Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

ANALISIS BIAYA MANFAAT UASAHA NELAYAN TRADISIONAL DI KECAMATAN TABUKAN SELATAN KABUPATEN KEPULAUAN SANGIHE Kekenusa, Agung; Rotinsulu, Debby Ch; Tolosang, Krest D
Jurnal Berkala Ilmiah Efisiensi Vol 20, No 03 (2020)
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk  menganalisa serta mengetahui apakah usaha nelayan tradisional di Kecamatan tabukan selatan Kabupaten Kepulauan Sangihe secara finansial menguntungkan dan layak untuk di jadikan sebagai mata pencaharian. Penelitian ini di laksanakan di Kecamatan Tabukan Selatan Kabupaten Kepulauan Sangihe. Penelitian di buat dengan menggunakan data Primer (data yang di ambil langsung dari Responden) yang dalam penelitian adalah nelayan tradisional yang berada di Kecamatan Tabukan Selatan Kabupaten Kepulauan Sangihe. Dari hasil penelitian dengan melihat Perbandingan antara banyaknya biaya (TC) dengan banyaknya penerimaan (TR) dari hasil usaha nelayan maka secara finansial (R/C ratio) usaha Nelayan tradisional di Kabupaten Kepulauan Sangihe layak untuk di jadikan sebagai mata pencaharian. Rekomendasi dari penelitian ini untuk pemerintah agar dapat membantu dalam aspek permodalan dan kestabilan harga jual agar mennigkatakan pendapatan dan kesejahtraan Nelayan tradisional.
Pelatihan Dan Pendampingan Bagi Petani Pisang Goroho Menuju Digital Farm Untuk Memperkuat Inovasi Dan Pemasaran Produk Di Desa Rumoong Atas: Training and Mentoring for Goroho Banana Farmers Towards a Digital Farm to Strengthen Product Innovation and Marketing in Rumoong Atas Village Tolosang, Krest D; Rorong, Ita Pingkan F; Sari, Greydi Normala; Lumi, Angela N.M
Vivabio: Jurnal Pengabdian Multidisiplin Vol. 7 No. 2 (2025): VIVABIO: Jurnal Pengabdian Multidisiplin
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35799/vivabio.v7i2.65280

Abstract

The Digital Farm Program for Goroho Banana Farmers in Rumoong Atas Village is an innovative initiative designed to integrate digital technology into agricultural production, management, and marketing processes. By utilizing social media, e-commerce, and other digital applications, farmers are expected to expand market access, improve operational efficiency, and reduce dependency on intermediaries. However, the implementation of digitalization faces challenges such as limited access to technology and low digital literacy among farmers. Therefore, this Training and Mentoring Program on Digital Farming was conducted to enhance farmers’ capacity in utilizing digital tools effectively. ABSTRAK Program Digital Farm untuk Petani Pisang Goroho di Desa Rumoong Atas merupakan inisiatif inovatif yang bertujuan untuk mengintegrasikan teknologi digital dalam proses produksi, manajemen, dan pemasaran hasil pertanian. Melalui penerapan media sosial, e-commerce, serta berbagai aplikasi digital, petani diharapkan dapat memperluas akses pasar, meningkatkan efisiensi usaha, dan mengurangi ketergantungan pada perantara. Namun, implementasi digitalisasi dihadapkan pada kendala seperti keterbatasan akses terhadap teknologi dan rendahnya literasi digital petani. Oleh karena itu, kegiatan Pelatihan dan Pendampingan Digital Farm dilaksanakan untuk meningkatkan kemampuan petani dalam memanfaatkan teknologi secara optimal. Metode yang digunakan meliputi penyuluhan, pelatihan, dan pendampingan langsung dalam pengelolaan usaha berbasis digital. Target kegiatan ini adalah meningkatkan keterampilan digital petani, memperluas jaringan pemasaran, serta mendorong inovasi produk berbasis olahan pisang Goroho. Luaran yang dihasilkan mencakup publikasi artikel ilmiah pada jurnal pengabdian masyarakat ber-ISSN, peningkatan daya saing dan nilai tambah produk pertanian, penerapan iptek dalam manajemen usaha, serta publikasi media dan video edukatif di platform YouTube. Melalui kegiatan ini diharapkan kesejahteraan petani meningkat dan sektor pertanian di Desa Rumoong Atas berkembang menuju pertanian digital yang berkelanjutan.                  The program applied methods of education, training, and direct mentoring in managing digital-based agribusinesses. The main objectives are to strengthen farmers’ digital skills, expand product marketing networks, and foster innovation in Goroho banana-based products. The expected outputs include a scientific article published in an accredited community service journal (ISSN), improved competitiveness and value-added agricultural products, technology-based management practices, and dissemination through mass media and educational videos on YouTube. This program is expected to improve farmers’ welfare and promote the development of a sustainable digital agriculture system in Rumoong Atas Village.   Keywords: digital farm, product development, marketing innovation, digital literacy
Strategi Pengembangan UMKM yang Berkelanjutan Untuk Menghadapi Perubahan Selera Konsumen Dengan Cepat (Fenomena Fomo) Di Kota Manado Dalam Mendorong Pertumbuhan Ekonomi Lokal Putri, Syafah Pradita Dwi; Rorong, Ita Pingkan F; Tolosang, Krest D
Jurnal Berkala Ilmiah Efisiensi Vol. 26 No. 1 (2026): Jurnal Berkalah Ilmiah Efisiensi
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memiliki peran penting dalam pertumbuhan ekonomi daerah, khususnya di Kota Manado. Namun, dinamika perubahan selera konsumen yang semakin cepat, terutama akibat fenomena fear of missing out (FOMO), menuntut pelaku UMKM untuk mampu beradaptasi dengan strategi yang tepat agar dapat bertahan dan berkembang secara berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor internal dan eksternal yang memengaruhi UMKM di Kota Manado serta merumuskan strategi pengembangan berkelanjutan guna menghadapi perubahan selera konsumen. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode analisis deskriptif. Data primer diperoleh melalui wawancara dengan 25 informan yang terdiri dari pelaku UMKM, konsumen, dan pemangku kepentingan terkait. Data sekunder diperoleh dari laporan dinas terkait, publikasi BPS, serta literatur pendukung. Teknik analisis data menggunakan model SWOT dengan penyusunan IFAS dan EFAS untuk mengidentifikasi kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman yang dihadapi UMKM. Berdasarkan hasil analisis SWOT, strategi pengembangan yang relevan adalah strategi agresif (growth oriented strategy) yang menekankan pada pemanfaatan peluang eksternal dengan mengoptimalkan kekuatan internal. Kata Kunci: UMKM, strategi pengembangan, SWOT, pertumbuhan ekonomi lokal, FOMO