Claim Missing Document
Check
Articles

Found 11 Documents
Search

PENGUNGKAPAN ISLAMIC CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY (ICSR) DAN GOOD CORPORATE GOVERNANCE (GCG) TERHADAP NILAI PERUSAHAAN DENGAN KINERJA KEUANGAN SEBAGAI VARIABEL INTERVENING) Utami, Reistiawati; Yusniar, Meina Wulansari
EL MUHASABA: Jurnal Akuntansi (e-Journal) Vol 11, No 2 (2020): EL MUHASABA
Publisher : Jurusan Akuntansi Fakultas Ekonomi Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (208.153 KB) | DOI: 10.18860/em.v11i2.8922

Abstract

The company maintains its existence by maintaining the company's financial performance and establishing its good relations to its stakeholders. Islamic Corporate Social Responsibility (ICSR) and Good Corporate Governance (GCG) are forms of corporate responsibility towards its stakeholders. This study aims to analyze the effect of disclosures of ICSR and GCG on the Company Profitability and the Company Value through Company Profitability.The proxy variables used are the ISR Index (Islamic Social Reporting), the GCG Index sourced from KNKG and OJK, ROE and PBV. Companies chosen as the sample of research are those included in JII  for the period 2016 - 2018. Data analysis and hypothesis testing were conducted through the Mediation effect Regression technique by using the SEM - PLS algorithm generated by Smart PLS 3.0 software.The results showed that (1) ICSR had a negative and insignificant effect on Company Financial Performance, (2) ICSR had a negative insignificant effect on Company Value, (3) GCG had a significant positive effect on Company Financial Performance, (4) GCG had a positive and significant effect on Company Value,(5) Financial Performance had a significant  and positive  effect on Company Value,(6) Financial Performance could not mediate the relationship of ICSR influence on Company Value, and (7) Financial Performance could mediate the relationship of GCG influence towards Company Value.
PENGUNGKAPAN ISLAMIC CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY (ICSR) DAN GOOD CORPORATE GOVERNANCE (GCG) TERHADAP NILAI PERUSAHAAN DENGAN KINERJA KEUANGAN SEBAGAI VARIABEL INTERVENING) Utami, Reistiawati; Yusniar, Meina Wulansari
EL MUHASABA: Jurnal Akuntansi (e-Journal) Vol 11, No 2 (2020): EL MUHASABA
Publisher : Jurusan Akuntansi Fakultas Ekonomi Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (208.153 KB) | DOI: 10.18860/em.v11i2.8922

Abstract

The company maintains its existence by maintaining the company's financial performance and establishing its good relations to its stakeholders. Islamic Corporate Social Responsibility (ICSR) and Good Corporate Governance (GCG) are forms of corporate responsibility towards its stakeholders. This study aims to analyze the effect of disclosures of ICSR and GCG on the Company Profitability and the Company Value through Company Profitability.The proxy variables used are the ISR Index (Islamic Social Reporting), the GCG Index sourced from KNKG and OJK, ROE and PBV. Companies chosen as the sample of research are those included in JII  for the period 2016 - 2018. Data analysis and hypothesis testing were conducted through the Mediation effect Regression technique by using the SEM - PLS algorithm generated by Smart PLS 3.0 software.The results showed that (1) ICSR had a negative and insignificant effect on Company Financial Performance, (2) ICSR had a negative insignificant effect on Company Value, (3) GCG had a significant positive effect on Company Financial Performance, (4) GCG had a positive and significant effect on Company Value,(5) Financial Performance had a significant  and positive  effect on Company Value,(6) Financial Performance could not mediate the relationship of ICSR influence on Company Value, and (7) Financial Performance could mediate the relationship of GCG influence towards Company Value.
Systematic Risk and Non-Systematic Risk Impact on Stock Returns in Health Sector Companies Reistiawati Utami; Mahesa Vicky Satria Ramadhan Lihu
Journal of Business Transformation and Strategy Vol. 1 No. 2 (2024): Journal of Business Transformation and Strategy
Publisher : Magister Administrasi Bisnis ULM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jbts.11i2.39

