Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search

ANALISIS PENGEMBANGAN KURIKULUM PJKR S1 UNIVERSITAS GALUH Kardani, Gani
Wahana Pendidikan Vol 4, No 1 (2017)
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (272.376 KB) | DOI: 10.25157/wa.v4i1.384

Abstract

Banyak faktor yang dapat menunjang keberhasilan suatu proses pendidikan salah-satunya  adalah  pengembangan kurikulum yang erat kaitan dengan mahasiswa, karakeristik kurikulum dan propesional dosen. Adapun tujuan penelitian ini  untuk meng-analisis profil mahasiswa PJKR S1  FKIP UNIGAL, gambaran karakteristik kurikulum PJKR S1 FIK UNIGAL, serta mata kuliah yang sangat penting di kuasai untuk bekal menjadi seorang guru pendidikan jasmani . Penelitian ini termasuk jenis penelitian survey. Populasi penelitian ini adalah seluruh mahasiswa program studi PJKR S1  FIK UNIGAL dengan jumlah sampel penelitian 50 orang yang dipilih secara random sampling. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis dengan menggunakan persentase.Berdasarkan dari hasil analisis data, maka penelitian ini menyimpulkan bahwa kesenangan para mahasiswa untuk berolahraga sewaktu masih duduk di bangku sekolah sebanyak 90%, menjadi modal mereka untuk mengikuti perkuliahan khususnya dalam mata kuliah praktek yang persentasenya sekitar 60%. Gambaran karakteristik kurikulum PJKR S1  FIK UNIGAL yang lebih dominan adalah mata kuliah praktek cabang olahraga yang berorientasi kepada pendekatan metode bermain melalui modifikasi peraturan dan sarana prasarana. Mata kuliah yang sangat penting di kuasai untuk bekal menjadi seorang guru pendidikan jasmani  yakni lebih dominan memilih mata kuliah yang berkaitan langsung dengan karakteristik Kurikulum yang ada disekolah . Kata kunci:    Analisis, pengembangan, kurikulum, dan pendidikan jasmani.
Pengaruh Kompetensi Profesional Guru dan Motivasi Kerja Terhadap Kinerja Guru Pada Sekolah Menengah Atas di Kabupaten Ciamis Gani Kardani
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 6 No 2 (2020): JURNAL ILMIAH WAHANA PENDIDIKAN
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (404.084 KB) | DOI: 10.5281/zenodo.4295788

Abstract

This study aims to determine the effect of Teacher Professional Competence and Work Motivation on teacher performance in Senior High Schools in Ciamis Regency. The method used is explanatory research with analysis techniques using statistical analysis with regression testing, correlation, determination and hypothesis testing. The results of this study the Professional Competence of Teachers has a significant effect on teacher performance by 51.1%, hypothesis testing obtained t count> t table or (9.480> 1.988). Work motivation has a significant effect on teacher performance by 37.3%, the hypothesis test is obtained t count> t table or (7.155> 1.988). Teacher Professional Competence and Work Motivation simultaneously have a significant effect on teacher performance with the regression equation Y = 8.189 + 0.492X1 + 0.304X2. The contribution of the effect was 57.4%, the hypothesis test obtained F count> F table or (54.372> 2.710).
KEMAMPUAN HASIL BELAJAR PASSING ATAS ANAK SETELAH MENGIKUTI PEMBELAJARAN MODIFIKASI BOLA Kusdiana, Muhammad Idzan; Suhendra, Dede Iman; Kardani, Gani
J-KIP (Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan) Vol 4, No 2 (2023): JUNI
Publisher : Faculty of Teacher Training and Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/j-kip.v4i2.10719

