Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PELESTARIAN GEDUNG KESENIAN SOCIETEIT DE HARMONIE BERDASARKAN KRITERIA CAGAR BUDAYA Nursyam Nursyam; Andi Hildayanti
Journal Peqguruang: Conference Series Vol 5, No 1 (2023): Vol 5, No 1 (2023): Peqguruang, Volume 5, No.1, Mei 2023
Publisher : Universitas Al Asyariah Mandar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35329/jp.v5i1.3954

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memberikan gambaran upaya pelestarian Gedung Kesenian Societeit de Harmonie berdasarkan analisis kriteria bangunan cagar budaya, dan solusi dalam menghidupkan kembali fungsi dan keberadaan gedung kesenian sebagai salah satu artefak kota Makassar. Melalui metode penelitian grounded theory yang merupakan metode penelitian kualitatif yang menggunakan suatu prosedur sistematik untuk mengembangkan suatu fenomena yang terjadi. Dalam hal ini, tolak ukur analisis yang digunakan berdasarkan kriteria bangunan cagar budaya yang dikemukan oleh Haryoto Kunto, yaitu: Berusia 50 tahun atau lebih, Mewakili masa gaya, Memiliki arti khusus, serta Memiliki nilai budaya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat beberapa permasalahan fisik dan sosial yang terjadi di Gedung kesenian ini namun gedung ini memiliki nilai histori dan dipatenkan sebagai bangunan cagar budaya sehingga perlu dilakukan upaya pelestarian bangunan. Berdasarkan kondisi bangunan dan lingkungan yang diperoleh, ditentukan bentuk pelestarian yang sesuai antara lain rekonstruksi, preservasi, adaptasi maupun revitalisasi.
PERSEPSI HUKUM JUAL BELI MELALUI APLIKASI E-COMMERCE DI MASA PANDEMI COVID-19 BERDASARKAN PERSPEKTIF ISLAM M Sya’Rani Machrizzandi; Muhammad Muzani Zulmaizar; Andi Hildayanti
Journal Peqguruang: Conference Series Vol 4, No 1 (2022): Peqguruang, Volume 4, No.1, Mei 2022
Publisher : Universitas Al Asyariah Mandar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35329/jp.v4i1.3019

Abstract

Transaksi jual beli melalui aplikasi e-commerce semakin pesat di masa pandemi COVID-19. Sebagian besar toko konvensional memperluas pemasarannya secara digital. Sehingga masyarakat dituntut untuk mampu beradaptasi dengan teknologi digital karena kebutuhan masyarakat diperdagangkan di aplikasi digital. E-commerce dapat membantu perekonomian Indonesia di masa pandemi, dimana terjadi peningkatan jumlah kunjungan konsumen ke situs atau aplikasi e-commerce di masa pandemi COVID-19. Konsumen diyakini lebih nyaman melakukan aktivitas belanja online karena dinilai lebih praktis dan efektif, baik dari segi biaya, tenaga, maupun waktu. Penguatan ekonomi dapat dilakukan melalui pertumbuhan e-commerce sebagai sarana atau wadah bagi para pengusaha mikro kecil. Penelitian ini bertujuan meninjau pandangan Islam tentang jual beli melalui e-commerce. Jual beli merupakan salah satu jenis mu'amalah yang diatur dalam Islam. Dengan menggunakan metode studi kasus, penelitian ini akan melihat persepsi Hukum Jual Beli Melalui Aplikasi E-Commerce Di Masa Pandemi COVID-19Berdasarkan Perspektif Islam. Dengan melibatkan 30 responden untuk menguatkan kajian pandangan masyarakat terhadap system jual beli online. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada dasarnya hukum jual beli online sama seperti jual beli dan akad As-Salam yaitu diperbolehkan dalam agama Islam.