Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Mendidik Dengan Hati Dan Ketauladanan Merupakan Wujud Pembentukan Karakter idris, Meity H.
Emanasi : Jurnal Ilmu Keislaman dan Sosial Vol 2 No 1 (2019): Jurnal Emanasi Volume 2 Edisi 1 Tahun 2019
Publisher : Asosiasi Dosen Peneliti Ilmu Keislaman dan Sosial

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (328.335 KB)

Abstract

Di era digital dan globalisasi ini banyak sekali para guru kewalahan menghadapi perilaku buruk peserta didiknya. Kondisi ini terkadang berdampak pada terjadinya pembiaran-pembiaran terhadap perilaku peserta didiknya. Akan tetapi bagi guru yang memiliki jiwa pendidik, berhati nurani dan memiliki kepedulian yang tinggi terhadap keberhasilan peserta didiknya, mereka tidak akan menyerah. Berbagai rintangan, hambatan dan tantangan yang dihadapi justru dijadikan peluang untuk menuju keberhasilan dan kemerdekaan bagi peserta didiknya. Jalan yang mereka tempuh adalah mendidik dengan hati. Hal ini dilakukan adalah dalam rangka mewujudkan generasi yang baik, bermoral dan berkarakter. Memang banyak tips dan cara untuk mendidik anak, ada yang dengan metode A ada juga yang menyarankan dengan metode B. Namun, dari setiap metode-metode yang ada, keteladanan adalah metode yang jitu dalam pendidikan anak-anak di keluarga dan di sekolah. Tulisan ini akan membahas fakta tentang, pentingnya keteladanan dalam pendidikan di rumah maupun di sekolah, dan bagaimana orang tua dan para guru agar mampu menjadi tauladan yang baik untuk anak-anak.
PARENTING : MENDIDIK ANAK JAMAN NOW Di Pulau Kelapa & Harapan, Kepulauan SERIBU Idris, Meity H.; ., Hasnida; ., Farida; Alif, M.Arfaini
Jurnal Pengabdian ADPIKS Vol 2 No 1 (2024): Vol 2 No 1 Tahun 2024
Publisher : Asosiasi Dosen Peneliti Ilmu Keislaman dan Sosial (ADPIKS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan bertujuan membuka ruang diskusi terbuka bagi para orang tua dan pendidik untuk menyampaikan gagasan serta perasaan terkait pola asah, asih dan asuh dalam proses tumbuh kembang anak usia dini. Metode pelaksanaan parenting, diawali dengan teknik paparan secara panel selama 45 menit dilanjutkan curah pendapat peserta dan berdiskusi selama 45 menit dengan jumlah peserta 35 para orang tua jenjang PAUD ditambah beberapa pendidik. Pengabdian kepada masyarakat (PkM) ini diinisiasi oleh Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah INSIDA yang bermitra dengan Suku Dinas Pendidikan Kabupaten Administrasi Kepulauan Seribu. Proses parenting berjalan sangat dinamis dengan interaksi dan partisipasi aktif hampir seluruh peserta. Diskusi dengan membahas topik “Mendidik anak jaman Now” merupakan hal yang sangat menarik dan bermanfaat bagi para orang tua dalam memahami proses pertumbuhan dan perkembangan anak, perubahan emosi, maupun cara berkomunikasi untuk mengendalikan perasaan anak dalam pola pengasuhan sehari-hari. Pasca kegiatan masih banyak orangtua yang melanjutkan diskusi terkait penggunaan gadget pada anak, jadi sangat direkomendasikan untuk melaksanakan kegiatan serupa secara periodik agar menjawab keingintahuan orang tua dalam mengeliminir dampak penggunaan gadget untuk membangun karakter anak.
Human-Centered Artificial Intelligence Model in Classroom Management in Early Childhood Islamic Education Study Programs Idris, Meity H.; Riza, Eva; Manfaatin, Eva; Chai, Som; Akhtar, Shazia
Al Irsyad: Jurnal Studi Islam Vol. 5 No. 1 (2026): Al Irsyad: Jurnal Studi Islam
Publisher : STAI Publisistik Thawalib Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54150/alirsyad.v5i1.967

Abstract

Digital transformation demands adaptive classroom management; however, the implementation of Artificial Intelligence in Islamic higher education has not yet been structured into a human-centered model that considers pedagogical, ethical, and humanistic values. This study aims to analyze the needs of digital classroom management and to formulate a contextual Human-Centered Artificial Intelligence model for Islamic higher education. The research employed a qualitative approach with conceptual development studies through interviews, classroom observations, academic documentation, and interpretive thematic data analysis. The findings suggest that classroom management is confronted with difficulties stemming from diverse student capabilities, fluctuations in learning engagement, and inadequate utilization of learning data. To mitigate these issues, a Human-Centered Artificial Intelligence Model was developed, incorporating learning analytics, adaptive recommendation systems, and humanistic pedagogical tenets grounded in Islamic educational principles. This model designates educators as the principal decision-makers, with AI functioning as a data-driven support system. The model's implementation could potentially augment learning efficacy, personalize the learning experience, and sustainably enhance the quality of pedagogical interactions. Consequently, the integration of Human-Centered Artificial Intelligence fortifies adaptive classroom management by harmonizing technology, humanistic values, and the strategic function of educators. This study offers a conceptual model of AI-driven classroom management that is humanistic, contextually relevant, and pertinent to Islamic higher education within the digital age.