Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

HUBUNGAN ANTARA POLA MAKAN DAN PENGETAHUAN GIZI DENGAN BODY IMAGE REMAJA PUTRI DI SMAN 24 KABUPATEN TANGERANG TAHUN 2018 Ayu Pratiwi; Yuni Susilowati; Dina Febriana
Jurnal Kesehatan Vol 7 No 2 (2018): Jurnal Kesehatan
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Yatsi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37048/kesehatan.v7i2.169

Abstract

Bentuk tubuh menjadi representasi diri yang pertama dan paling mudah terlihat dalam kehidupan sosial hal ini menyebabkan remaja putri kemudian terdorong untuk memiliki tubuh yang ideal. Pola makan dan pengetahuan gizi baik harus memiliki batasan tertentu dalam mengkonsumsinya, tidak terlalu sedikit atau tidak terlalu banyak. Jenis penelitian ini adalah deskriptif korelasi dengan menggunakan pendekatan cross sectional. Teknik sampling menggunakan stratified random sampling,sampel penelitian siswi SMAN 24 Kabupaten Tangerang berjumlah 101 orang. Berdasarkan hasil statistik yang dilakukan menggunakan SPSS versi 22.0 menggunakan uji chi-square, untuk hubungan pola makan dengan body image didapatkan nilai p value yaitu 0.662 > 0.05 dan untuk hubungan pengetahuan gizi dengan body image didapatkan nilai p value yaitu 0.600 > 0.05, maka dapat di nyatakan Ha diterima artinya tidak terdapat hubungan antara pola makan dengan body image dan juga tidak terdapat hubungan antara pengetahuan gizi dengan body image. Berdasarkan hasil penelitian tidak terdapat hubungan antara pola makan dan pengetahuan tentang gizi terhadap bodyimage remaja putri.
LOGICO-SEMANTIC RELATIONS IN MENDEZ’ UTTERANCES IN ARGO Dina Febriana
LINGUISTICA Vol 7, No 3 (2018): (JUL-SEP)
Publisher : State University of Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jalu.v7i3.11889

Abstract

The study deals with the types of logico-semantic relations in Mendez’utterances in Argo. The objective of the study are to describe the types of logico semantic relations used in Mendez’ utterances and expalain how logico-semantic relations (unmarked and marked)  used in Mendez’ utterances. This study was conducted by using descriptive qualitative. The data of the study were clause complexes found in Mendez’ utterances. There were 63 clause complexes found. Based on the analysis, it was found that only seven of ten types of logico-semantic relations were used in Mendez’ utterances. The logico-semantic relation type which dominantly occurs in Mendez’ utterances is unmarked enhancement (24 utterances, 38.09%). Then it’s followed unmarked extension (17 utterances, 26.98%), unmarked elaboration (11 utterances, 17.46%), marked enhancement (5 utterances,7.93%),  marked locution ( 3 utterances, 4.76%), unmarked locution (2 utterances 3.17%), marked ectension (1 utterance, 1.58%). Meanwhile marked elaboration, unmarked idea and marked idea were not found in Mendez’utterances. Keywords : Logico-semantic relations, utterances
Workshop Pengolahan Sampah Pampers Menjadi Media Tanam di Desa Perboto Sebagai Upaya Peningkatan Nilai Guna Sampah Putri fadhilah Helmi; Muhammad Abdurrosyid; Ilham Alim Pratama; Fathin Mufid; Muhammad Nursaepudin; Diah Ayu Lathifiati; Nilnal Muna Azzahro; Navis Maulidiana; Dina Febriana; Fitri Dalilatun Nurul Mufasekhah; Sabar Abdul Aziz
Servis : Jurnal Pengabdian dan Layanan kepada Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2023): Desember
Publisher : CV. Nature Creative Innovation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58641/servis.v2i1.58

Abstract

Kuliah Pengabdian Masyarakat atau KPM adalah praktik kuliah yang langsung diterjunkan di tengah masyarakat. KPM UNSIQ ke 47 mengusung tema Implementasi Bina Desa dengan prioritas program berupa pengelolaan sampah. program tersebut selaras dengan program prioritas Pemerintah Daerah Kabupaten Wonosobo. Urgensi program pengelolaan sampah didasari kondisi sampah di Kabupaten Wonosobo yang menumpuk tanpa adanya pengolahan secara merata di tiap desa, dan kondisi TPA Kabupaten Wonosobo yang terbatas. Desa Perboto menjadi salah satu desa tujuan pengelolaan sampah. berdasarkan observasi, dan wawancara yang dilakukan dengan masyarakat, sampah yang paling sulit untuk dikelola adalah sampah pampers. Desa belum memiliki tempat pembuangan pampers yang memadai untuk menampung sampah pampers. Untuk itu, pengolahan sampah pampers menjadi urgensi yang perlu dilakukan. Metode penelitian dilakukan dengan metode deskriptif kualitatif yang dapat menggambarkan suatu proses secara nyata, detail, dan apa adanya berdasarkan data yang ada. Dengan masalah yang dihadapi Desa Perboto, program yang digagas adalah Workshop Pengolahan Sampah Pampers Menjadi Media Tanam di Desa Perboto Sebagai Upaya Peningkatan Nilai Guna Sampah. kegiatan bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan memberdayakan masyarakat dalam mengolah sampah, serta mengurangi populasi sampah dengan mengubah sampah menjadi produk yang kembali bernilai guna. Peserta workshop adalah Kelompok Wanita Tani dan Kepala Dusun. Hasilnya, masyarakat menjadi tahu cara mengolah sampah pampers dan berdaya untuk melakukannya di rumah, serta dapat mensosialisasikan pengetahuan tersebut kepada masyarakat lainnya.