Hasil observasi pra tindakan, nilai klasikal kompetensi pedagogik guru dalam menyusun RPP sebesar 68,09 atau kriteria Cukup dengan rincian 18,18% atau ada 2 orang guru sudah kompeten, sedangkan yang tidak kompeten mencapai 81,82% atau 9 orang. Selain itu, masalah riil yang terjadi adalah semakin merosotnya karakter peserta didik, terutama rendahnya sopan santun. Untuk itu penulis memandang perlu untuk menyisipkan nilai nilai karakter dalam proses pembelajaran melalui RPP yang disusun oleh guru dalam semua mata pelajaran. Penulis memilih strategi pembinaan supervisi akademik dalam penelitian ini, karena kegiatan supervisi akademik memiliki kelebihan dalam memecahkan masalah yang dihadapi guru. Hasil Penelitian pada Siklus I, kompetensi guru dalam menyusun RPP berbasis PPK nilai rata-rata klasikal sebesar 78,36 yang termasuk dalam kategori Baik. Namun masih ada guru yang belum memahami pengimplementasian Penguatan Pendidikan Karakter dalam RPP, untuk itu dalam Siklus II diperbaiki dengan tindakan berupa supervisi akademik dengan bimbingan intensif secara langsung terhadap masing masing guru. Setelah diberikan tindakan siklus II, nilai klasikal komptensi guru dalam meyusun RPP berbasis PPK sebesar 87,36. Dengan demikian dapat dianalisis bahwa kompetensi guru dalam menyusun RPP berbasis Penguatan Pendidikan Karakter (PPK) melalui supervisi akademik dapat meningkatk.