Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Efektifkah Penerapan Cukai Minuman Berpemanis untuk Menurunkan Risiko Penyakit Tidak Menular di Indonesia? Policybrief, Submission; Andarwulan, Nuri; Hariyadi, Purwiyatno; Firdaus, Safira
Policy Brief Pertanian, Kelautan, dan Biosains Tropika Vol 6 No 2 (2024): Policy Brief Pertanian, Kelautan dan Biosains Tropika
Publisher : Direktorat Kajian Strategis dan Reputasi Akademik IPB University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/agro-maritim.0602.893-899

Abstract

Asupan gula, garam dan lemak dari pangan yang dikonsumsi diduga menjadi faktor risiko PTM. Rerata asupan gula masyarakat Indonesia masih memenuhi rekomendasi WHO dan PerMenkes No. 30 tahun 2013. Identifikasi sumber pangan yang berkontribusi terhadap asupan gula dapat digunakan sebagai input strategi pengendalian asupannya. Hasil survey konsumsi pangan menunjukkan bahwa jenis pangan sebagai kontributor utama asupan gula adalah pangan olahan, diikuti oleh pangan siap saji dan masakan rumah tangga. Menurut UNICEF, tidak ada satu pun kebijakan tunggal yang mampu secara efektif mengatasi permasalahan PTM yang terkait dengan pola konsumsi pangan yang tidak menyehatkan. WHO mengusulkan sejumlah tindakan kebijakan untuk menurunkan risiko PTM dan salah satunya adalah penerapan cukai MBDK. Cukai MBDK sesuai rekomendasi WHO (20-25%) efektif untuk mendorong penurunan prevalensi PTM karena membatasi konsumen membeli MBDK. Kajian literatur secara sistematik menunjukkan penerapan cukai pada minuman bergula berdasarkan model simulasi berpengaruh terhadap penurunan PTM, namun berdasarkan bukti (evidence based) tidak berpengaruh nyata terhadap penurunan PTM. Penerapan cukai terbukti menurunkan volume pembelian dan kandungan gula MBDK.
Pemberdayaan Kelompok Wanita Tani (KWT) di Desa Tawang melalui Pelatihan Pembuatan Pupuk Organik Cair dari Gedebog Pisang Wijayanto, Danar Susilo; Aprilya, Kartika; Firdaus, Safira; Muthi, Annisa Salsabila Ghina; Amanda, Attala Surya Prima; Thoriq, Khaira Fadia; Amanda, Kristina Dwi; Yuari, Malik; Ussalam, Naafi’; Putri, Nada Hanifah; Panuntun, Philip Purwoko Adi
DEDIKASI: Community Service Reports Vol 5, No 2 (2023): DEDIKASI: Community Service Report - July
Publisher : FKIP Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/dedikasi.v5i2.73033

Abstract

Banana stems are organic waste that contains elements that are beneficial to plants. The management of banana stems can be used as liquid organic fertilizer as an effort to reduce the presence of waste and can be used as fertilizer for plants. On this basis, KKN UNS held a training activity on making POC from banana stem which was attended by 50 members of Kelompok Wanita Tani (KWT) in Tawang Village. Training on making POC from banana stem aims to utilize unused waste and provide insight and experience for participants in making POC. Training consists of providing material and direct practice in making POC. The results of the manufacturing practice are used for fertilizer for plants in the garden owned by KWT Tawang Village.