Abstract

Abstract: When an investor decides to invest in the capital market, investor would be understood that the investment will bring profits and contain risks. In the Capital Market, risk can be classified into Systematic Risk (Market Risk), which is the risk that is experienced by all issuers and cannot be diversified, and Non-Systematic Risk, which is the risk that exists in one particular company or industry so that it can still be minimized or diversified. This research aims to prove the effect of systematic and non-systematic risk on stock returns during the Covid 19 pandemic and after, where the moments that cause systematic risk and also non-systematic risk occur together. The Health Sector is a sector that experiences a direct impact because it acts as a basis for defense against the Covid 19 Epidemic. Systematic Risk uses the Stock Beta, Interest Rate, Foreign Exchange, and Inflation, while non-systematic Risk uses the Solvency Ratio (DER) and Profitability Ratio (ROE). Using a purposive sampling technique, 15 health sector companies were selected during 2018 - 2023. Statistical analysis carried out using Smart PLS 4.0 resulted that Systematic Risk and Non-Systematic Risk did not affect Share Returns of Health Sector Companies in the 2018 - 2023 period Keywords: Systematic Risk, Non-Systematic Risk, Stock Returns
Beta Saham, Suku Bunga dan Risiko Finansial terhadap Return Saham pada Perusahaan Sektor Kesehatan Periode 2018 - 2022 Reistiawati Utami; Muja Fatruse Gano; Zahrah Rahmawati
Jurnal Ilmiah Manajemen, Ekonomi dan Akuntansi Vol. 4 No. 2 (2024): Jurnal Ilmiah Manajemen, Ekonomi dan Akuntansi
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jurimea.v4i2.841

Abstract

Abstrak. Berinvestasi di Pasar Modal memberikan keuntungan dan juga situasi yang mengandung risiko. Di Pasar Modal, risiko dapat digolongkan menjadi Risiko Sistematis (Risiko Pasar). Ini merupakan risiko yang dialami semua emiten dan tidak bisa didiversifikasi. Kemudian Risiko Non Sistematis. Hal ini merupakan risiko yang ada pada suatu perusahaan atau industri sehingga masih dapat diminimalkan atau didiversifikasi. Penelitian ini mencoba membuktikan pengaruh risiko sistematis dan risiko nonsistematis terhadap return saham pada masa pandemi Covid 19, yaitu saat dimana risiko sistematis dan juga risiko nonsistematis terjadi secara bersamaan. Sektor Kesehatan merupakan sektor yang terkena dampak langsung karena berperan sebagai basis pertahanan terhadap Wabah Covid 19. Risiko Sistematis menggunakan ukuran Beta Saham dan Suku Bunga Bank, sedangkan Risiko non Sistematis menggunakan ukuran Rasio Solvabilitas (DER) dan Rasio Profitabilitas (ROE). Dengan menggunakan teknik purposive sampling, terpilih 13 perusahaan sektor kesehatan selama tahun 2018 – 2023. Uji regresi berganda yang dilakukan dengan menggunakan SPSS versi 23 menghasilkan bahwa Beta Saham dan DER tidak berpengaruh terhadap Return Saham. Sedangkan Suku Bunga dan (ROE) berpengaruh signifikan terhadap return saham pada perusahaan sektor kesehatan periode 2018 – 2022. Kata kunci: Beta Saham, DER, Risiko, Return Saham, ROE, Tingkat Suku Bunga.
Peran Profitabilitas dalam Pengungkapan ESG terhadap Nilai Perusahaan pada Perusahaan Indeks ESGL Tahun 2019-2023 Utami, Reistiawati; Falah, Falah
Jurnal Bisnis Mahasiswa Vol 5 No 1 (2025): Jurnal Bisnis Mahasiswa
Publisher : PT Aksara Indo Rajawali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60036/jbm.v5i1.516

Abstract

Sustainable Development Goals (SDG’s) telah menjadi kesepakatan bersama 195 negara di dunia termasuk Indonesia menjadi tujuan jangka panjang dunia yang dimulai sejak Tahun 2015 hingga 2030. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana Investor merespon risiko risiko yang ada dalam Perusahaan terhadap investasi pada perusahaan perusahaan yang peduli pada aksi nyata pada pembangunan berkelanjutan. Menggunakan metode purposive sampling terpilih 12 Perusahaan yang berada pada indeks ESGLeader selama periode 2019 – 2023, penelitian ini mengkombinasikan variabel pengungkapan ESG, risiko keuangan dan risiko sistematis pada perusahaan kemudian menguji pengaruhnya terhadap Nilai Perusahaan. Uji Statistik metode Kuantitatif pada Penelitian ini menggunakan Program Smart PLS 24 dengan hasil menunjukkan bahwa faktor Risiko ESG, Risiko Sistematis Beta, Risiko Solvabilitas DER memberikan pengaruh yang tidak signifikan terhadap nilai perusahaan. Risiko Profitabilitas ROE terbukti secara signifikan memberikan pengaruh positif terhadap nilai perusahaan. ROE sebagai proksi Risiko Profitabilitas mampu menjadi variabel mediasi antara Risiko Solvabilitas DER terhadap Nilai Perusahan, namun tidak berhasil menjadi variabel mediasi antara pengungkapan ESG terhadap Nilai Perusahaan.
Valuing Companies Through Environment, Social, Governance: The Role of Company Reputation and Financial Performance as Mediating Variables in Companies Listed on the IDX Utami, Reistiawati; Zuyyina, Z.; Firmansyah, Aditia; Muhtadin, Yulian
Golden Ratio of Finance Management Vol. 5 No. 2 (2025): April - September
Publisher : Manunggal Halim Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52970/grfm.v5i2.1574

