Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pengukuran aktivitas antioksidan ekstrak etanol buah matoa (Pometia pinnata) dengan metode DPPH (2,2-difenil-1,1-pikrilhidrazil) Sulistiani, Sulistiani; Leswana, Nurillahi Febria; Linden, Susana
Pharmasipha : Pharmaceutical Journal of Islamic Pharmacy Vol. 8 No. 2 (2024): September
Publisher : University Of Darussalam Gontor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21111/pharmasipha.v8i2.10634

Abstract

Tanaman matoa dimanfaatkan oleh Bangsa Asia (Indonesia dan Malaysia) sebagai salah satu obat tradisional yang diketahui mengandung senyawa kimia berupa flavonoid, tanin, dan saponin. Berdasarkan latar belakang tersebut, rumusan masalah dalam penelitian ini yaitu bagaimana aktivitas antioksidan dari ekstrak etanol buah matoa (Pometia pinnata). Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui aktivitas antioksidan ekstrak etanol buah matoa (Pometia pinnata) dengan metode DPPH. Penelitian ini dilakukan pada bulan Juni-Juli 2023. Aktivitas antioksidan ekstrak buah matoa dianalisis menggunakan alat spektrofotometri UV-Vis pada panjang gelombang 517 nm. Hasil penelitian yang diperoleh menunjukkan nilai IC50 ekstrak buah matoa sebesar 181,551 ppm sedangkan larutan pembanding vitamin C sebesar 5,807 ppm. Nilai IC50 tersebut dapat ditentukan bahwa ekstrak etanol buah matoa merupakan antioksidan yang bersifat lemah.   Kata Kunci: Buah matoa, DPPH, antioksidan, Pometia pinnata
PENETAPAN KADAR FLAVONOID PADA EKSTRAK ETANOL DAUN PANDAN WANGI (Pandanus amaryllifolius Roxb.) DENGAN METODE SPKETROFOTOMETRI UV-VIS Bua, Tin Sanda Liling; Linden, Susana; Leswana, Nurillahi Febria
Jurnal Kefarmasian Akfarindo Vol 10 No 1 (2025)
Publisher : Akademi Farmasi Indonesia Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37089/jofar.v10i1.253

Abstract

Daun pandan wangi (Pandanus amaryllifolius Roxb.) merupakan tumbuhan yang sejak dahulu digunakan sebagai obat tradisional. Daun pandan wangi memiliki senyawa metabolit sekunder yaitu alkaloid, flavonoid, tanin, polifenol, dan zat warna. Tujuan dari penelitian ini, yaitu untuk mengetahui kadar flavonoid ekstrak etanol daun pandan wangi dengan metode spektrofotometri UV-Vis. Tahapan penelitian diawali dengan pengumpulan sampel dan determinasi tumbuhan, pembuatan simplisia, pembuatan ekstrak etanol simplisia dengan metode maserasi menggunakan pelarut etanol 70%, skrining fitokimia dan penetapan kadar flavonoid dengan metode spektrofotometri UV-Vis dengan baku pembanding kuersetin. Data dianalisis secara deskriptif. Diperoleh hasil rendemen ekstrak etanol daun pandan wangi 16,29%, penetapan kadar air pada ekstrak kental 12%, dan kadar flavonoid pada panjang gelombang 432 nm 2,3979% ± 0,227.
ANALISIS KANDUNGAN ZAT WARNA METHANYL YELLOW PADA TAHU KUNING YANG BEREDAR DI KECAMATAN SAMARINDA ULU DENGAN METODE SPEKTROFOTOMETRI UV-VISIBLE Cristina, Atika; Linden, Susana; Leswana, Nurillahi Febria
Jurnal Farmasi Etam (JFE) Vol 4 No 2 (2024): Desember
Publisher : Unit Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (UPPM) STIKES Dirgahayu Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52841/jfe.v4i2.819

Abstract

Research on methanyl yellow dye in yellow tofu was carried out to determine the presence or absence of methanyl yellow and to determine the levels of methanyl yellow in yellow tofu samples circulating on the market in Samarinda Ulu sub- district by Thin Layer Chromatography and UV-Vis Spectrophotometry. This study began with a TLC test on 10 samples of yellow tofu so that the results obtained after the test obtained a standard Rf value of 0.946 while in the 10 samples of yellow tofu, the presence of methanyl yellow dye was not identified. In the UV-Vis Spectrophotometry test, the maximum wavelength was 422 nm with an absorbance of 0.279, which is still within the standard range for the maximum wavelength of methanyl yellow, namely 390-450 nm. The standard curve equation results obtained are y = 0.1062x – 0.0719 with a correlation coefficient (r) of 0.9989, this indicates that the correlation is very strong if the R2 value obtained is above 0.9 but less than 1.0. The UV-Vis spectrophotometry method was also carried out on 10 samples of yellow tofu although it had been tested using the thin layer chromatography method and did not identify the presence of methanyl yellow dye. The aim was to see the wavelength produced by each sample along with its absorbance value.