Rini, Eko Setyo
Unknown Affiliation

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

SIKAP KOMUNIKATIF “SI BANG KOIN DAYA” ( SIKAP KEBANGSAAN DENGAN KONSELING LINTAS BUDAYA) SEBAGAI UPAYA PENGUATAN PENDIDIKAN KARAKTER GENERASI UNGGUL Rini, Eko Setyo
Bikotetik (Bimbingan dan Konseling: Teori dan Praktik) Vol 4, No 1 (2020): Volume 4 Nomor 1 Mei 2020
Publisher : Jurusan Bimbingan dan Konseling

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/bikotetik.v4n1.p29-32

Abstract

Pendidikan karakter menjadi solusi masalah-masalah yang terjadi seperti kekerasan, disintegrasi bangsa yang berpangkal karena perbedaan latar belakang dalam dunia pendidikan. Dunia pendidikan diharapkan menjadi penggerak untuk membangun budi pekerti dalam kehidupan menumbuhkan sifat kebangsaan sebagai wahana pembentukan generasi unggul penguat persatuan bangsa. Peserta didik menjadi agen perajut sikap kebangsaan sebagai individu pengurai solusi dalam masalah perbedaan budaya. Bimbingan dan konseling, pendekatan lintas budaya sebagai penguatan sikap kebangsaan dalam wujud kegiatan komunikatif. Dalam konseling lintas budaya terlibat adanya relasi antara konselor dan konseli, artinya baik konselor maupun klien adalah manusia dengan karakteristiknya,kepribadiannya maupun budaya yang dibawa masing-masing. Dengan demikian relasi konseling tidak adanya perbedaan karakteristik (pribadi, nilai, moral, budaya) antara dirinya dengan kliennya, serta menghargai keunikan kliennya.Konseling lintas budaya mangakomodasi adanya perbedaan budaya. Kesadaran bersama bahwa Manusia Indonesia yang terdiri dari beragam suku dan bangsa yang kesemuanya itu ditujukan untuk saling mengenal budaya, adat istiadat, cara beribadah sebagai modal sikap kebangsaan. Maka dari itu konseling dibutuhkan sebagai solusi atas permasalahan yang menghambat munculnya sikap kebangsaan.
SIKAP KOMUNIKATIF “SI BANG KOIN DAYA” ( SIKAP KEBANGSAAN DENGAN KONSELING LINTAS BUDAYA) SEBAGAI UPAYA PENGUATAN PENDIDIKAN KARAKTER GENERASI UNGGUL Rini, Eko Setyo
Jurnal Bikotetik (Bimbingan dan Konseling: Teori dan Praktik) Vol 4, No 1 (2020): Volume 4 Nomor 1 Mei 2020
Publisher : Jurusan Bimbingan dan Konseling

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/bikotetik.v4n1.p29-32

Abstract

Pendidikan karakter menjadi solusi masalah-masalah yang terjadi seperti kekerasan, disintegrasi bangsa yang berpangkal karena perbedaan latar belakang dalam dunia pendidikan. Dunia pendidikan diharapkan menjadi penggerak untuk membangun budi pekerti dalam kehidupan menumbuhkan sifat kebangsaan sebagai wahana pembentukan generasi unggul penguat persatuan bangsa. Peserta didik menjadi agen perajut sikap kebangsaan sebagai individu pengurai solusi dalam masalah perbedaan budaya. Bimbingan dan konseling, pendekatan lintas budaya sebagai penguatan sikap kebangsaan dalam wujud kegiatan komunikatif. Dalam konseling lintas budaya terlibat adanya relasi antara konselor dan konseli, artinya baik konselor maupun klien adalah manusia dengan karakteristiknya,kepribadiannya maupun budaya yang dibawa masing-masing. Dengan demikian relasi konseling tidak adanya perbedaan karakteristik (pribadi, nilai, moral, budaya) antara dirinya dengan kliennya, serta menghargai keunikan kliennya.Konseling lintas budaya mangakomodasi adanya perbedaan budaya. Kesadaran bersama bahwa Manusia Indonesia yang terdiri dari beragam suku dan bangsa yang kesemuanya itu ditujukan untuk saling mengenal budaya, adat istiadat, cara beribadah sebagai modal sikap kebangsaan. Maka dari itu konseling dibutuhkan sebagai solusi atas permasalahan yang menghambat munculnya sikap kebangsaan.
Pengembangan Ranah Berpikir Tingkat Tinggi (HOTS) Menggunakan Exploding Box QR Sebagai Media Pembelajaran Interaktif Pemahaman Membaca Materi Bimbingan Konseling Kelompok Peserta Didik SMP Negeri 1 Madiun Rini, Eko Setyo
Jurnal Bikotetik (Bimbingan dan Konseling: Teori dan Praktik) Vol 4, No 2 (2020): Volume 4 Nomor 2 November 2020
Publisher : Jurusan Bimbingan dan Konseling

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/bikotetik.v4n2.p36-40

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengembangan ranah berfikir tingkat tinggi (HOTS) dengan menggunakan Exploding Box QR sebagai media pembelajaran interaktif pada pemahaman membaca materi bimbingan kelompok peserta didik Kelas VIIB SMP Negeri 1 Madiun Tahun Pelajaran 2018/2019.Media baca interaktif exploding box QR merupakan suatu benda berbentuk kubus dikemas secara modern dimodifikasi menjadi tampilan 3D berisi ringkasan materi dalam bentuk scan barcode QR. Penggunaan media baca exploding box QR pada kegiatan bimbingan kelompok untuk mengubah cara membaca materi bimbingan kelompok yang semula dengan buku teks diganti menggunakan media baca exploding boxQR. Dampak penggunaan Media baca Interaktif exploding box QR adalah pemahaman materi dan kemampuan berpikir HOTS dari 32 peserta didik Kelas VIIB nilai rata-rata kelas pada pertemuan pertama dengan nilai 73,6. Pada pertemuan kedua hasil nilai rata-rata kelas naik menjadi 79,9. Sedangkan jumlah peserta didik tuntas pada pertemuan pertama 63,6% dan yang tidak tuntas sebesar 36,4%. Pada pertemuan kedua ketuntasan menjadi 28 peserta didik (87,5%) dan hanya 4 peserta didik yang belum mencapai tingkat pemahaman sesuai dengan rata rata.Dapat disimpulkan bahwa peserta didik kelas VIIB SMP Negeri 1 Madiun yang mengalami ketuntasan pemahaman materi bimbingan kelompok serta mampu mengembangan keterampilan berpikir tingkat tinggi (HOTS) bagi peserta didik kelas VIIB SMP Negeri 1 Madiun. Penggunaan media baca exploding boxQR juga memunculkan dampak pengiring peserta didik menjadi lebih gemar membaca.