Abstract

The ESG framework is an important sustainability strategy that companies can easily integrate into their management practices. This framework supports responsible governance and aims to create long-term value. This study will analyze how ESG components affect corporate performance, reputation, and overall company value. Although previous research has provided various findings on the relationship between ESG and corporate value, this study focuses on clarifying these inconsistencies. We analyzed 39 public companies that disclosed their ESG performance from 2019 to 2023. Using statistical analysis with Smart PLS Version 4, we found that environmental and governance aspects significantly influence financial performance. In addition, our observations show that corporate governance, reputation, and financial performance play an important role in increasing company value. Specifically, this study proves that financial performance acts as an intermediary variable between the environment and governance on company value. This study provides valuable implications for managers, emphasizing the importance of promoting corporate governance, financial performance, and reputation. By focusing on these key areas, companies can effectively increase corporate value, achieve sustainability, and build corporate reputation.
Keberlanjutan Ekonomi Kreatif Berbasis Kearifan Lokal di Kampung Pangambangan Melalui Literasi Keuangan dan Pemasaran Digital Utami, Reistiawati; Yuliyanti, Rika
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 6 No. 4 (2025): Edisi Oktober - Desember
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jpkmn.v6i4.6944

Abstract

Tujuan Kegiatan PkM ini untuk mendukung Keberlanjutan Ekonomi Kreatif dari warga Kampung Pangambangan melalui peningkatan literasi keuangan dan pemanfaatan teknologi Pemasaran Digital. Warga Kampung Pangambangan di Banjarmasin sebagian besar memiliki mata pencaharian membuat roncean atau untaian Bunga yang telah diwariskan secara turun menurun dalam beberapa generasi. Memasuki era modern kerajinan untaian bunga ini mengalami proses kreatif dan inovatif menghasilkan produk produk yang berkembang sesuai permintaan pasar. Kondisi warga dengan tingkat pendidikan yang kurang mengurangi akses terbukanya pasar dan nilai jual yang bernilai seni. Melalui pendekatan literasi dan praktik pemanfaatan pemasaran digital, PkM ini berupaya meningkatkan pemahaman warga pengrajin bunga ronce akan menfaat pengelolaan keuangan dan pemanfaatan strategi pemasaran Digital untuk meningkatkan peluang pasar. Program ini direkomendasikan untuk dijalankan secara periodik untuk dapat memantau keberlanjutan dan dampak pemasaran digital.
Reaksi Abnormal Return Dan Trading Volume Activity Saham Indeks LQ45 Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia Sebelum Dan Sesudah Pelantikan Presiden 2024 Nastiti, Wayan Ayu; Rezeki, Yuliarti; Utami, Reistiawati
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.6391

Abstract

Pasar modal Indonesia sangat responsif terhadap berbagai peristiwa, termasuk faktor non-ekonomi seperti politik. Pelantikan Presiden Republik Indonesia tahun 2024 menjadi peristiwa politik nasional yang dinilai mampu memengaruhi perilaku investor melalui informasi dan ekspektasi terhadap arah kebijakan pemerintah. Reaksi pasar terhadap peristiwa ini dapat diukur melalui perubahan abnormal return dan trading volume activity (TVA), khususnya pada saham-saham yang tergabung dalam indeks LQ45 yang dianggap likuid dan mewakili pasar secara umum. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbedaan yang signifikan pada abnormal return dan trading volume activity saham LQ45 yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia sebelum dan sesudah pelantikan Presiden 2024. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode event study. Sampel penelitian terdiri dari 44 saham LQ45 dengan periode observasi selama 31 hari (15 hari sebelum dan 15 hari sesudah pelantikan). Teknik analisis yang digunakan adalah Wilcoxon Signed Rank Test karena data tidak berdistribusi normal. Hasil uji menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara abnormal return dan trading volume activity saham LQ45 sebelum dan sesudah pelantikan Presiden 2024. Temuan ini menunjukkan bahwa pasar modal Indonesia memberikan respons nyata terhadap peristiwa politik tersebut. Pelantikan Presiden 2024 memberikan dampak yang signifikan terhadap perilaku investor di pasar modal, sebagaimana tercermin dari perubahan nilai abnormal return dan aktivitas volume perdagangan saham. Hasil ini memperkuat relevansi teori signaling, efisiensi pasar bentuk setengah kuat, serta pendekatan behavioral finance dalam menjelaskan dinamika pasar terhadap peristiwa politik.
Pengaruh Kinerja Keuangan terhadap Nilai Perusahaan pada Perusahaan Digital Startup yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Periode 2021-2024 Jessika Amanda Tasik; Yuliarti Rezeki; Analisa; Reistiawati Utami
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial, Hukum & Politik Vol 4 No 2 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/alz.v4i2.4595

