Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PROBLEMATIKA PEMANFAATAN SUMBER BELAJAR DALAM PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA DI KELAS INKLUSIF Prihatin, Yulianah; Mei Diastuti, Indah
Ed-Humanistics Vol 3 No 2 (2018)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) Universitas Hasyim Asy'ari (Unhasy) Tebuireng Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ANALISIS UNSUR KOHESI DALAM STRUKTUR WACANA Mei Diastuti, Indah; Fikri Maulana, Muhammad
Jurnal Disastri (Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia) Vol 1 No 01 (2019): Jurnal Disastri: Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33752/disastri.v1i01.499

Abstract

Wacana adalah kesatuan makna (semantis) antarbagian di dalam suatu bangun bahasa. Dengan kesatuan makna, wacana dilihat sebagai bangun bahasa yang utuh karena setiap bagian di dalam wacana itu berhubungan secara padu. Di samping itu, wacana juga terikat pada konteks. Sebagai kesatuan yang abstrak, wacana dibedakan dari teks, tulisan, bacaan, dan tuturan yang mengacu pada makna yang sama, yaitu wujud konkret yang terlihat, terbaca, atau terdengar. Pemahaman terhadap wacana akan memudahkan kita memahami bahasa secara lebih luas tidak saja dari struktur formal bahasa tetapi juga dari aspek di luar bahasa (konteks). Wacana memiliki dua unsur pendukung utama, yaitu unsur dalam (internal) dan unsur luar (eksternal). Unsur internal berkaitan dengan aspek formal kebahasaan, sedangkan unsur eksternal berkaitan dengan hal-hal di luar wacana itu sendiri. Unsur eksternal wacana merupakan sesuatu yang menjadi bagian wacana, tetapi tidak nampak secara eksplisit. Kehadiran unsur eksternal berfungsi sebagai pelengkap keutuhan wacana. Unsur-unsur eksternal ini terdiri atas implikatur, presuposisi, referensi, inferensi, dan konteks.
Gender Dynamics in Three East Javanese Folk Tales Hafiidha Sari, Raras; Hardinanto, Eko; Fadhillasari, Icha; Prihatin, Yulianah; Mei Diastuti, Indah; Permata Raharjo, Resdianto
Alinea: Jurnal Bahasa, Sastra dan Pengajaran Vol. 5 No. 3 (2025): Alinea: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajaran
Publisher : Bale Literasi: Lembaga Riset, Pelatihan & Edukasi, Sosial, Publikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58218/alinea.v5i3.2748

Abstract

This study aims to describe gender dynamics in three East Javanese folktales. The method used in this study is a qualitative method with discourse analysis theory and a feminist approach. The data sources used are three folktales from East Java: Dewi Kilisuci, Dewi Sekartaji, and Ken Dedes. The data in this study are descriptions in the folktales related to gender dynamics. The results of the analysis show that female figures in the three tales are not merely passive objects in a patriarchal system, but also as subjects who have a strategic role in changing the direction of power and social values. Dewi Kilisuci displays spiritual and moral power, Dewi Sekartaji embodies political legitimacy through loyalty and cunning, while Ken Dedes represents symbolic power that became the foundation of the birth of a great dynasty. All three show that local mythology not only portrays the position of women in Javanese patriarchal culture, but also opens up space for resistance against male domination through images of purity, wisdom, and sacrifice. These findings are expected to enrich gender studies in regional literature and broaden understanding of symbolic politics in East Javanese oral tradition