Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Hubungan Antara Kegiatan Kolase dengan Perkembangan Kemampuan Motorik Halus Anak Kelompok B Raudhatul Athfal Fathimah, Azka; Nurmayanti, Mery; Fadhilah, Ummi
TARBIYAH: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Pengajaran Vol 1 No 2 (2022)
Publisher : DIKLINKO JOURNALS PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (438.24 KB) | DOI: 10.1342/tarbiyah.v1i2.53

Abstract

Perkembangan merupakan kejadian yang telah melekat pada diri manusia sejak lahir hingga mati. Perkembangan di masa ini meliputi banyak aspek, diantaranya agama dan moral, bahasa, kognitif, sosioemosi, seni, dan fisik motorik. Perkembangan fisik motorik meliputi dua keterampilan yaitu, keterampilan motorik halus dan keterampilan motorik kasar. Perkembangan keterampilan motorik halus terjadi pada otot-otot kecil seperti area telapak tangan dan jari-jari. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan mencari tahu mengenai hubungan antara kegiatan kolase dengan perkembangan kemampuan motorik halus anak. dengan fokus penelitian pada perkembangan keterampilan motorik halus anak yang ditunjukkan dengan kemampuan menggunting sesuai pola, menggenggam alat tulis dengan benar, serta menempel pada pola yang disediakan. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kuantitatif dengan pendekatan korelasi atau hubungan. Populasi pada penelitian ini adalah 86 orang anak kelompok B RA Al Washliyah, dan sampelnya berjumlah 15 orang. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah random sampling. Pengambilan data dilaukan dengan teknik observasi dan dokumentasi. Sumber data penelitian adalah hasil observasi penelitian, data rapor semester 2 dan informasi dari guru kelompok B, serta hasil karya kolase anak kelompok B. Perhitungan data penelitian dilaukan dengan menggunakan rumus korelasi Spearman Rank. Hasil yang didapat setelah melakukan perhitungan adalah, r hitung = 0,634. Dengan taraf signifikansi = 5% dan n = 15, r tabel = 0,525. Dapat ditarik kesimpulan bahwa r hitung > r tabel, (0,634 > 0,525), maka dapat diartikan bahwa ada hubungan antara kegiatan kolase dengan perkembangan kemampuan motorik anak kelompok B di RA Al Washliyah.
Dinamika Pewahyuan Al-Qur’an dan Rahasia Dibalik Sabʿatu Aḥruf Fadhilah, Ummi; Yamin, Yamin; Miswar, Andi
Tasamuh: Jurnal Studi Islam Vol. 18 No. 1 (2026): Tasamuh: Jurnal Studi Islam
Publisher : LPPM IAIN Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47945/tasamuh.v18i1.2657

Abstract

The study aims to explain the stages of the Qur’anic revelation, the parties involved at each stage, and the forms and mechanisms of its transmission. It also clarifies the meaning of sabʿatu aḥrūf and its difference from qirā’ah sab’ah. This research uses a qualitative library method. The findings show that most scholars hold that the Qur’an was revealed all at once from Lauḥ al-Maḥfūẓ to Bait al-‘Izzah on the night of Lailatul Qadr, then revealed gradually to the Messenger over about twenty-three years. The involvement of the angel Jibril in the first stage is not supported by definitive evidence, so this stage is attributed directly to Allah. Jibril’s role is firmly established in conveying revelation to the Messenger. Revelation occurred through true dreams and angelic mediation. Sabʿatu aḥrūf refers to seven Arabic varieties conveying one meaning and differs from qirā’ah sab’ah, which emerged after the Prophet’s death previously