Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Motivasi Siswa Terhadap Pembelajaran Bahasa Arab Di MTs Miftahul Ulum Pondoklabu Menurut Teori MC Clelland Nurizkiyah, Nurizkiyah; Irawan, Bambang; Astutik, Dewi
MUHIBBUL ARABIYAH: Jurnal Pendidikan Bahasa Arab Vol. 4 No. 1 (2024): MUHIBBUL ARABIYAH: Jurnal Pendidikan Bahasa Arab
Publisher : Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS) Pendidikan Bahasa Arab Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35719/pba.v4i1.91

Abstract

Arabic is a religious language that is able to unite all Muslims in various parts of the world. Thus, to arouse students' enthusiasm in learning Arabic, motivation is needed. The purpose of this study was to determine the motivation to learn the language of the students at MTs Miftahul Ulum Pondoklabu and to find out the inhibiting and supporting factors that cause students to be motivated or not motivated in learning Arabic which were analyzed through MC Clelland's theory. This research method uses a descriptive qualitative approach with data analysis using source triangulation and method triangulation. Data collection techniques using observation, interviews, and documentation. The subjects of this study were 5 students of class 7A and 5 students of class 7B. The data obtained came from Arabic teachers and students. The results of this study show; 1) many students at MTs Miftahul Ulum do not yet have the motivation to learn Arabic, 2) this is related to MC Clelland's theory that many students do not pursue the highest ranking but rather they prefer competition.   Bahasa Arab merupakan bahasa Agama yang mampu menyatukan seluruh umat Islam di berbagai belahan dunia. Dengan demikian, untuk membangkitkan semangat siswa dalam mempelajari Bahasa Arab diperlukan adanya sebuah motivasi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui motivasi belajar bahasa arasiswa di MTs Miftahul Ulum Pondoklabu dan mengetahui faktor penghambat dan pendukung yang menyebabkan siswa termotivasi atau tidak termotivasi dalam pembelajaran bahasa Arab yang dianalis melalui teori MC Clelland. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan analisis data menggunakan triangulasi sumber dan triangulasi metode. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Subyek penelitian ini 5 siswa kelas 7A dan 5 siswa kelas 7B. Data yang diperoleh berasal daru guru bahasa Arab dan siswa. Hasil penelitian ini menunjukkan; 1) banyak siswa di MTs Miftahul Ulum belum memiliki motivasi belajar bahasa Arab, 2) dikaitkan dengan teori MC Clelland bahwa banyak siswa yang tidak mengejar rangking tertinggi melainkan mereka lebih menyukai persaingan.
Hubungan Pengetahuan Dan Sikap Dengan Peran Orang Tua Dalam Pencegahan Karies Gigi Pada Anak Usia Sekolah di SDN 1 Sumberagung Kecamatan Plumpang Kabupaten Tuban Astutik, Dewi
Jurnal Multidisiplin Indonesia Vol. 2 No. 9 (2023): Jurnal Multidisiplin Indonesia
Publisher : Riviera Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58344/jmi.v2i9.460

Abstract

Karies gigi merupakan masalah kesehatan masyarakat utama secara global. WHO tahun 2016 mengungkapkan angka kejadian karies anak sebesar 60-90%. Hasil Riskesdas tahun 2018 menyatakan proporsi masalah gigi di Indonesia adalah gigi rusak/berlubang/sakit (45,3%). Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan Pengetahuan dan Sikap dengan Peran Orang Tua dalam Pencegahan Karies Gigi pada anak. Metode penelitian ini menggunakan analitik korelasi. Populasi seluruh orang tua yang memiliki anak usia sekolah kelas 1-3 di SDN Sumberagung 1 sejumlah 69 orang dengan teknik Total Sampling. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner yang dibuat sendiri oleh peneliti. Setelah data terkumpul dilakukan analisis menggunakan Uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar (71%) orang tua memiliki pengetahuan baik, sebagian besar memiliki sikap positif (68,1%) dan sebagian besar memiliki peran yang baik (71%). Setelah dilakukan uji chi-square yaitu ?-value = 0,00 berarti ? = 0,00 <0,05 ada hubungan signifikan antara pengetahuan dengan peran orang tua. Sama dengan sikap, ada hubungan signifikan antara sikap dengan peran orang tua dengan hasil ?-value = 0,00 berarti ? = 0,00 <0,05. Semakin baik pengetahuan maka semakin baik peran orang tua, begitu juga sikap dimana semakin positif sikap semakin baik peran pencegan karies gigi pada anak. Orang tua perlu memiliki pengetahuan baik dan sikap yang positif untuk memaksimalkan peran yang menunjang upaya pencegahan terjadinya karies gigi anak.