Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengaruh Pemotivasian Kerja Terhadap Kinerja Pegawai Di Rumah Makan Saung Sambel Hejo Al-Amin Tasikmalaya Ajamy, Nashrulloh; Rosmayudi, Arifah; Miati, Iis
Social Science Research Journal Vol. 1 No. 1 (2024): Oktober
Publisher : Inovasi Saintific Review - Center of Policy Innovation and Social Politics

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.1234/ssrj.v1i1.8

Abstract

Inspirasi dalam berkarya sangat menentukan naik turunnya kinerja dalam sebuah pergaulan. Tujuan yang ditetapkan tidak akan tercapai kecuali para pemimpin menginspirasi karyawannya untuk berkolaborasi demi keuntungan organisasi. Sebaliknya jika pimpinan termotivasi, hal imi merupakam jaminam kebelhasilan organisasi dallam mencapaitujuannya; dalam hal ini, semakin termotivasi seorang karyawan, semakin baik kinerjanya. Pengelola Rumah Makan Saung Sambel Hejo Al-Amin Tasikmalaya yang merupakan salah satu rumah makan di Tasikmalaya ini cukup baik dalam memberikan motivasi kepada para pegawainya, seperti memberikan motivasi untuk memenuhi kebutuhan fisiologis, keselamatan dan keamanan (kebutuhan rasa aman) karyawannya. ), rasa memiliki, sosialitas, dan cinta (kebutuhan sosial), exteem (kebutuhan akan penghargaan), dan aktualisasi diri (kebutuhan akan aktualisasi diri). Motivasi kerja (X) dan kinerja karyawan (Y) merupakan dua variabel dalam metode penelitian kuantitatif asosiatif kausal ini. Total sampling digunakan untuk memilih 22 individu dari populasi penelitian. Tinjauan literatur, observasi, wawancara, dan kuesioner merupakan metode pengumpulan data. Strategi investigasi informasi yang digunakan adalah basic direct relapse, coefisien of assurance dan pengujian spekulasi.. Mengingat pengaruh koefisien jaminan dengan nilai R square sebesar 0,618 berarti besarnya pengaruh inspirasi kerja terhadap pelaksanaan representatif adalah sebesar 61,8%, sedangkan sisanya sebesar 38,2% berasal dari faktor-faktor lain yang tidak termasuk dalam pengujian ini. Dengan besarnya pengaruh terhadap kinerja pegawai sebesar 28,66 persen, dimensi Exteem (kebutuhan penghargaan) dari variabel motivasi kerja mempunyai pengaruh yang paling besar. Jadi masuk akal bahwa semakin besar pengaruh inspirasi kerja, semakin besar pengaruhnya terhadap eksekusi representatif.
Pengaruh Motivasi Kerja Terhadap Produktivitas Kerja Di Matahari Department Store Tasikmalaya Miati, Iis; Nabila, Laila; Setiawan, Rudi
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.5738

Abstract

Motivasi kerja memegang peran penting dalam menentukan tingkat efektivitas dan kinerja dalam suatu organisasi. Tanpa adanya dorongan motivasi dari pemimpin untuk bekerja secara kolaboratif dalam mencapai tujuan organisasi, maka target yang telah ditetapkan akan sulit direalisasikan. Sebaliknya, apabila seorang pemimpin mampu memberikan motivasi yang optimal, maka peluang keberhasilan organisasi dalam mencapai sasarannya akan semakin besar. Semakin tinggi motivasi yang diberikan, semakin meningkat pula produktivitas kerja yang dihasilkan. Matahari Department Store Tasikmalaya merupakan salah satu pusat perbelanjaan yang berlokasi di Tasikmalaya. Manajer di perusahaan ini dinilai cukup baik dalam memotivasi karyawannya, terutama dalam memenuhi kebutuhan pegawai. Penelitian ini menerapkan metode asosiatif kausal dengan pendekatan kuantitatif, di mana terdapat dua variabel utama yang dikaji, yaitu Motivasi Kerja (X) dan Produktivitas Kerja (Y). Sampel dalam penelitian ini melibatkan seluruh populasi yang terdiri dari 23 orang, dengan teknik pengambilan sampel menggunakan metode sampling total. Data dikumpulkan melalui studi literatur, observasi, wawancara, serta penyebaran kuesioner. Teknik analisis data yang diterapkan meliputi regresi linear sederhana, analisis koefisien determinasi, serta uji T. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Motivasi Kerja memiliki pengaruh yang cukup signifikan terhadap Produktivitas Kerja. Berdasarkan analisis koefisien determinasi, diperoleh nilai R square sebesar 0,691, yang mengindikasikan bahwa Motivasi Kerja berkontribusi sebesar 69,1% terhadap produktivitas pegawai. Adapun 30,9% sisanya dipengaruhi oleh faktor lain.