Supriatman, Yan Yan
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pendidikan Pesantren Menurut Cak Nur Dan Yudian Wahyudi Supriatman, Yan Yan
Tajdid Vol 1 No 1 (2017): April
Publisher : LP2M IAI Muhammadiyah Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52266/tadjid.v1i1.6

Abstract

Pesantren adalah salah satu lembaga pendidikan tertua yang ada di Indonesia, dan merupakan lembaga yang bisa dikatakan merupakan wujud proses wajar perkembangan sistem pendidikan nasional. Kyai, santri dan ada masjid serta santri yang tinggal menetap di lingkungan pesantren menjadi kompenen dan syarat sehigga bisa dikatakan sebagai sebuah pesantren. Dalam penelitian ini mengkaji tentang bagaimana konsep pendidikan pesantren menurut Cak Nur dan Yudian Wahyudi dengan eksistensinya di Era Modern sekarang. Fokus kajian dikaji yang terdiri kurikulum, metode pengajaran yang digunakan, materi ajar, sistem sebagai sebuah lembaga pendidikan dan pengaruh kyai serta peran para santri. Dalam memperoleh data, penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan library research yang kemudian data di analisis dengan cara komparatif. Diantara hasil penelitian yang didapat adalah masing-masing konsep pesantren baik oleh Cak Nur maupun Yudian Wahyudi memiliki kelebihan tersendiri. Konsep pesantren yang oleh Cak Nur hanya bersifat teoritis saja karena sampai sekarang Cak Nur belum memiliki pesantren. Sedangkan konsep pesantren oleh Yudian Wahyudi selain berguna secara teoritis juga telah diaplikasikan ke dalam pesantren yang dimilikinya sendiri yang terletak di daerah Yogyakarta. Namun kedua tokoh tersebut sama-sama pernah menimba ilmu di pesantren dan sama-sama lulusan salah satu Universitas terkemuka di luar negeri
ORIENTASI PENDIDIKAN ISLAM DALAM MENGHADAPI PERUBAHAN SOSIAL Ilham, Ilham; Supriatman, Yan Yan
Kreatif: Jurnal Pemikiran Pendidikan Agama Islam Vol 20 No 1 (2022): Januari
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam Tarbiyah IAI Muhammadiyah Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52266/kreatif.v20i1.795

Abstract

Setiap keputusan urgensif yang menyangkut pada pendidikan adalah suatu langkah politik, dalam arti bahwa ia merupakan penyelesaian resmi yang mengikat antara kepentingan dan tujuan yang saling bersaing dalam situasi yang memerlukan keputusan bersama. Dalam suasana kehidupan yang memaksa para stekholder untuk bersikap lebih demokratis. Minimal ada dua persoalan terkait dengan aktifitas pendidikan; Pertama, Posisi dan peran pendidikan akan lebih penting dalam proses pengambilan keputusan politik. Kedua, konstribusi pendidikan sangat diperlukan dalam penyiapan sumber daya manusia. Persoalan pendidikan adalah persoalan hidup, persoalan hidup itu jelas sangat kompleks, multidimensional dan probabilistik, terlebih bagi mayoritas masyarakat indonesia yang masih tergolong masyarakat dunia ketiga. Mereka dihadapkan kepada persoalan internal dinegerinya sendiri maupun persoalan global. Persoalan internal antara lain menyangkut upaya mengentaskan kemiskinan, pengangguran dan ketertinggalan dibidang sumber daya manusia yang kesemuanya menyebabkan masyarakat indonesia menjadi pihak yang dirugikan dalam interaksinya dengan komunitas lain yang lebih tunggal, sedangkan persoalan global antara lain hadirnya arus informasi dan transformasi yang berjalan cepat, pluralisme budaya, kerusakan lingkungan hidup, persaingan antar bangsa diberbagai bidang yang kesemuanya itu dapat membawa konsekwensi logis baik yang dapat diperhitungan sebelumnya atau tidak.