Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

DESAIN STUN HAND BERBASIS ANDROID GUNA MENDUKUNG TUGAS TERITORIAL: Telekomunikasi Harliana; Huda Putra; Riyant Setiawan
Jurnal Telkommil Vol. 4 No. 1 (2023): Jurnal Telkommil
Publisher : Pustaka Poltekad

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54317/kom.v4iMei.312

Abstract

Gagasan ini terlahir dari alat Stun Gun. Stun Hand adalah suatu senjata memakai energi listrik. Senjata ini menggunakani syok elektrik yang bertujuan melumpuhkankan fungsi otot tanpa melukai seseorang.Hal ini dapat membantu kinerja para anggota jajaran TNI untuk melaksanakan tugas dantanggung jawab saat melaksanakan tugas sehingga mampu menunjang keamanan diri,Alat ini dibekali dengan beberapa keunggulan yang nantinya akan memberikan signal ketika salah satu tombolnya yang dapat di aktifkan ketika terhubung dengan jaringan komunikasi, signal tersebut merupakan suatu signal tanda bahaya dan di lengkapi oleh GPS yang akan langsung mendeteksi dimana lokasi tanda bahaya. Signal tersebut dapat tersalurkan dan terpantau kedalam sistem android, hal tersebut juga akan lebih memudahkan dalam menerima signal tanda bahaya yang telah dikirimkan.adapun Hasil dari pengujian Stund Hand ini mendapatkan nilai delay rata-rata 9.55/ms pada pagi hari, untuk pengujian delay memiliki rata-rata sebesar 2.18/s pada siang hari namun untuk pengujian delay memperoleh rata-rata 6.8/ms pada malam hari, dari pengujian tersebut dapat dipastikan pengguna terbantu dikarenakan mudah nya penggunaan dan ringan nya desain yang dipakai
Upaya Meningkatkan Keterampilan Sains dengan Metode Pembelajaran Inkuiri pada Anak Usia Dini Habibah; Yini Rahmawati Rosyidah; Harliana
JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol. 4 No. 2 (2025): JULI-DESEMBER
Publisher : Gayaku Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58222/jurip.v4i2.1434

Abstract

This study aims to improve early childhood science skills through the application of the inquiry-based learning method. Science skills are important from an early age because they can foster curiosity, critical thinking abilities, and scientific attitudes in children. The research method employed was Classroom Action Research (CAR), conducted in two cycles. The research subjects were 15 children in Group B at one early childhood education institution RA Miftahul Khoirot. The instrument used was a science skills observation sheet covering the abilities to observe, ask questions, and draw conclusions. The results showed a significant improvement in children’s science skills. In the pre-cycle stage, the children’s science skills only reached 19%. After the application of the inquiry method in cycle I, the skills increased to 79%. Furthermore, in cycle II, the children’s science skills reached 89%. This improvement demonstrates that through simple exploratory activities such as observing changes in objects, conducting color-mixing experiments, and planting mung beans, children became more active in asking questions, confident in expressing opinions, and able to draw simple conclusions. Thus, it can be concluded that the inquiry-based learning method is effective in enhancing early childhood science skills. This method provides opportunities for children to learn actively, enjoyably, and meaningfully through direct experiences. In addition to improving cognitive aspects, the implementation of the inquiry method also encourages the development of scientific attitudes such as curiosity, cooperation, and thoroughness, which are essential for children’s growth and development
Penerapan Algoritma Naïve Bayes Pada Klasifikasi Status Gizi Balita di Posyandu Desa Kalitengah Harliana; Anggraini, Dewi
Jurnal Informatika Komputer, Bisnis dan Manajemen Vol 21 No 2 (2023): Mei 2023
Publisher : LPPM STMIK El Rahma Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61805/fahma.v21i2.16

