Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Hubungan Penggunaan Gawai dengan Kualitas Tidur Siswa SMA Tri Ratna Kota Sibolga Periode Februari-Maret Pasaribu, Riris Marito; Mantu, Melani Rakhmi
Ebers Papyrus Vol. 30 No. 1 (2024): EBERS PAPYRUS
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/ep.v30i1.31092

Abstract

Gawai adalah perangkat kecil yang memiliki banyak manfaat, mempermudah berbagai aktivitas banyak orang, dan menyediakan fungsi personal digital assistant (PDA). Namun, penggunaan gawai yang berlebihan dapat menimbulkan dampak negatif bagi remaja, terutama terkait kualitas tidur mereka. Studi ini meneliti hubungan antara penggunaan gawai dengan kualitas tidur siswa SMA Tri Ratna Sibolga periode Februari-Maret 2024. Dari 197 siswa yang menjadi responden, berdasarkan lama penggunaan gawai, 196 siswa (99,5%) memiliki perilaku penggunaan gawai yang buruk, sementara 1 siswa (0,5%) memiliki perilaku penggunaan gawai yang sedang. Berdasarkan kualitas tidur, 158 siswa (80,2%) memiliki kualitas tidur yang buruk dan 39 siswa (19,8%) memiliki kualitas tidur yang baik. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa siswa SMA Tri Ratna Sibolga umumnya memiliki tingkat penggunaan gawai yang tinggi dan kualitas tidur yang buruk.
The Relationship Between Online Game Addiction And Sleep Quality In Grade IX Junior High School Students Nurannisa, Isma Ayu; Mantu, Melani Rakhmi
Media Informasi Vol. 20 No. 2 (2024): November
Publisher : Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37160/mijournal.v20i2.464

Abstract

Online game addiction is one of problems due to technology advancement such as digital devices and internet. Online games can be played indefinitely which lead addiction with symptoms such as not capable to control the desire of play game, having higher priority in playing game than other activities, and still choosing to play game even though knowing that there are negative effects. Online game addiction affects sleep duration that can lead to sleep quality problems. This research aims to investigate the association between online game addiction and sleep quality of 9th grade male students at SMPN 1 Kota Serang on January until March 2022. This research was conducted by using the analytic design with a cross sectional approach. Sampling used a consecutive sampling technique. The data was collected by using validated in Indonesian of Indonesia Online Game Addiction Questionnaire and Pittsburgh Sleep Quality Index and analyzed with chi square test in SPSS (Statistical Product and Service Solutions) version 22. The total sample obtained of 148 respondents and there is a significant association between online game addiction and sleep quality with p-value 0,000. This research concluded that online game addiction affects sleep quality.
Hubungan Tingkat Pengetahuan Ibu Terhadap Risiko Gangguan Motorik Kasar Anak Usia 1-3 Tahun di Puskesmas Grogol Petamburan Raza, Assyfa Kalisha; Mantu, Melani Rakhmi
JUKEJ : Jurnal Kesehatan Jompa Vol 4 No 3 (2025): JUKEJ: Jurnal Kesehatan Jompa
Publisher : Yayasan Jompa Research and Development

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57218/jkj.Vol4.Iss3.1971

Abstract

Perkembangan motorik kasar merupakan salah satu aspek penting dalam tumbuh kembang anak yang sangat dipengaruhi oleh pengetahuan ibu mengenai stimulasi dan perawatan anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara tingkat pengetahuan ibu dengan risiko gangguan perkembangan motorik kasar pada anak usia 1–3 tahun di Puskesmas Kecamatan Grogol, Jakarta Barat. Penelitian menggunakan desain kuantitatif dengan metode purposive sampling dan melibatkan 81 ibu yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner pengetahuan ibu dan Kuesioner Pra Skrining Perkembangan (KPSP), kemudian dianalisis dengan uji statistik menggunakan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar ibu memiliki tingkat pengetahuan yang kurang, dan sebagian kecil anak berisiko mengalami gangguan perkembangan motorik kasar. Terdapat hubungan yang bermakna antara pengetahuan ibu dan risiko gangguan perkembangan motorik kasar (p < 0,001). Hasil ini menunjukkan bahwa peningkatan pengetahuan ibu melalui edukasi dan stimulasi perkembangan anak sangat penting dilakukan sebagai upaya pencegahan dini terhadap gangguan perkembangan pada anak usia 1–3 tahun.