Karies gigi merupakan masalah kesehatan masyarakat utama secara global. WHO tahun 2016 mengungkapkan angka kejadian karies anak sebesar 60-90%. Hasil Riskesdas tahun 2018 menyatakan proporsi masalah gigi di Indonesia adalah gigi rusak/berlubang/sakit (45,3%). Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan Pengetahuan dan Sikap dengan Peran Orang Tua dalam Pencegahan Karies Gigi pada anak. Metode penelitian ini menggunakan analitik korelasi. Populasi seluruh orang tua yang memiliki anak usia sekolah kelas 1-3 di SDN Sumberagung 1 sejumlah 69 orang dengan teknik Total Sampling. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner yang dibuat sendiri oleh peneliti. Setelah data terkumpul dilakukan analisis menggunakan Uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar (71%) orang tua memiliki pengetahuan baik, sebagian besar memiliki sikap positif (68,1%) dan sebagian besar memiliki peran yang baik (71%). Setelah dilakukan uji chi-square yaitu ?-value = 0,00 berarti ? = 0,00 <0,05 ada hubungan signifikan antara pengetahuan dengan peran orang tua. Sama dengan sikap, ada hubungan signifikan antara sikap dengan peran orang tua dengan hasil ?-value = 0,00 berarti ? = 0,00 <0,05. Semakin baik pengetahuan maka semakin baik peran orang tua, begitu juga sikap dimana semakin positif sikap semakin baik peran pencegan karies gigi pada anak. Orang tua perlu memiliki pengetahuan baik dan sikap yang positif untuk memaksimalkan peran yang menunjang upaya pencegahan terjadinya karies gigi anak.
Copyrights © 2023