Claim Missing Document
Check
Articles

Found 35 Documents
Search

RANCANG BANGUN APLIKASI PENGARSIPAN INTERNAL BERBASIS WEB DENGAN METODE RAPID APPLICATION DEVELOPMENT STUDI KASUS SUDIN PERPUSTAKAAN DAN KEARSIPAN KOTA ADMINISTRASI JAKARTA SELATAN Eriek Orlando; Diyah Ruri Irawati; Saepul Lukman
Prosiding Seminar SeNTIK Vol. 5 No. 1 (2021): Prosiding SeNTIK 2021
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bidang kearsipan pada kegiatan pembuatan daftar berkas arsip masih menggunakan cara konvensional, data daftar berkas arsip tidak luput dari manipulasi atau dihilangkan, Oleh karena itu perlu adanya Aplikasi Web yang dibuat untuk menjaga data arsip supaya menjamin data tersebut dari orang yang tidak memliki hak untuk mengaksesnya. Oleh sebab itu, penggambaran pada penelitian ini menggunakan metode Rapid Application Development yang mana membuat rancang bangun aplikasi pengarsipan internal yang mengedepankan keamanan dan efisiensi data agar nantinya data daftar berkas pengarsip yang dibuat terjamin keabsahan bagi pengguna datanya.
PENGEMBANGAN SISTEM INFORMASI PEMBELIAN BAHAN BAKU DAN PENENTUAN HARGA POKOK PRODUKSI PENGOLAHAN KOPI MENGGUNAKAN METODE FULL COSTING BERBASIS WEB MOBILE Eriek Orlando; Diyah Ruri Irawati; Saepul Lukman
Prosiding Seminar SeNTIK Vol. 7 No. 1 (2023): Prosiding SeNTIK 2023
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengembangkan sebuah sistem informasi yang memfasilitasi proses pembelian bahan baku dan penentuan harga pokok produksi dalam pengolahan kopi menggunakan metode full costing. Sistem ini dirancang berbasis web mobile untuk mempermudah aksesibilitas dan fleksibilitas pengguna. Dalam penelitian ini, akan dilakukan analisis kebutuhan pengguna yang terkait dengan pembelian bahan baku dan perhitungan harga pokok produksi pengolahan kopi. Selanjutnya, akan dikembangkan sebuah aplikasi berbasis web mobile yang mengintegrasikan fitur-fitur yang diperlukan, seperti manajemen inventaris bahan baku, pemesanan dan pengiriman bahan baku, serta perhitungan harga pokok produksi. Metode full costing akan diterapkan dalam perhitungan harga pokok produksi untuk memastikan semua komponen biaya yang terkait dengan pengolahan kopi, seperti bahan baku, tenaga kerja, biaya overhead pabrik, dan lainnya, diperhitungkan secara akurat. Hal ini akan memberikan informasi yang lebih transparan dan akurat dalam menentukan harga jual produk. Sistem ini juga akan memanfaatkan teknologi berbasis web mobile, sehingga dapat diakses melalui perangkat mobile seperti smartphone atau tablet. Pengguna akan dapat mengakses informasi pembelian bahan baku, melacak status pesanan, memantau persediaan bahan baku, serta menghitung harga pokok produksi di mana saja dan kapan saja
Perancangan dan Implementasi Sistem Manajemen Inventaris dengan Model Fountain di GPIB Jurang Mangu Yudi Irawan Chandra; Diyah Ruri Irawati; Marti Riastuti
IKRA-ITH Informatika : Jurnal Komputer dan Informatika Vol. 9 No. 3 (2025): IKRAITH-INFORMATIKA Vol 9 No 3 November 2025
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Persada Indonesia YAI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37817/ikraith-informatika.v9i3.5688

Abstract

Manajemen inventaris merupakan salah satu aspek penting dalam menunjangefektivitas pengelolaan aset pada organisasi maupun lembaga. GPIB Jurang Mangumenghadapi kendala dalam pencatatan dan pelaporan inventaris karena masihmenggunakan metode manual, sehingga sering terjadi keterlambatan, redundansi data, danrisiko kehilangan informasi. Permasalahan ini berdampak pada efisiensi administrasi sertaakurasi dalam pengambilan keputusan terkait pengelolaan aset. Untuk mengatasi haltersebut, diperlukan sistem informasi yang mampu mendukung pencatatan, penyimpanan,dan pelacakan inventaris secara lebih terstruktur dan terintegrasi. Penelitian ini membahasperancangan dan implementasi sistem manajemen inventaris dengan menggunakan modelFountain. Model ini dipilih karena mendukung pengembangan perangkat lunak secarabertahap dan fleksibel, sehingga memungkinkan penyesuaian sesuai kebutuhan pengguna.Batasan penelitian difokuskan pada pengelolaan data inventaris berupa pencatatan barangmasuk, barang keluar, stok, serta penyusunan laporan inventaris, tanpa mencakup aspekkeuangan maupun distribusi eksternal. Tujuan dari penelitian ini adalah menghasilkansistem yang mampu mempermudah proses administrasi inventaris, meningkatkan akurasidata, serta mempercepat pembuatan laporan pada GPIB Jurang Mangu. Hasil implementasimenunjukkan bahwa sistem yang dibangun dapat membantu pengguna dalam melakukanpencatatan inventaris secara digital, meminimalisasi duplikasi data, serta menghasilkanlaporan secara otomatis. Pengujian sistem dengan metode blackbox menunjukkan seluruhfungsi berjalan sesuai kebutuhan, sedangkan uji coba pengguna memberikan respon positifterhadap kemudahan penggunaan dan peningkatan efisiensi kerja. Dengan demikian,sistem ini dapat menjadi solusi efektif dalam mendukung manajemen inventaris di GPIBJurang Mangu serta berpotensi untuk dikembangkan lebih lanjut pada lingkup organisasisejenis..Kata kunci : manajemen inventaris, sistem informasi, model Fountain, GPIB Jurang Mangu,web
Rancang Bangun Aplikasi Pengenalan Sejarah dan Budaya Betawi Menggunakan Metode Incremental Berbasis Web Yudi Irawan Chandra; Diyah Ruri Irawati; Kokoy Rokoyah
Jurnal Esensi Infokom : Jurnal Esensi Sistem Informasi dan Sistem Komputer Vol 5 No 2 (2021)
Publisher : Institut Bisnis Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55886/infokom.v5i2.282

