Manusia sebagai makhluk sosial tidak mungkin mampu memenuhi kebutuhan sendiri dan saling membutuhkan satu sama lain. Sehingga, dibutuhkan Bahasa sebagai alat berkomunikasi dengan sesamanya. Selain Bahasa, diperlukan juga kemampuan berinteraksi dengan orang lain, supaya terjalin interaksi dan komunikasi yang baik. Dalam menjalin hubungan atau berinteraksi dengan orang lain dibutuhkan karakter sosial. Karakter sosial sangat penting bagi kehidupan peserta didik, sehingga perlu ditanamkan dan dibentuk sejak dini, sejak pendidikan dasar. Pembentukan karakter sosial dapat dilakukan dengan berbagai cara, salah satunya dengan menerapkan pembelajaran yang menyenangkan, yaitu dengan menggunakan permainan tradisional dalam pembelajaran, khusunya dalam pembelajaran Bahasa Indonesia. Sehingga dalam artikel ini akan dipaparkan terkait permainan tradisional sebagai upaya membentuk karakter sosial dalam pembelajaran Bahasa Indonesia di MI/SD. Artikel ini menggunakan metode studi pustaka, yang datanya dikumpulkan dari berbagai sumber, seperti artikel atau jurnal-jurnal yang relevan dengan topik pembahasan. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa permainan tradisional yang diterapkan dalam pembelajaran secara tidak langsung akan membentuk karakter sosial peserta didik, yang sangat bermanfaat bagi kehidupan peserta didik. Karakter sosial yang dapat dibentuk melalui permainan tradisional diantaranya kebersamaan, bekerjasama, kejujuran, tanggungjawab, sikap lapang dada (jika kalah dalam bermain), mengasah empati, dan melatih keterampilan sosialisasi dengan berlatih peran dengan orang yang lebih dewasa dan masyarakat secara umum.