Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENENTUAN HPP LELE PADA PETANI LELE DI KECAMATAN GEGER KABUPATEN MADIUN Efendi, David; Kusuma, Emeralda Ayu; Djawoto, Djawoto
Jurnal Kreativitas dan Inovasi (Jurnal Kreanova) Vol 2 No 2 (2022): Mei
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Indonesia (STIESIA) Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (287.66 KB) | DOI: 10.24034/kreanova.v2i2.5217

Abstract

Akuntansi biaya adalah metode kuantitatif yang mengakumulasi, mengklasifikasi, meringkas, dan menafsirkan informasi untuk tiga tujuan utama yaitu: perencanaan dan pengendalian operasional, keputusan khusus dan keputusan produk. Akuntansi biaya sangat dibutuhkan oleh pelaku bisnis untuk kelancaran bisnis. Petani lele merupakan salah satu pelaku bisnis yang membutuhkan akuntansi biaya. Akuntansi biaya dapat digunakan salah satunya untuk penentuan harga jual. Berdasakan kebutuhan terhadap akuntansi biaya untuk menentukan harga jual, maka pengabdian ini dilakukan. Pengabdian ini bertujuan untuk membantu usaha kecil dan menengah (UKM) pembudidaya lele dalam menentukan biaya produksi lele per kilogram. Permasalahan klasik yang dihadapi oleh pembudidaya lele adalah terkait dengan penentuan harga jual. Oleh karena itu, mitra mengalami kesulitan dalam menghitung keuntungan dari kegiatan mereka. Metode pelaksanaan pengabdian masyarakat yang digunakan adalah observasi, wawancara dan pengumpulan dokumen yang diperlukan untuk menghitung biaya produksi. Hasil pengabdian masyarakat menunjukkan biaya produksi ikan lele sebesar Rp. 16.998 per kilogram. Dengan diketahui biaya produksi lele maka akan memudahkan petani lele menetapkan harga jual lele di pasar.
Integrating Human Judgment to Address Algorithmic Bias in HR Practices in the Indonesian Context Kusuma, Emeralda Ayu
Jurnal Ilmiah Manajemen Kesatuan Vol. 13 No. 6 (2025): JIMKES Edisi November 2025
Publisher : LPPM Institut Bisnis dan Informatika Kesatuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37641/jimkes.v13i6.4147

Abstract

Algorithmic decision-making is increasingly adopted in variance accounted for to streamline processes like recruitment, performance evaluations, and promotions, but it raises ethical concerns about bias, fairness, and transparency. This study aims to examine the risks, fairness challenges, and the role of human judgment in these systems. Using a qualitative literature review, the research analyzes existing studies to explore the benefits and ethical implications of algorithms in human resources. The findings reveal that algorithms enhance efficiency and objectivity but can perpetuate biases from historical data, potentially leading to unfair outcomes, particularly for marginalized groups. Human judgment is critical to ensure ethical decisions, addressing nuances like cultural fit that algorithms may overlook. In contexts like Indonesia, where cultural values influence workplace dynamics, tailored approaches are essential. The study concludes that organizations should implement regular audits, transparency protocols, and training for professionals to oversee algorithms effectively. Future research should develop fairness-focused algorithms and hybrid models integrating human oversight, especially in non-Western settings, to promote inclusive practices. This review contributes to balancing technological innovation with ethical considerations, fostering equitable human resources practices globally.