Abstract

Suku Betawi adalah suku bangsa di Indonesia yang mayoritas penduduknya tinggal di kota Jakarta, mereka adalah penduduk yang telah tinggal di Batavia (nama kolonial Jakarta) sejak abad ke-17. Beberapa pihak berpendapat bahwa Suku Betawi merupakan hasil perkawinan antar suku dan bangsa di masa lalu. Dan secara biologis, mereka yang mengaku sebagai anak Betawi asli adalah keturunan darah campuran berbagai suku dan bangsa yang dibawa oleh Belanda ke Batavia. Pengakuan keberadaan orang Betawi sebagai suatu suku bangsa dan sebagai kesatuan sosial politik dalam lingkup yang lebih luas, yaitu Hindia Belanda, baru muncul pada tahun 1923, pada saat Husni Thamrin adalah seorang tokoh masyarakat Betawi yang mendirikan Pemoeda. Kaoem Betawi. Saat itu, semua orang Betawi menyadari bahwa mereka adalah satu kelompok, yaitu orang Betawi. Makalah ini menyajikan pembahasan tentang penerapan website yang merupakan salah satu wujud dari pesatnya perkembangan teknologi informasi saat ini. Dalam makalah ini dibahas tentang pembuatan aplikasi website untuk mengenalkan sejarah budaya Betawi pada zaman dahulu. Dalam aplikasi website ini telah dirangkum pembahasan tentang sejarah budaya Betawi di Indonesia yang dapat menarik minat pengguna aplikasi website, untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya melestarikan budaya Betawi di Indonesia dan untuk mengetahui lebih banyak tentang sejarah budaya Betawi dan Kesenian Betawi yang mungkin tidak banyak tersedia. Yang tahu, setelah sebelumnya generasi muda sekarang lebih cenderung memperhatikan budaya asing yang dianggap lebih menarik atau lebih modern, oleh karena itu aplikasi ini disertai dengan gambar kehidupan budaya Betawi pada zaman dahulu. Pengembangan aplikasi menggunakan metode Incremental, yaitu model pengembangan perangkat lunak dimana produk dirancang, diimplementasikan, dan diuji secara bertahap hingga produk selesai dibuat. Model ini menggabungkan elemen model air terjun dengan filosofi iteratif prototyping.
Implementasi Model DevOps untuk Meningkatkan Efisiensi Pengembangan Aplikasi Pemesanan Sembako Online Berbasis Web Yudi Irawan Chandra; Diyah Ruri Irawati; Marti Riastuti
Jurnal Esensi Infokom : Jurnal Esensi Sistem Informasi dan Sistem Komputer Vol 10 No 1 (2026)
Publisher : Institut Bisnis Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55886/infokom.v10i1.461

Abstract

Pemanfaatan teknologi dalam industri distribusi sembako semakin berkembang seiring dengan meningkatnya kebutuhan akan kemudahan dalam melakukan transaksi secara online. Aplikasi pemesanan sembako online berbasis web merupakan solusi yang efektif untuk mempermudah konsumen dalam mendapatkan bahan pangan yang dibutuhkan. Namun, pengembangan aplikasi semacam ini sering kali menghadapi tantangan dalam hal efisiensi, kualitas, dan kecepatan dalam penyelesaian proyek. Model DevOps menawarkan pendekatan yang dapat meningkatkan kolaborasi antara tim pengembang dan tim operasional untuk mempercepat siklus pengembangan perangkat lunak serta memastikan kualitas yang lebih baik. Penelitian ini bertujuan untuk mengimplementasikan model DevOps dalam pengembangan aplikasi pemesanan sembako online berbasis web guna meningkatkan efisiensi pengembangan perangkat lunak. DevOps mengintegrasikan pengembangan perangkat lunak dengan otomatisasi pengujian dan deployment, yang memungkinkan siklus pengembangan yang lebih cepat dan mengurangi kemungkinan kesalahan dalam produksi. Dalam penelitian ini, pengujian aplikasi dilakukan menggunakan metode black-box testing, yang fokus pada pengujian fungsionalitas aplikasi tanpa melihat kode sumbernya. Hasil dari implementasi model DevOps menunjukkan peningkatan efisiensi dalam pengembangan aplikasi, yang tercermin dari waktu pengembangan yang lebih singkat dan pengurangan bug pada versi produksi. Selain itu, pengujian dengan metode Blackbox menunjukkan bahwa aplikasi dapat berjalan sesuai dengan yang diharapkan, dengan semua fitur yang diuji berfungsi dengan baik tanpa adanya kesalahan yang signifikan. Dengan demikian, penelitian ini menyimpulkan bahwa penerapan model DevOps pada pengembangan aplikasi pemesanan sembako online berbasis web dapat meningkatkan efisiensi dan kualitas pengembangan perangkat lunak secara signifikan