Abstract

Salah satu usaha untuk mengembangkan pembinaan bola voli adalah dengan menerapkan teknik dasar voli sedini mungkin kepada anak-anak sekolah dasar melalui pembelajaran bola voli di sekolah. kemampuan passing atas bola voli usia sekolah dasar di SD Negeri 2 Citeureup Kecamatan Kawali Kabupaten Ciamis masih belum berkembang dengan optimal dan masih banyak anak yang terampil terhadap teknik passing atas bola voli dengan tepat. Peneliti menggunakan modifikasi bola plastik dalam meningkatkan hasil belajar passing atas bola voli pada usia sekolah dasar. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui pengaruh bola plastik terhadap peningkatan hasil belajar passing atas dan untuk mengetahui hasil peningkatan kemampuan passing atas bola voli. Penelitian ini merupakan jenis penelitian eksperimen, subjek dalam penelitian ini yaitu anak usia 9-10 tahun dengan partisipan sebanyak 10 orang anak. Pengumpulan data pada penelitian ini adalah dokumentasi dan tes. Teknik analisis data pada penelitian ini yaitu menggunakan uji normalitas, uji homogenitas dan uji hipotesis. Hasil dari penelitian ini yaitu peningkatan hasil belajar passing atas bola voli. Penelitian ini dapat memberikan kemudahan terhadap siswa untuk bisa belajar passing atas bola voli. modifikasi bola plastik memberikan kesempatan kepada siswa untuk bergerak lebih bebas dan dilakukan sambil bermain. sebagai wawasan untuk guru bahwa dengan modifikasi bola dapat memberikan suasana belajar yang lebih inovatif dan tidak monoton. Kata kunci: bola voli, modifikasi, passing atas, usia sekolah dasar.
PENGARUH TINGKAT KECEMASAN SISWA TERHADAP PEMBELAJARAN TEKNIK MERODA DI MTS BAHRUL ANWAR CIPAKU Umam, Zamzam Khoerul; Risma, Risma; Kardani, Gani
J-KIP (Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan) Vol 4, No 2 (2023): JUNI
Publisher : Faculty of Teacher Training and Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/j-kip.v4i2.10743

Abstract

Kecemasan sangat berhubungan erat dengan senam lantai khususnya meroda. Gerakan meroda yang bisa di bilang gerakan yang rumit untuk dilakukan dapat menyebabkan peserta didik merasa gugup, khawatir, takut dan cemas. Setiap individu memiliki tingkat kecemasan yang berbeda-beda. Jika tingkat kecemasan yang dimiliki peserta didik tinggi maka penampilan dan keberanian peserta didik akan menurun bahkan peserta didik bisa saja menjadi takut dan tidak mau melakukan gerakan teknik meroda. Penelitian ini secara umum memiliki tujuan untuk mengetahui tingkat kecemasan siswa terhadap pembelajaran senam lantai teknik meroda di MTS Bahrul Anwar Cipaku. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas IX di MTS Bahrul Anwar Cipaku yang mengalami kecemasan terhadap pembelajaran senam lantai teknik meroda dengan jumlah siswa 20. Hasil penelitian diperoleh dari tingkat kecemasan siswa terhadap pembelajaran senam lantai teknik meroda di MTS Bahrul Anwar Cipaku disebabkan oleh faktor kekhawatiran (takut cidera), emosionalitas (perasaan malu dan tidak mempunyai keyakinan), gangguan dan hambatan dalam menyelesaikan tugas (kurangnya minat), pengalaman negatif pada masa lalu (riwayat ciderapada masa lalu). Kata Kunci: Kecemasan, Siswa, Teknik Meroda
Pengaruh Latihan High Hurdle Jump Into a Sprint dengan Latihan Lateral Hurdle Jump a Into Sprint Terhadap Peningkatan Kelincahan Mubarok, Aziz Khusnul; Maryati, Sri; Kardani, Gani
Jurnal Keolahragaan Vol 9, No 1 (2023): April
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jkor.v9i1.10459

