Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Edukasi Aplikasi Sehat IndonesiaKu (ASIK) Sebagai Upaya Peningkatan Kapasitas Kader Posyandu Bina Bhakti, Kota Surakarta Nurkalis, Undari; Amir, Nikmah Ayu Ramadhani; Ismail, Aem; Veibiani, Nindita Arum
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 3 No. 5 (2025): Juli
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v3i5.2660

Abstract

Era digital mendorong integrasi data kesehatan berkualitas, namun banyak tantangan yang dihadapi meskipun penting untuk pengambilan keputusan oleh pembuat kebijakan, analis, dan evaluator. Manajemen informasi krusial untuk meningkatkan kualitas layanan kesehatan, dengan sistem informasi kesehatan (SIK) yang mengintegrasikan data, informasi, prosedur, dan SDM untuk mendukung pembangunan kesehatan. Pemanfaatan SIK, seperti Aplikasi Sehat IndonesiaKu (ASIK), menghemat waktu dan meningkatkan akurasi data kesehatan. ASIK, aplikasi terpusat untuk pencatatan dan pemantauan pelayanan kesehatan luar gedung, digunakan oleh tenaga kesehatan primer, termasuk kader Posyandu, untuk mencatat imunisasi, kesehatan bayi dan balita, remaja, usia sekolah, ibu hamil, serta skrining PTM. Kegiatan pengabdiaan bertujuan meningkatkan kemampuan kader Posyandu Bina Bhakti dalam mengelola dan melaporkan data kesehatan melalui edukasi ASIK, mendukung integrasi data dan pelayanan kesehatan yang lebih baik. Metode yang digunakan adalah penyuluhan kepada 12 kader Posyandu Bina Bhakti di Kecamatan Banjarsari, Kota Surakarta, meliputi tahap persiapan (koordinasi, survei, perjanjian) dan pelaksanaan edukasi ASIK (pendaftaran, login, implementasi). Pengukuran pengetahuan dilakukan melalui pre-test dan post-test. Hasil menunjukkan peningkatan pengetahuan yang signifikan, dengan kategori "Baik Sekali" naik dari 50% menjadi 58% setelah edukasi, menegaskan efektivitas intervensi dalam meningkatkan pemahaman kader. Peningkatan pengetahuan ini berkorelasi langsung dengan potensi pemanfaatan ASIK yang optimal, meningkatkan kualitas data kesehatan komunitas.
a GAMBARAN PENYELENGGARAAN REKAM MEDIS DI RUMAH SAKIT INDONESIA : SYSTEMATIC REVIEW : a Amir, Nikmah Ayu Ramadhani; Sakitri, Ganik
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 3 (2024): SEPTEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Rumah sakit merupakan fasilitas kesehatan tingkat lanjut yang menyelenggarakan pelayanan kesehatan perorangan meliputi rawat inap, rawat jalan, dan gawat darurat. Pelayanan yang bermutu bukan hanya dilihat pada pelayanan medis saja, namun juga pada pelayanan penunjang seperti pelayanan rekam medis (RM). Manajemen informasi dan rekam medik merupakan salah satu komponen penting dalam standar nasional akreditasi rumah sakit. Tujuan penelitian ini untuk mendapatkan informasi yang terperinci mengenai penyelenggaraan rekam medis baik manual maupun elektronik di Rumah Sakit Indonesia. Penelitian ini menggunakan desain systematic review dengan menganalisis hasil- hasil penelitian primer sebelumnya pada rentang tahun 2018-2023. Pertanyaan penelitian disusun berdasarkan PICO sedangkan proses review artikel mengikuti aturan PRISMA flow diagram. Berdasarkan lima artikel yang dianalisis, didapatkan rekam medis konvensional maupun rekam medis elektronik mempunyai kelebihan dan kekurangan masing- masing. Pengolahan rekam medis konvensional meliputi assembling, coding, indexing, analyzing, dan filling. Sedangkan pada rekam medis elektronik proses pengolahan rekam medis meliputi coding, indexing, dan analyzing. Sejumlah kendala dalam penyelenggaraan rekam medis di rumah sakit Indonesia diantaranya petugas rekam medis yang terbatas, petugas rekam medis yang belum lulusan rekam medis, dan kesiapan sarana prasarana yang menunjang penyelenggaraan rekam medis. Penggunaan rekam medis berbasis kertas membutuhkan proses yang memakan waktu dan memiliki risiko kehilangan data relatif tinggi dibandingkan dengan rekam medis berbasis elektronik. Namun, terdapat beberapa masalah terkait kesiapan layanan kesehatan dalam menerapkan rekam medis elektronik yaitu kesiapan sumber daya manusia, dukungan manajemen, dan infrastruktur yang memadai harus ditingkatkan. Penyelenggaraan rekam medis di rumah sakit Indonesia sudah berjalan dengan baik.