Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Meningkatkan Keterampilan Proses Sains Siswa Pada Mata Pelajaran IPA Materi Gaya Melalui Penerapan Model Learning Cycle 7E Yasin
Journal Civics And Social Studies Vol. 2 No. 1 (2018): Jurnal Civicos Vol 2 No 1 Tahun 2018
Publisher : Institut Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31980/journalcss.v2i1.288

Abstract

Latar belakang masalah dari penelitian ini adalah hasil kajian dan pengamatan langsung di SD Negeri Menteng Dalam 05 Kecamatan Tebet Jakarta Selatan, hasil kajian dan pengamatan tersebut menunjukkan bahwa pembelajaran IPA masih menerapkan metode konvensional, yaitu pembelajaran pada umumnya disajikan secara verbal atau dengan cara mendikte sehingga membuat siswa pasif dan siswa tidak memiliki keterampilan IPA yaitu keterampilan proses sains siswa.Melihat latar belakang tersebut, maka penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: (1) perencanaan pembelajaran model Learning Cycle 7E di kelas V SD Negeri Menteng Dalam 05 Kecamatan Tebet Jakarta Selatan, (2) pelaksanaan pembelajaran model Learning Cycle 7E di kelas V SD Negeri Menteng Dalam 05 Kecamatan Tebet Jakarta Selatan, (3) peningkatan keterampilan proses sains siswa dengan menerapkan model Learning Cycle 7E di kelas V SD Negeri Menteng Dalam 05 Kecamatan Tebet Jakarta Selatan. Penelitian ini dilaksanakan dengan menggunakan metode penelitian tindakan kelas model Kemmis dan Mc. Taggart dengan tiga siklus atau putaran kegiatan. Subjek penelitian ini adalah kelas V SD Negeri Menteng Dalam 05 Kecamatan Tebet Jakarta Selatan yang berjumlah 26 siswa. Hasil penelitian dengan menerapkan model Learning Cycle 7E menunjukkan bahwa dengan menerapkan model Learning Cycle 7E keterampilan proses sains dapat meningkat, hal ini dapat dilihat dari analisis setiap siklusnya, yaitu pada siklus I keterampilan proses masih dalam kategori sangat kurang terampil, kemudian pada siklus II ada pada kategori kurang terampil dan siklus III ada pada kategori cukup terampil dan terampil. Keterampilan proses sains yang diukur dalam penelitian ini adalah merencanakan percobaan, menafsirkan hasil pengamatan dan menarik kesimpulan serta berkomunikasi. Berdasarkan hasil penelitian tersebut direkomendasikan kepada para guru untuk menerapkan model Learning Cycle 7E agar keterampilan proses sains dapat meningkat dengan menerapkan metode yang bervariasi.
Karakter Agronomi dan Daya Hasil Beberapa Calon Varietas Jagung Hibrida Oky; Yasin; Hanafi
Journal Agroecotech Indonesia (JAI) Vol. 3 No. 2 (2024): Juli
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Islam Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59638/jai.v3i2.100

Abstract

Jagung merupakan komoditas pangan yang dikenal luas oleh berbagai negara di dunia dan segi pemanfaatannya, jagung digunakan sebagai bahan pokok di banyak wilayah, secara luas digunakan sebagai pakan ternak dan saat ini menjadi penting sebagai bahan baku industri untuk produksi biofuel, senyawa kimia, pseudo-plastik, dan bahan lainnya. Penelitian untuk mengetahui keragaan karakter agronomis dan potensi hasil beberapa calon varietas jagung hibrida yang berlangsung selama empat bulan yaitu Maret sampai Juni 2022. Dilaksanakan dalam bentuk percobaan Rancangan Kelompok tiga ulangan dengan tujuh materi uji calon varietas dan tiga kontrol yaitu Prime 1, Prime 2, Prime 3, Prime 4, Prime 5, Prime 6, Prime 7, NK6172, PAC789 dan Pertiwi. Hasil menunjukan bahwa calon varietas Prime 6 merupakan materi genetik yang memiliki karakter agronomis ideal dan dapat dijadikan varietas hibrida unggulan dan komersial. Potensi hasil dari tujuh varietas yang diuji berkisar 5.51 – 8.05 ton/ha, dan hasil tertinggi diperolah pada jagung Hibrida Prime3, tidak berbeda nyata dengan hibrida cek PAC789
Dampak Game Online pada Peserta Didik: Studi Kasus Kelas IV SD Negeri Bojong 02 Kecamatan Jatibarang Kabupaten Brebes Maulia Mitha Utomo; Yasin; Didik Tri Setiyoko
Attractive : Innovative Education Journal Vol. 6 No. 3 (2024): Attractive : Innovative Education Journal
Publisher : CV. Creative Tugu Pena

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51278/aj.v6i3.1442

Abstract

Online games are games that can be accessed by many players where the machines used by the players are connected by a network. Generally, the network used to play is the Internet. The rise of online games has caused players to become addicted to these games. The addiction phase of playing games is a situation where it is very difficult for a player to escape from the game, so that the learning activities of children and teenagers are disrupted. This research aims to describe the influence of playing online games on learning activities in grade IV school-aged children at SDN Bojong 02, Jatibarang District, Brebes Regency. The method in this research uses a qualitative approach with a sample of 12 people. It can be seen that the learning activities of children who do not play online games are better than children whose activities play online games because it can be seen from the daily activities they do at home and at school that it can influence their learning activities so that they need supervision and control from parents and teachers to be able to provide direction. or understanding the dangers of online game addiction so that they can be responsible as students whose job is only to study, not to play online games. The influence of playing online games on learning activities in grade IV (Four) school age children at SDN Bojong 02, Jatibarang District, Brebes Regency. For further researchers, it can be developed into research on the influence of playing online games on changes in sleep patterns in teenagers