Abstract

Perusahaan digital startup di Indonesia mengalami perkembangan yang sangat pesat dan berperan penting dalam pertumbuhan ekonomi nasional, namun peningkatan jumlah startup tidak selalu diikuti oleh peningkatan nilai perusahaan sehingga perlu dikaji lebih lanjut peran kinerja keuangan dalam memengaruhi nilai perusahaan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh profitabilitas yang diukur dengan Return on Assets (ROA), likuiditas yang diukur dengan Current Ratio (CR), dan solvabilitas yang diukur dengan Debt to Equity Ratio (DER) terhadap nilai perusahaan yang diukur dengan Price to Book Value (PBV) pada perusahaan digital startup yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2021–2024. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif bersifat asosiatif dengan menggunakan data sekunder berupa laporan keuangan perusahaan, dengan metode purposive sampling yang menghasilkan 15 perusahaan dengan 60 observasi, yang setelah penghapusan outlier menjadi 56 observasi. Analisis data dilakukan menggunakan SPSS 26 melalui uji asumsi klasik, regresi linier berganda, uji t, uji F, dan koefisien determinasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial ROA berpengaruh positif dan signifikan terhadap PBV, CR berpengaruh negatif namun tidak signifikan terhadap PBV, serta DER berpengaruh positif dan signifikan terhadap PBV, sedangkan secara simultan ROA, CR, dan DER berpengaruh signifikan terhadap PBV. Nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,671 menunjukkan bahwa 67,1% variasi nilai perusahaan dapat dijelaskan oleh ketiga variabel tersebut, sementara sisanya dipengaruhi oleh faktor lain di luar penelitian. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa profitabilitas dan struktur modal merupakan faktor penting dalam meningkatkan nilai perusahaan startup digital, sementara likuiditas tidak selalu menjadi pertimbangan utama investor, serta memperkuat relevansi signaling theory bahwa informasi kinerja keuangan dapat menjadi sinyal bagi investor dalam menilai prospek perusahaan.
PENGARUH CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY (CSR) DAN INOVASI BERKELANJUTAN TERHADAP KINERJA KEUANGAN PERUSAHAAN SEKTOR MANUFAKTUR YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA Ariska Dwi Cahyani; Nurhayati; Reistiawati Utami
Journal of Social and Economics Research Vol 7 No 2 (2025): JSER, December 2025
Publisher : Ikatan Dosen Menulis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54783/jser.v7i2.1347

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Corporate Social Responsibility (CSR) dan inovasi berkelanjutan terhadap kinerja keuangan perusahaan manufaktur di Bursa Efek Indonesia. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan jenis data sekunder yang berasal dari laporan keuangan perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 2022-2024. Populasi dalam penelitian yaitu seluruh perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 2024 dengan jumlah sampel 60. Hasil penelitian yaitu 1) Corporate Social Responsibility (CSR) secara parsial mempunyai pengaruh signifikan dan positif terhadap kinerja keuangan dengan nilai thitung 2,793 > ttabel 2,00247 dan nilai signifikan sebesar 0,007 lebih kecil 0,05 (sig (0,007) < 0,05) dengan nilai koeifisen positif yaitu 0,339, 2) Inovasi berkelanjutan secara parsial mempunyai pengaruh tidak signifikan dan positif terhadap kinerja keuangan dengan nilai thitung 1,036 < ttabel 2,00247 dan nilai signifikan sebesar 0,305 lebih besar 0,05 (sig (0,305) > 0,05) dengan nilai koeifisen positif yaitu 0,171, dan 3) Corporate Social Responsibility (CSR) dan Inovasi berkelanjutan secara simultan mempunyai pengaruh signifikan terhadap kinerja kuangan dengan nilai Fhitung 5,422 > Ftabel 4,01 dengan nilai signifikan 0,007 lebih kecil 0,05 (0,007 < 0,05). Besarnya pengaruh Corporate Social Responsibility (CSR) dan inovasi berkelanjutan terhadap kinerja keuangan sebesar 13%, sedangkan 87% sisanya dipengaruhi oleh faktor-faktor luar yang tidak dibahas dalam penelitian ini.