Abstract

The purpose of this study was to evaluate the effect of high hurdle jump into sprint training and lateral hurdle jump into sprint training on increased agility. The research method used is an experimental method. The method used is by the research carried out, namely to find the influence of the form of high hurdle jump into sprint training with the form of lateral hurdle jump into sprint training at SMK Komputama Majenang Cilacap Regency. Based on the results of data analysis that has been carried out, the author concludes that high hurdle jump into a sprint and lateral hurdle jumps into a sprint can significantly increase agility in SMK Komputama Cilacap Regency students. Therefore, both types of exercises can be used as an effective modification of agility training for students of SMK Komputama Cilacap Regency or other individuals who want to improve their physical abilities in terms of agility.
Pengaruh Circuit Games Terhadap Peningkatan Kerjasama Tim pada Atlet Karate Majenang Rachmawan, Rizki Aditya; Rezha, Mohamad; Kurniawan, Asep Ridwan; Kardani, Gani
Jurnal Keolahragaan Vol 9, No 1 (2023): April
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jkor.v9i1.10555

Abstract

The research to be carried out has a goal by the formulation of the problem set, namely "To find out whether the outdoor education circuit games can have a significant influence on increasing the teamwork of Majenang karate athletes". In this study, the author used experimental research methods to determine the effect of circuit games on increasing teamwork in Majenang karate athletes. This study used a population of Majenang karate athletes with a population of 20 people in the age group of 14-16 years. The sample used by the age group of 14-16 years was selected which was suitable to be used as a research sample of 20 people. The results of the identification of problems show that Majenang Karate athletes tend to be individual and lack teamwork development. One of the factors that cause such individual characteristics is that the majority of match numbers that are followed are individual numbers. However, research shows that the use of circuit games in Majenang Regency Karate training has a significant effect on improving teamwork. This is proven by the increase in teamwork that occurs in a shorter time. Therefore, the use of circuit games has a positive impact on increasing teamwork and providing various benefits for Majenang Karate athletes.
Perbandingan Pengaruh Latihan Menggunakan Metode drill dan short interval Training Terhadap Kecepatan Renang Gaya Bebas Ramadhan, Aditya Putra; Rohendi, Andang; Rustiawan, Hendra; Kardani, Gani
Jurnal Keolahragaan Vol 12, No 3 (2026): Jurnal Keolahragaan
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jkor.v12i3.26248

Abstract

This study aimed to determine the effect of the drill and short-interval training methods on 25-meter freestyle swimming performance. The study employed a quasi-experimental method using a two-group pretest–posttest design. The sample consisted of 25 athletes from Banyu Pratama Swimming Club (BPC), who were divided into two groups: the drill group (10 athletes) and the short-interval group (10 athletes). The research instrument was a 25-meter freestyle swimming test, while data were analyzed using descriptive statistics, the Shapiro–Wilk normality test, and the paired-samples t-test. The results showed that both training methods had a significant effect on 25-meter freestyle swimming performance (p < 0.05). The drill group improved by reducing the mean swimming time from 19.88 seconds to 18.08 seconds, representing an improvement of 1.82 seconds. Meanwhile, the short-interval group reduced the mean swimming time from 19.88 seconds to 19.21 seconds, representing an improvement of 0.66 seconds. Therefore, both training methods were effective in improving 25-meter freestyle swimming performance; however, the drill training method produced greater improvements than the short-interval training method. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh metode latihan drill dan short interval terhadap kemampuan renang gaya bebas 25 meter. Penelitian menggunakan metode eksperimen semu (quasi-experimental) dengan desain two-group pretest-posttest. Sampel penelitian terdiri atas 25 atlet Club Renang Banyu Pratama (BPC) yang dibagi menjadi dua kelompok, yaitu kelompok drill (10 atlet) dan kelompok short interval (10 atlet). Instrumen penelitian menggunakan tes renang gaya bebas 25 meter, sedangkan analisis data dilakukan menggunakan statistik deskriptif, uji normalitas shapiro–wilk, dan uji paired sample t-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedua metode latihan memberikan pengaruh yang signifikan terhadap kemampuan renang gaya bebas 25 meter (p < 0,05). Kelompok drill mengalami penurunan rata-rata waktu tempuh dari 19,88 detik menjadi 18,08 detik (peningkatan 1,82 detik), sedangkan kelompok short interval mengalami penurunan dari 19,88 detik menjadi 19,21 detik (peningkatan 0,66 detik). Dengan demikian, kedua metode latihan efektif meningkatkan kemampuan renang gaya bebas 25 meter, namun metode drill memberikan peningkatan yang lebih besar dibandingkan metode short interval.
Hubungan Kelengkapan Sarana dan Prasarana Olahraga dengan Peningkatan Prestasi Ekstrakulikuler Bola Basket di SMP Terpadu Arrisalah Sulthoni, Muqsith; Kardani, Gani; Rustiawan, Hendra; Kurniawan, Asep Ridwan; Maryati, Sri
Jurnal Keolahragaan Vol 12, No 3 (2026): Jurnal Keolahragaan
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jkor.v12i3.25989

