The formation of students' emotional intelligence has become a critical challenge amid the growing prevalence of behavioral problems, violence, and mental health disorders among adolescents in school settings. Christian Religious Education (CRE) has strategic potential to address these challenges by integrating humanistic approaches into the learning process. This study aims to analyze the effectiveness of applying Carl Rogers' learning theory in CRE to holistically develop students' emotional intelligence. A qualitative library research method was employed, examining books, academic journals, and relevant theological sources. The findings reveal that Rogers' core principles of empathy, unconditional positive regard, and genuineness align closely with the value of love in CRE, contributing significantly to students' self-awareness, emotional regulate-on, intrinsic motivation, and social skills. This study concludes that integrating Rogers' learning theory into CRE constitutes an effective and holistic pedagogical approach. CRE teachers need training grounded in a Christian humanistic approach to optimally support students' development of emotional intelligence. Abstrak Pembentukan kecerdasan emosional siswa menjadi tantangan penting seiring meningkatnya persoalan perilaku, kekerasan, dan gangguan kesehatan mental remaja di lingkungan sekolah. Pendidikan Agama Kristen (PAK) memiliki potensi strategis untuk menjawab tantangan tersebut melalui integrasi pendekatan humanistik dalam pembelajaran. Penelitian ini bertujuan menganalisis efektivitas penerapan teori belajar Carl Rogers dalam PAK guna membentuk kecerdasan emosional siswa secara holistik. Metode yang digunakan adalah studi kepustakaan kualitatif yang menelaah buku, jurnal ilmiah, dan sumber teologis yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa prinsip empati, penerimaan tanpa syarat, dan ketulusan dalam teori Rogers selaras dengan nilai kasih dalam PAK, serta berkontribusi pada pengembangan kesadaran diri, regulasi emosi, motivasi intrinsik, dan keterampilan sosial siswa. Penelitian ini menyimpulkan bahwa integrasi teori Rogers dalam PAK merupakan pendekatan pedagogis yang efektif dan holistik. Guru PAK perlu dibekali pelatihan berbasis pendekatan humanistik Kristiani guna mendukung pembentukan kecerdasan emosional siswa secara optimal dan berkelanjutan.