Ramadani, Sheila
Unknown Affiliation

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

SISTEMATIC LITERATUR REVIEW (SLR): TEACHING FACTORY DALAM MENINGKATKAN PELAYANAN KONSUMEN DAN KOMPETENSI SISWA DI SMK Darmawan, Ichwani; Ramadani, Sheila
Journal of Professional Education Vol. 14 No. 1 (2025): April
Publisher : Yayasan Pendidikan Perintis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini mengeksplorasi penerapan Teaching Factory (TEFA) dalam meningkatkan kompetensi siswa dan kualitas pelayanan konsumen di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) melalui pendekatan Systematic Literature Review (SLR). TEFA adalah model pembelajaran inovatif berbasis produksi atau jasa yang mengintegrasikan teori dengan praktik industri nyata. Hasil kajian menunjukkan bahwa TEFA secara signifikan meningkatkan keterampilan teknis (hardskills) siswa, seperti penguasaan alat dan prosedur kerja, serta keterampilan non-teknis (soft skills), seperti komunikasi, manajemen waktu, dan pemecahan masalah. Selain itu, model ini membantu siswa memberikan pelayanan konsumen yang lebih berkualitas, dengan sebagian besar pelanggan merasa puas hingga sangat puas terhadap hasil kerja siswa. Dibutuhkan kolaborasi erat antara SMK, industri, dan pemerintah dalam menyediakan pelatihan tenaga pengajar serta penguatan supervisi dan evaluasi program. Dengan pengembangan yang tepat, TEFA memiliki potensi besar untuk menjembatani kesenjangan antara pendidikan dan kebutuhan industri, mencetak lulusan yang kompeten, profesional, dan mampu memberikan pelayanan berkualitas sesuai tuntutan pasar kerja global
Penguatan Kompetensi Siswa Desain Komunikasi Visual Melalui Kunjungan Industri Ramadani, Sheila; Darmawan, Ichwani
Journal of Professional Education Vol. 14 No. 1 (2025): April
Publisher : Yayasan Pendidikan Perintis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kunjungan industri merupakan salah satu kegiatan rutin yang dilakukan oleh program keahlian Desain Komuniasi Visual (DKV). Program Keahlian Desain Komuniaksi Visual (DKV) SMKN Tutur melakukan kunjungan industri ke UB Media & Communication Malang untuk meningkatkan kompetensi siswa khususnya dalam bidang komunikasi. Penelitian ini membahas tentang pengaruh kegiatan kunjungan industri terhadap penguatan kompetensi siswa di sekolah menengah kejuruan (SMK) khususnya pada program keahlian Desain Komunikasi Visual (DKV). Kegiatan kunjungan industri memberikan pengalaman langsung kepada siswa tentang lingkungan kerja nyata, teknologi terbaru, serta praktik-praktik terbaik di industri. Melalui kunjungan ini, siswa dapat mengaitkan antara teori yang dipelajari di kelas dengan praktik langsung yang dilakukan di lapangan. Sehingga siswa dapat meningkatkan keterampilan teknis, wawasan profesional, serta mematangkan kesiapan kerja mereka. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kunjungan industri memberikan dampak positif yang signifikan terhadap pemahaman praktis dan pengembangan keterampilan vokasional siswa. Kegiatan ini juga memperkuat hubungan antara sekolah dan dunia usaha/dunia industri, sehingga menciptakan sinergi yang bermanfaat bagi kedua belah pihak.
Analysis of Challenges and Readiness for Competency Certification Testing in the DKV SMKN Tutur Vocational Program Ramadani, Sheila; Isnandar, Isnandar; Ichwanto, Muhammad Aris
Journal of Educational Sciences Vol. 10 No. 1 (2026): Journal of Educational Sciences
Publisher : FKIP - Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/jes.10.1.p.1560-1574

Abstract

Competency certification ensures vocational quality but encounters hurdles during curriculum shifts. This study analyzes the challenges and readiness of implementing competency certification in the Visual Communication Design (DKV) program at SMKN Tutur during its transition from Multimedia. Employing a descriptive qualitative case study, data were collected via interviews, observations, and documentation from the LSP Head, assessors, teachers, and students selected through purposive sampling. The analysis utilized an interactive model involving data condensation and verification. The results indicate that while the "Content Creator" scheme yielded a 97.2% graduation rate, critical challenges persist regarding limited equipment specifications, assessor unpreparedness for new standards, and instrument misalignment with the curriculum. It is concluded that optimal certification requires synchronizing assessment tools with industrial needs and upgrading human resource capacity, as current institutional support acts only as a temporary buffer against infrastructure deficits.