Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Rancang Bangun Aplikasi Sistem Monitoring Skripsi Mahasiswa dengan Metode RAD (Rapid Application Development) Universitas Islam Malang Rosadi, Imam; Badri, Fawaidul; Ngatmari
Jurnal Teknik Elektro dan Informatika Vol 3 No 2 (2023): Infotron
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33474/infotron.v3i2.21234

Abstract

Dalam pendidikan tingkat perguruan tinggi, skripsi merupakan karya tulis ilmiah yang wajib dikerjakan oleh setiap mahasiswa Fakultas Teknik Universitas Islam Malang. Pada umumnya dalam proses penyusunan skripsi didahului dengan penulisan proposal skripsi, penulisan artikel ilmiah untuk seminar hasil dan diakhiri dengan ujian skripsi. Permasalahan yang sering dihadapi mahasiswa dalam menyelesaikan skripsi adalah pengelolaan waktu yang kurang baik, pemanfaatan waktu yang tidak efektif, rendahnya motivasi berprestasi dan ketidakdisiplinan merupakan penyebab terhambatnya skripsi mahasiswa. Tujuan penelitian ini adalah untuk dapat menghasilkan sebuah aplikasi “Sistem Monitoring Skripsi “sebagai penunjang sarana pembelajaran dan akademik di bidang skripsi mahasiswa Teknik elektro Universitas Islam Malang. Metode yang di pakai dalam pembuatan aplikasi ini adalah RAD (Rapid Application Development) karena dirasa efektif untuk menyelesaikan berbagai permasalahan pada pembuatan aplikasi, Hasil dari penelitian ini adalah efektifitas dan presentase kelayakan pada aplikasi yang di buat mencapai 91% (sangat layak) dengan menggunakan pengujian usability fungsional sistem aplikasi, Dari penelitian di simpulkan hasil rancangan aplikasi menghasilkan sebuah antarmuka Aplikasi yang intuitif dan responsive dengan kualitas yang sangat baik.
ANALISIS KLASIFIKASI KESEHATAN MENTAL REMAJA SMP DI MALANG MENGGUNAKAN ALGORITMA RANDOM FOREST Fadli Lugas Dewanto; Ngatmari; Oktriza Melfazen
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 4 No. 1 (2026): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Januari
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/ab1zmt75

Abstract

Kesehatan mental remaja merupakan aspek krusial yang mempengaruhi perkembangan emosional, sosial, dan akademik. Instrumen Strengths and Difficulties Questionnaire (SDQ) merupakan alat skrining yang banyak digunakan, namun analisis manualnya membutuhkan waktu dan rentan subjektivitas. Penelitian ini bertujuan mengembangkan model klasifikasi kesehatan mental berbasis algoritma Random Forest menggunakan data SDQ siswa SMP di Kota Malang, serta mengevaluasi interpretabilitas model melalui SHAP dan uji data dummy. Dataset terdiri dari 1.946 responden dari enam sekolah, dengan kategori manual Normal, Ambang, dan Abnormal pada lima subskala SDQ dan skor Total Kesulitan. Model dilatih menggunakan 10-fold cross-validation dan diuji menggunakan holdout set. Hasil menunjukkan bahwa performa model berada pada rentang tinggi, dengan F1-Score cross-validation mencapai 96–100%, dan performa uji holdout berada pada 83–96% bergantung pada subskala. Analisis SHAP mengungkap pola kontribusi butir SDQ yang konsisten dengan temuan psikologis, seperti tingginya pengaruh item E2 (sering khawatir), H3 (bertindak tanpa berpikir), dan P3 (tidak disukai teman sebaya). Uji data dummy menunjukkan konsistensi keputusan model dalam memprediksi skenario ekstrem maupun realistis, sehingga memperkuat aspek robust-ness model. Dibandingkan penelitian terdahulu berbasis GAD-7, Rule-Based SDQ, maupun Random Forest klinis, model ini menunjukkan kinerja yang kompetitif sekaligus menawarkan interpretasi yang lebih kaya. Penelitian juga mengidentifikasi potensi risiko jika model digunakan secara langsung tanpa pendampingan ahli, sehingga model disimpulkan sebagai prototype analitik, bukan alat diagnosis. Secara keseluruhan, penelitian ini berhasil mencapai tujuan untuk mengembangkan, mengevaluasi, dan menjelaskan model klasifikasi kesehatan mental berbasis SDQ yang akurat dan interpretable, serta relevan untuk mendukung skrining dini di lingkungan pendidikan.