Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Sciscitatio : Journal for Biological Science

Community Perception Surrounding Riung National Park to the Conservation of Komodo Dragon Blegur, Willem Amu; Djohan, Tjut Sugandawati; Ritohardoyo, Su
SCISCITATIO Vol 1 No 2 (2020): Volume 1, Number 2, July 2020
Publisher : Universitas Kristen Duta Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21460/sciscitatio.2020.12.29

Abstract

People on Benteng Tengah, Nangamese and Latung have been living in Flores Island and smaller island nearby Flores, like Ontoloe, long before the establishment of national park. In 1992 and 1996, the government established Nature Conservation of Wolo Tado, Nature Conservation of Riung and Marine Nature Conservation of 17 Pulau. This decision led to government’s policy to prohibit the opening of land by burning. Local people used to open a land for agricultural purpose by setting a fire in order to regenerate the savanna to promoting the growth of young grass leaves. People use young grass to feed their cattle. This prohibition causes the people had to herd their cattle far from they live. As the consequence, threat from Komodo (Varanus komodoensis) to attack cattle is increased and people consider Komodo as pest that has to be terminated. This research aimed to study people’s knowledge about Komodo status as endangered species and its implication. Data were collected from people who lives in Benteng Tengah, Nangamese, and Latung, Regency of Ngada, East Nusa Tenggara. Data were obtained from respondents using interviews and questionnaires. Perception of local people who lives in Benteng Tengah (93%), Nangamese (93%) and Latung (100%) showed that people are aware about Komodo’s habitat vegetation. Good perception on Komodo and habitat vegetation will maintain komodo sustainability.
Analisis Kualitas Fisika dan Kimia Pada Air Sumur Gali di Kecamatan Kota Atambua Nusa Tenggara Timur Blegur, Willem Amu; Binsasi, Yeremias; Fallo, Gergonius; Santos, Monika Dos
SCISCITATIO Vol. 5 No. 2 (2024): Volume 5 Number 2, January 2024 (Online First)
Publisher : Universitas Kristen Duta Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21460/sciscitatio.2024.52.185

Abstract

Air merupakan sumber daya penting bagi kehidupan di bumi, termasuk untuk manusia. Salah satusumber penyediaan untuk pemenuhan hidup manusia yaitu sumur gali. Air yang bersumber dari sumur gali perlu memenuhi persyaratan kualitas air agar layak dikonsumsi oleh manusia sehingga tidak menimbulkan sakit. Masyarakat di Kecamatan Kota Atambua, Kabupaten Belu telah lama menggunakan air yang bersumber dari sumur gali. Akan tetapi, pertumbuhan jumlah dan aktivitas masyarakat berpengaruh terhadap kualitas air dari sumur gali. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan kualitas air sumur gali di Kecamatan Kota Atambua, Kabupaten Belu, dan menganalisis pengaruh aktivitas masyarakat terhadap kualitas air sumur gali. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif dengan pengambilan sampel air dari sumur gali yang berada di Kecamatan Kota Atambua pada bulan Juni-Desember 2023. Pelaksanaan sampling dilakukan berdasarkan standar sampling untuk mengukur kualitas air dan parameter kualitas air yang diukur meliputi suhu, turbiditas, COD, BOD, pH, total coliform dan fecal coliform. Hasil penelitian menunjukkan bahwa setelah dibandingkan dengan PP Nomor 22 tahun 2021 dan Permenkes Nomor 32 tahun 2017, parameter air sumur gali berupa suhu, pH, CaCO3 dan COD telah sesuai dengan standar baku mutu tersebut. akan tetapi nilai BOD dari air sumur gali yang di Kecamatan Kota Atambua belum memenuhi persyaratan untuk air konsumsi.