Abstract

Diberbagai wilayah Indonesia masalah kekurangan gizi pada balita masih banyak dijumpai. hal ini dikarenakan kurangnya asupan gizi dari makanan dengan kandungan energi dan protein yang cukup. Kurangnya asupan gizi pada balita akan mengakibatkan gangguan pertumbuhan fisik, mental, kecerdasan yang tidak maksimal, dan rentan terhadap penyakit bahkan menyebabkan kematian. Untuk melihat status gizi pada balita dapat dilihat melalui aktivitas fisik dan mental yang baik. Berdasarkan data Posyandu Desa kalitengah tahun 2022 terdapat 40% balita berstatus gizi kurang, 57% gizi baik (normal), 2,85% gizi lebih (obesitas). Berdasarkan data tersebut perlu dilakukan penelitian tentang klasifikasi penentuan status gizi balita agar tidak terjadi peningkatan kasus gizi pada balita. Tujuan penelitian ini adalah memudahkan dalam mendapatkan informasi status gizi balita apakah termasuk kategori gizi kurang, gizi baik(normal), gizi lebih (obesitas), sehingga dapat membantu posyandu dalam melakukan penanganan kasus gizi balita. Penelitian ini akan menggunakan metode Algoritma Naïve Bayes dalam melakukan klasifikasi status balita berdasarkan variabel yang digunakan seperti, jenis kelamin, tinggi badan, berat badan dan status. Data yang digunakan dalam penelitian diperoleh dari posyandu Desa kalitengah melalui observasi dan wawancara. Hasil pengujian menunjukkan bahwa metode Naïve Bayes dapat diimplementasikan pada penentuan status gizi balita terhadap 14 data testing dan memiliki nilai akurasi sebesar 87,33%.
SISTEM REKOMENDASI KULINER DI YOGYAKARTA MENGGUNAKAN HYBRID SVD DAN SKIP-GRAM Hartatik; Syafrianto, Andri; Harliana
Jurnal Dialektika Informatika (Detika) Vol. 6 No. 2 (2026): Jurnal Dialektika Informatika(Detika) Vol.6 No.2 Mei 2026
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24176/detika.v6i2.17000

Abstract

Pertumbuhan pesat pilihan kuliner di Yogyakarta meningkatkan kompleksitas bagi pengguna dalam menentukan tempat makan yang sesuai. Kondisi ini menuntut adanya sistem rekomendasi yang mampu memberikan saran yang relevan dan terpersonalisasi. Penelitian ini mengusulkan pendekatan hybrid yang mengintegrasikan Collaborative Filtering (CF) berbasis Singular Value Decomposition (SVD) dan Content-Based Filtering (CBF) berbasis Skip-Gram. Pendekatan ini menggabungkan pola interaksi pengguna dengan representasi semantik dari deskripsi kuliner untuk meningkatkan kualitas rekomendasi. Eksperimen dilakukan pada dataset yang terdiri dari 138 pengguna, 130 item, dan 1161 interaksi, yang menghasilkan matriks interaksi dengan tingkat sparsity tinggi. Evaluasi dilakukan menggunakan metrik Precision@K, Recall@K, dan NDCG@K. Hasil menunjukkan bahwa model hybrid secara konsisten mengungguli metode tunggal. Performa terbaik diperoleh pada α = 0.85 dengan Precision@10 sebesar 0.0339, Recall@10 sebesar 0.3388, dan NDCG@10 sebesar 0.1459. Temuan ini menunjukkan bahwa integrasi informasi berbasis interaksi dan konten mampu mengatasi keterbatasan data yang jarang serta meningkatkan relevansi rekomendasi. Model hybrid tidak hanya meningkatkan kemampuan dalam menemukan item yang relevan, tetapi juga memperbaiki kualitas ranking dengan menempatkan item relevan pada posisi yang lebih tinggi. Pendekatan ini efektif untuk sistem rekomendasi kuliner, khususnya pada kondisi data yang terbatas dan heterogen.
DESAIN STUN HAND BERBASIS ANDROID GUNA MENDUKUNG TUGAS TERITORIAL: Telekomunikasi Harliana; Huda Putra; Riyant Setiawan
Jurnal Telkommil Vol 4 No 1 (2023): Jurnal Telkommil
Publisher : Pustaka Poltekad

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54317/kom.v4i1.312

Abstract

Gagasan ini terlahir dari alat Stun Gun. Stun Hand adalah suatu senjata memakai energi listrik. Senjata ini menggunakani syok elektrik yang bertujuan melumpuhkankan fungsi otot tanpa melukai seseorang.Hal ini dapat membantu kinerja para anggota jajaran TNI untuk melaksanakan tugas dantanggung jawab saat melaksanakan tugas sehingga mampu menunjang keamanan diri,Alat ini dibekali dengan beberapa keunggulan yang nantinya akan memberikan signal ketika salah satu tombolnya yang dapat di aktifkan ketika terhubung dengan jaringan komunikasi, signal tersebut merupakan suatu signal tanda bahaya dan di lengkapi oleh GPS yang akan langsung mendeteksi dimana lokasi tanda bahaya. Signal tersebut dapat tersalurkan dan terpantau kedalam sistem android, hal tersebut juga akan lebih memudahkan dalam menerima signal tanda bahaya yang telah dikirimkan.adapun Hasil dari pengujian Stund Hand ini mendapatkan nilai delay rata-rata 9.55/ms pada pagi hari, untuk pengujian delay memiliki rata-rata sebesar 2.18/s pada siang hari namun untuk pengujian delay memperoleh rata-rata 6.8/ms pada malam hari, dari pengujian tersebut dapat dipastikan pengguna terbantu dikarenakan mudah nya penggunaan dan ringan nya desain yang dipakai