Jurnal Penelitian Pendidikan Sejarah UHO
Vol 2, No 3 (2017): Jurnal Penelitian Pendidikan Sejarah UHO

TRADISI KARIA PADA MASYARAKAT MUNA DI KECAMATAN WAKORUMBA SELATAN KABUPATEN MUNA

Ika Pratiwi, Ika Pratiwi (Unknown)
Pendais Hak, Pendais Hak (Unknown)



Article Info

Publish Date
25 Oct 2019

Abstract

ABSTRAK: Inti pokok permasalahan dalam penelitian ini adalah: (1) Bagaimana proses pelaksanaan tradisi Karia pada masyarakat Muna di Kecamatan Wakorumba Selatan Kabupaten Muna? (2) Adakah Perubahan Yang Terjadi Pada Proses Pelaksanaan Tradisi Karia Pada Masyarakat Muna di Kecamatan Wakorumba Selatan Kabupaten Muna (3) Nilai-nilai apa saja yang terkandung dalam tradisi Karia pada masyarakat Muna di Kecamatan Wakorumba Selatan Kabupaten Muna? Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode sejarah menurut Helius Sjamsuddin yang terdiri dari (1) Heuristik (pencarian data), (2) Kritik Sumber (kritik internal dan eksternal), dan (3) Historiografi (penulisan) yang terdiri dari interpretasi, eksplanasi, dan ekspose. Konsep yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan konsep kebudayaan, konsep pendidikan karakter, teori perubahan kebudayaan, konsep nilai, konsep makna simbolik, dan beberapa penelitian terdahulu. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) Proses pelaksanaan tradisi Karia melalui 3 tahap yakni (a) pada tahap persiapan, pertama melakukan musyawarah dengan anggota keluarga, kerabat, tokoh agama, tokoh masyarakat, kepala desa untuk mempersiapkan segala sesuatunya terutama menentukan waktu dan hari pelaksanaannya, menghubungi pomantoto dan lebe (imam). Kemudian dibentuklah panitia penyelenggara dan memberikan tugas masing-masing, termaksud menyiapkan bahan dan perlengkapan yang akan digunakan dalam upacara, (b) tahap pelaksanaan terdapat 8 tahapan-tahapan yang harus dilakukan, sebagai berikut: a) kafoluku, b)kabhansule, c) kalempagi, d) kafosampu, e) katandano wite, f) tari Linda, g) kahapui, dan (c) tahap akhir dalam upacara Karia adalah kaghorono bhansa/kafolantonobhansa. (2) Perubahan tradisi Karia di sebabkan oleh beberapa faktor yakni: (a) tempat pertunjukan, (b) waktu pertunjukan, (c) perlengkapan tradisi Karia, (d) tahapan pelaksanaan. (3) Nilai-nilai tersebut antara lain: nilai kedisiplinan dan kebersihan (Kesucian), nilai kerukunan dalam keluarga, dan nilai kepedulian/kesetiakawanan sosial. Nilai-nilai tersebut diwariskan melalui pelaksanaan upacara Karia.Kata Kunci: Tradisi, Karia, Masyarakat Muna

Copyrights © 2017






Journal Info

Abbrev

p_sejarah_uho

Publisher

Subject

Education Environmental Science Social Sciences Other

Description

Jurnal Penelitian Pendidikan Sejarah UHO diterbitkan oleh Jurusan Pendidikan Sejarah Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Halu Oleo. Jurnal ini terbit empat kali dalam setahun yaitu pada bulan Februari, Mei, Agustus dan November. Terbitan awal Jurnal Penelitian Pendidikan Sejarah UHO ...