Ika Pratiwi, Ika Pratiwi
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

TRADISI KARIA PADA MASYARAKAT MUNA DI KECAMATAN WAKORUMBA SELATAN KABUPATEN MUNA Ika Pratiwi, Ika Pratiwi; Pendais Hak, Pendais Hak
Jurnal Penelitian Pendidikan Sejarah UHO Vol 2, No 3 (2017): Jurnal Penelitian Pendidikan Sejarah UHO
Publisher : Jurusan Pendidikan Sejarah, Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (306.431 KB) | DOI: 10.36709/jpps.v2i3.6192

Abstract

ABSTRAK: Inti pokok permasalahan dalam penelitian ini adalah: (1) Bagaimana proses pelaksanaan tradisi Karia pada masyarakat Muna di Kecamatan Wakorumba Selatan Kabupaten Muna? (2) Adakah Perubahan Yang Terjadi Pada Proses Pelaksanaan Tradisi Karia Pada Masyarakat Muna di Kecamatan Wakorumba Selatan Kabupaten Muna (3) Nilai-nilai apa saja yang terkandung dalam tradisi Karia pada masyarakat Muna di Kecamatan Wakorumba Selatan Kabupaten Muna? Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode sejarah menurut Helius Sjamsuddin yang terdiri dari (1) Heuristik (pencarian data), (2) Kritik Sumber (kritik internal dan eksternal), dan (3) Historiografi (penulisan) yang terdiri dari interpretasi, eksplanasi, dan ekspose. Konsep yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan konsep kebudayaan, konsep pendidikan karakter, teori perubahan kebudayaan, konsep nilai, konsep makna simbolik, dan beberapa penelitian terdahulu. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) Proses pelaksanaan tradisi Karia melalui 3 tahap yakni (a) pada tahap persiapan, pertama melakukan musyawarah dengan anggota keluarga, kerabat, tokoh agama, tokoh masyarakat, kepala desa untuk mempersiapkan segala sesuatunya terutama menentukan waktu dan hari pelaksanaannya, menghubungi pomantoto dan lebe (imam). Kemudian dibentuklah panitia penyelenggara dan memberikan tugas masing-masing, termaksud menyiapkan bahan dan perlengkapan yang akan digunakan dalam upacara, (b) tahap pelaksanaan terdapat 8 tahapan-tahapan yang harus dilakukan, sebagai berikut: a) kafoluku, b)kabhansule, c) kalempagi, d) kafosampu, e) katandano wite, f) tari Linda, g) kahapui, dan (c) tahap akhir dalam upacara Karia adalah kaghorono bhansa/kafolantonobhansa. (2) Perubahan tradisi Karia di sebabkan oleh beberapa faktor yakni: (a) tempat pertunjukan, (b) waktu pertunjukan, (c) perlengkapan tradisi Karia, (d) tahapan pelaksanaan. (3) Nilai-nilai tersebut antara lain: nilai kedisiplinan dan kebersihan (Kesucian), nilai kerukunan dalam keluarga, dan nilai kepedulian/kesetiakawanan sosial. Nilai-nilai tersebut diwariskan melalui pelaksanaan upacara Karia.Kata Kunci: Tradisi, Karia, Masyarakat Muna