Arrafi, Muhamad Faiz
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Pertumbuhan Ekonomi di Jawa Tengah: Pendekatan Metode LSDVC Arrafi, Muhamad Faiz; Mukhsinun, Mukhsinun; Al Faqih, Nur Iman Hakim
AKSES: Jurnal Ekonomi dan Bisnis Vol 19, No 1 (2024): AKSES: JURNAL EKONOMI DAN BISNIS
Publisher : Universitas Wahid Hasyim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31942/akses.v19i1.11891

Abstract

This study analyses the effect of human development index, inflation, unemployment and district/city minimum wage on gross regional domestic product (GDP) using the Least Squares Dummy Variable Corrected (LSDVC) approach. Using annual panel data from 35 districts and cities in Central Java province for the period 20016-2021. The empirical results show that the variables of human development index and district / city minimum wage have a positive effect on GRDP, indicating that a higher human development index and district / city minimum wage can increase economic growth. In addition, the inflation variable has no effect on GRDP and the unemployment variable has a negative effect, increasing unemployment can reduce the rate of economic growth. These results provide implications for policy makers to understand the factors that influence economic growth in improving regional development.Keyword: HDI, Inflation, Unemployment, district minimum wage, GRDP, LSDVC AbstrakPenelitian ini menganalisis pengaruh indeks pembangunan manusia, inflasi, pengangguran dan upah minimum kabupaten/kota terhadap produk domestik regional bruto (pdrb) dengan menggunakan pendekatan Least Squares Dummy Variable Corrected (LSDVC). Menggunakan data panel tahunan dari 35 kabupaten dan kota di provinsi jawa tengah selama periode 20016-2021. Hasil empiris menunjukan bahwa variabel indeks pembangunan manusia dan upah minimum kabupaten/kota berpengaruh positif terhadap PDRB, menunjukan bahwa indeks pembangunan manusia dan upah minimum kabupaten/kota yang lebih tinggi mampu meningkatkan pertumbuhan ekonomi. Selain itu, variabel inflasi tidak berpengaruh terhadap PDRB dan variabel pengangguran berpengaruh negatif, pengangguran yang meningkat mampu menurunkan laju pertumbuhan ekonomi. Hasil ini memberikan implikasi bagi pembuat kebijakan untuk memahami faktor-faktor yang mempengaruhi pertumbuhan ekonomi dalam meningkatkan pembangunan daerah. Kata kunci: IPM, Inflasi, Pengangguran, UMK, PDRB, LSDVC.
Analisis Pengaruh Indeks Pembangunan Manusia, Inflasi dan Upah Minimum Kabupaten Terhadap Tingkat Pengangguran di Regional Eks Karesidenan Banyumas Periode 2016-2024 Arrafi, Muhamad Faiz
AKSES: Jurnal Ekonomi dan Bisnis Vol. 20 No. 2 (2025): AKSES: JURNAL EKONOMI DAN BISNIS
Publisher : Universitas Wahid Hasyim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31942/akses.v20i2.14902

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Indeks Pembangunan Manusia (IPM), Inflasi, dan Upah Minimum Kabupaten (UMK) terhadap Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) di wilayah Eks Karesidenan Banyumas selama periode 2016-2024. Melalui analisis regresi data panel dan serangkaian uji seperti Chow, Hausman, dan Lagrange Multiplier, Random Effect Model (REM) terpilih sebagai model terbaik untuk estimasi. Analisis regresi menunjukkan bahwa IPM berpengaruh negatif dan signifikan terhadap tingkat pengangguran (Prob. 0,0000 < 0,05). Hal ini menunjukkan peningkatan kualitas sumber daya manusia dapat menurunkan pengangguran. Sebaliknya, PDRB dan UMK berpengaruh positif dan signifikan terhadap pengangguran, dengan nilai Prob. masing-masing 0,0000 < 0,05 dan 0,0158 < 0,05. Pengaruh positif PDRB mengindikasikan adanya "jobless growth" atau ketidaksesuaian keterampilan, sedangkan pengaruh positif UMK menunjukkan potensi beban biaya tenaga kerja yang dapat menghambat penciptaan lapangan kerja. Sementara itu, inflasi tidak memiliki pengaruh signifikan terhadap pengangguran