Abstract

The aim of this study was to determine the relationship between the completion of sports facilities and infrastructure and the improvement of basketball extracurricular success at SMP Terpadu Arrisalah.A quantitative strategy using a descriptive correlational approach was used in the investigation. 24 male students who participated in the extracurricular basketball programme made up the population, and 16 students were selected for the sample using purposeful sampling. A Likert-scale questionnaire and documentation were used to gather data. The data analysis employed descriptive statistics, the Shapiro-Wilk normality test, linearity test, Spearman Rank correlation test, simple linear regression analysis, and the coefficient of determination using SPSS version 25. With a significance value of 0.001 (p < 0.05) and a Spearman correlation coefficient of 0.735, the results showed a positive, strong, and significant relationship between the improvement of basketball extracurricular achievement and the completeness of sports facilities and infrastructure. The basic linear regression study's result, Y = 11.070 + 0.769X, showed that extracurricular achievement increased by 0.769 units for every unit rise in the completeness of sports facilities and infrastructure. Additionally, the coefficient of determination (R² = 0.601) showed that sports facilities and infrastructure explained 60.1% of the difference in basketball extracurricular accomplishment, with other factors not included in this study influencing the remaining 39.9%.  encouraging the enhancement of school basketball extracurricular performance.Therefore, the completeness of sports facilities and infrastructure is an important factor in supporting the improvement of basketball extracurricular achievement in schools. Consequently, the improvement of basketball extracurricular accomplishment in schools is greatly aided by the completeness of sports facilities and infrastructure.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kelengkapan sarana dan prasarana olahraga dengan peningkatan prestasi ekstrakurikuler bola basket di SMP Terpadu Arrisalah. Penelitian ini memakai metode kuantitatif dengan pendekatan deskriptif korelasional. Populasi penelitian berjumlah 24 siswa anggota ekstrakurikuler bola basket putra, sedangkan Sampel sebanyak 16 siswa dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui angket dengan skala Likert serta dokumentasi. Analisis data mencakup statistik deskriptif, uji normalitas Shapiro-Wilk, uji linearitas, uji korelasi Spearman Rank, uji regresi linier sederhana, serta uji koefisien determinasi, yang dilakukan dengan bantuan SPSS versi 25. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang positif, kuat, dan signifikan antara kelengkapan sarana dan prasarana olahraga dengan peningkatan prestasi ekstrakurikuler bola basket, Hal ini ditunjukkan oleh koefisien korelasi Spearman sebesar 0,735 dengan nilai signifikansi 0,001 (p<0,05). Analisis regresi linier sederhana menghasilkan persamaan Y = 11,070 + 0,769X, yang mengindikasikan bahwa setiap peningkatan satu satuan kelengkapan sarana dan prasarana diikuti peningkatan prestasi sebesar 0,769 satuan. Nilai koefisien determinasi (R² = 0,601) mengindikasikan bahwa kelengkapan sarana dan prasarana berkontribusi sebesar 60,1% terhadap peningkatan prestasi ekstrakurikuler bola basket, sementara 39,9% lainnya dipengaruhi oleh faktor-faktor di luar penelitian ini. Oleh karena itu, ketersediaan prasarana dan fasilitas olahraga yang memadai merupakan komponen penting yang membantu peningkatan prestasi ekstrakurikuler bola basket di sekolah.