Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Peran Suplai Daging dalam Sertifikasi Halal Self Declare pada Percepatan Pemulihan Ekonomi di Kelurahan Bulak-Surabaya Gunawan, Setiyo; Juwari; Aparamarta, Hakun Wirawasista; Wiguno, Annas; Anugraha, Rendra Panca; Puspitawaty, Penny Diana; Prabowo, Ari
Sewagati Vol 8 No 3 (2024)
Publisher : Pusat Publikasi ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j26139960.v8i3.949

Abstract

Tujuan dari pengabdian masyarakat (Abmas) ini adalah mempelajari peran suplai daging segar dalam kesuksesan pendampingan fasilitasi sertifikasi halal dengan pernyataan pelaku usaha (self declare), yang merupakan salah satu cara yang diharapkan mampu mempercepat pemulihan ekonomi di Kelurahan Bulak, Kota Surabaya. Pelaksanaan kegiatan ini dibagi menjadi 6 tahapan, yaitu seleksi pelaku usaha mikro dan kecil, seleksi mahasiswa kuliah kerja nyata (KKN), workshop kader penggerak halal, pendampingan penyusunan dokumen manual Sistem Jaminan Produk Halal (SJPH), pendaftaran sertifikasi halal, dan pemberian plakat logo binaan pusat kajian halal Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS). Dalam kaitannya dengan bahan yang digunakan harus dipastikan kehalalannya, para pelaku usaha mengalami kesulitan menemukan daging segar halal bersertifikat halal di pasar. Hal ini mengakibatkan sekitar 53% pelaku usaha tidak bisa menikmati program sertifikasi halal gratis 2023. Tempat potong hewan tradisonal yang ada dipasar ternyata tidak ada ijinnya. Kendala kebijakan pemerintah lainnya, yaitu limbah yang sesuai dengan Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL). Tempat potong hewan tradisonal bisa menjadi sumber kontaminasi penyakit karena kemungkinan ternak yang dibawa untuk dipotong berasal dari suatu daerah yang sedang ada dalam keadaan infeksi subklinis suatu penyakit. Sedangkan, kewenangan untuk mengatur tempat potong hewan tradisonal agar bisa menjadi dan memenuhi standard Rumah Potong Hewan (RPH) ada di pemerintah kabupaten/kota.
Percepatan Ekosistem Industri Produk Halal Kota Surabaya Guna Mendukung Adinata Syariah Jawa Timur Gunawan, Setiyo; Juwari; Aparamarta, Hakun Wirawasista; Wiguno, Annas; Anugraha, Rendra Panca; Puspitawaty, Penny Diana; Yusmiati, Siti Nur Husnul
Sewagati Vol 8 No 5 (2024)
Publisher : Pusat Publikasi ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j26139960.v8i5.2172

Abstract

Pengabdian masyarakat (Abmas) ini bertujuan untuk mensosialisasikan dan mendampingi proses jaminan keamanan pangan (bebas cemaran dan kehalalan) menjadi agenda yang wajib dilakukan dalam upaya percepatan terbentuknya ekosistem industri produk halal di Kota Surabaya. Kolaborasi dan sinergi seluruh stakeholder terkait, yang melibatkan pemerintah (pusat, propinsi, dan Kab/Kota), akademisi, ulama, asosiasi, pelaku usaha, dan masyarakat untuk bahu membahu menciptakan ekosistem ekonomi dan keuangan syariah di Kota Surabaya telah dilakukan. Kontribusi ITS dalam ekosistem ekonomi dan keuangan syariah meliputi telah terbentuknya Laboratorium Uji Halal, Lembaga Pelatihan Jaminan Produk Halal (LPJPH), Lembaga Pendamping Proses Produk Halal (LP3H), zona Kawasan Kuliner Halal, Aman, Sehat (KHAS) dan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Abmas Halal. Setelah melalui evaluasi, delapan dari sebelas mahasiswa KKN dinyatakan lulus pelatihan dan teregistrasi sebagai Pendamping Proses Produk Halal (P3H) oleh Badan Pelaksana Jaminan Produk Halal (BPJPH). Lebih lanjut, delapan dari lima belas pelaku usaha binaan lulus penyelia halal self-declare dan lima pelaku usaha lulus penyelia halal reguler.
Techno-Economic Sensitivity Analysis of Integrated CCS–EOR for a 1,000 MW Ultra-Supercritical Coal-Fired Power Plant in Indonesia Satriyo, Raden Ricko; Renanto; Anugraha, Rendra Panca; Aulia, Roudlotus Salwa; Lestari, Galuh Ferlianes
Eksergi Vol 23 No 2 (2026)
Publisher : Prodi Teknik Kimia UPN "Veteran" Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31315/eksergi.v23i2.16590

Abstract

Coal-fired power plants supply 60% of Indonesia's electricity and are major CO₂ sources. Integrating Carbon Capture and Storage with Enhanced Oil Recovery (CCS-EOR) offers a decarbonization pathway with economic benefits. This study evaluates techno-economic performance of an integrated CCS-EOR system for a 1,000 MW ultra-supercritical coal plant in Indonesia, simulated using Aspen HYSYS V14 automated with Python. A solvent blend of 35 wt% MDEA and 15 wt% PZ was used. Four parameters, minimum approach temperature (10–20°C), CO₂ removal efficiency (85–95%), absorber inlet gas velocity (2–2.5 m/s), and stripper Murphree efficiency (0.4–0.8) were varied across full factorial combinations, generating 162 scenarios. Four optimal scenarios were identified via multi-method optimization and assessed for economic feasibility at pipeline distances of 50–200 km. In the base case (90% removal), the system captured 5.66 million tons CO₂/year, with 28.91% energy penalty, Levelized Cost of CO₂ (LCoC) of -$64.53/ton, and Net Present Value (NPV) of $2.07 billion. CO₂ removal efficiency most influences LCoC, while ΔTmin most affects energy penalty. The Balanced Optimal scenario (LCoC -$65.65/ton, energy penalty 28.75%, NPV $2.20 billion) is recommended and remains viable up to 200 km.