASTRITIS DI SMK YARSI MEDIKA TIGARAKSA: HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN POLA MAKAN PADA SISWA DNGAN KEJADIAN GASTRITIS DI SMK YARSI MEDIKA TIGARAKSA Matias Pratama Simangunsong; Abdul Santoso; Febi Ratnasari
MIDWINERSLION : Jurnal Kesehatan STIKes Buleleng Vol. 6 No. 2 (2021): Midwinerslion Jurnal Kesehatan STIKes Buleleng
Publisher : STIKes Buleleng

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (717.716 KB) | DOI: 10.52073/midwinerslion.v6i2.232

Abstract

ABSTRAK Penyakit gastritis terjadi pada orang-orang yang memiliki pola makan tidak teratur dan makan makanan yang merangsang produksi asam lambung. Prevalensi Angka Kejadian Gastritis menurut WHO (2009) pada beberapa daerah di Indonesia cukup tinggi dengan prevalensi 274,396 kasus dari 238,452,952 jiwa penduduk. Tujuan: dari penelitian ini adalah untuk melihat pengaruh pengetahuan dan pola makan pada siswa dengan kejadian gastritis di SMK Yarsi Medika Tigaraksa. Metode: penelitian ini kuantitatif. Sample penelitian adalah siswa/i SMK Yarsi Medika Tigaraksa dengan jumlah responden 144 responden yang diambil dengan metode stratified random sampling. Data yang diperoleh kemudian dilakukan uji chisquarw. Hasil: Hasil uji chi-square didapatkan p-value= 0,046 < 0,05 yang artinya ada hubungan pengetahuan dan pola makan. Kesimpulan dan Saran : hasil penelitian menunjukan bahwa pengetahuan dan pola makan memeliki nilai rata-rata 32,00 dengan P-value 0,045 ≤0,05 sehingga hal tersebut dapat disimpulkan ada hubungan pengetahuan dan pola makan. Kata Kunci : Gastritis, Pola Makan, Pengetahuan
FAKTOR-FAKTOR MEMPENGARUHI KETIDAKPATUHAN MINUM OBAT ANTI TUBERKOLUSIS PADA PASIEN TB PARU DI PUSKESMAS GEMBOR KOTA TANGERANG lastri mei winarni; abdul santoso; nurul indah savitri
Jurnal Kesehatan Vol 8 No 1 (2019): Jurnal Kesehatan
Publisher : Universitas Yatsi Madani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Background: The results of preliminary study at Puskesmas Gembor in 2016 there are 65 people with TB and in 2017 there are 71 people with TB, increasing TB patient equal to 9,2%. Caused due to one factor of non-compliance to take medication for 65% of patients with pulmonary TB. Objective: The purpose of this study was to determine the factors that influence disobedience of taking pulmonary TB drugs with the incidence of pulmonary TB in Puskesmas Gembor. Research Methods: The type of research used descriptive with the method is quantitative. The number of samples in this study was 71 people. Analytical technique used univariate to obtain the characteristics of each demographic variables and bivariate used to determine the relationship between research variables. Result: Based on the analysis result, is 1) No relationship between Age with disobedience taking anti-tuberculosis drug with P-value of 0,589; 2) There is no correlation between education with disobedience taking anti-tuberculosis drugs with P-value 0,427, 3) No relationship between occupation with disobedience anti-tuberculosis drugs with P-value of 0, 605; 4) There is a correlation between Health Facilities with disobedience taking anti-tuberculosis drugs with P-value of 0.040; 5) There is a relationship between family support and disobedience of taking anti-tubercolosis drugs with P-value of 0,030; 6) There is correlation between health officer attitude with disobedience of taking anti tuberculosis drugs in TB patient at Puskesmas Gembor Tangerang in 2018 with P-value program of equal to 0,008. Suggestion: It is expected that health workers managing the treatment and control taking drugs anti Tuberculosis (TBC), to provide support to the family in order to constantly control the obidience of taking anti tuberculosis drugs for tht patiens in order to prevent drug break and resistance
Hubungan Dzikir Dengan Kesehatan Mental Santri Di Pondok Pesantren Raudhatut Tullab Kecamatan Kemiri Kabupaten Tangerang Titin Anisah; Abdul Santoso; Zahrah Maulidia Septimar
Jurnal Ilmiah Multidisiplin Keilmuan Mandira Cendikia Vol. 1 No. 3 (2023)
Publisher : Yayasan Pendidikan Mandira Cendikia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Secara islami dzikir yakni sebuah pengobatan atau tindakan yang diperlihatkan terhadap penyembuhan sebuah penyakit kesehatan mental. Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan dzikir dengan kesehatan mental santri di Pondok Pesantren Raudhatut Tullab Kecamatan Kemiri Kabupaten Tangerang. Metode : Desain penelitian ini yaitu deskriptif korelasional dengan pendekatan kuantitatif dengan menggunakan rancangan cross suctional.populasi dalam penelitian ini adalah seluruh santri di Pondok Pesantren Raudhatut Tullab. Pengambilan sampel sebanyak 52 responden. Instrumen yang digunakan berupa lembaran kuesioner yang berisi dari beberapa pertanyaan. Teknik Analisa data menggunakan Analisa univariat dan Analisa bivariat. Hasil : Penelitian dengan ini menggunakan uji chi square menunjukan nilai p-value 0,002 lebih kecil dari 0,005 yang menunjukkan bahwa Ho ditolak Ha diterima, yang menyatakan bahwa ada hubungan yang signifikan dan positif antara dzikir dengan kesehatan mental santri. Kesimpulan : Santri memiliki tingkat dzikir yang tinggi maka memiliki kesehatan mental yang tinggi dan santri yang memiliki tingkat dzikir yang rendah maka kemiliki kesehatan mental rendah.