Fadhilah, Nur
STIKes Muhammadiyah Pringsewu

Published : 7 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

ANEMIA PADA REMAJA PUTRI DIPENGARUHI OLEH TINGKAT PENGETAHUAN TENTANG ANEMIA Budianto, Apri; Fadhilah, Nur
Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol 5, No 10 (2016): Jurnal Ilmiah Kesehatan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Pringsewu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Berbagai permasalahan kesehatan sering terjadi pada remaja terkait dengan masa menstruasi adalah risiko Ca Payudara, Ca Rahim dan risiko Anemia. Anemia adalah suatu keadaan dimana kadar hemoglobin dalam darah kurang dari normal, yaitu 11,5 – 16,5 gr/dl untuk perempuan dan 12,5 0- 18,5 gr/dl untuk laki – laki. Tujuan Penelitian adalah ingin mengetahui hubungan pengetahuan tentang anemia dengan kejadian anemia pada remaja putri di Madrasah Aliyah Mathla’ul Anwar Gisting Kabupaten Tanggamus Tahun 2015. Metode Penelitian ini merupakan penelitian survei dengan jenis penelitian analitik, dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh remaja putrid (siswi kelas 10 dan 11) sejumlah 181 Orang. Sampel dalam penelitian ditentukan dengan menggunakan Rumus Hary King, diperoleh 87 orang. Teknik pengambila sampel menggunakan Stratification Random Sampling. Analisis data Univariat dan Analisis Bivariat dengan uji statistic Chi Squere (X2). Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan antara pengetahuan tentang Anemia dengan kejadian Anemia pada remaja putri di MA Mathla’ul Anwar Gisting dengan pvalue = 0,002 < α (0,05). Diharapkah remaja memahami bahaya Anemia dengan mencari informasi melalui media berbagai sehingga dapat meningkatkan upaya pencegahan Anemia.
TERBATASNYA PENGETAHUAN TENTANG SEKSUALITAS MEMPENGARUHI PERILAKU SEKS PRANIKAH PADA REMAJA SMU Fadhilah, Nur
Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol 2, No 4 (2013): Jurnal Ilmiah Kesehatan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Pringsewu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Berdasarkan hasil penelitian mengenai kebutuhan akan layanan kesehatan reproduksi di 12 kota di Indonesia pada tahun 2002, menunjukkan bahwa pengetahuan remaja akan seksualitas sangat terbatas (6,11%). Pengetahuan remaja tentang kesehatan reproduksi memberikan pengaruh terhadap remaja dalam melakukan hubungan seksual pranikah. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui hubungan tingkat pengetahuan tentang seksualitas dengan perilaku seks pranikah pada remaja di SMU “X” Gisting Kabupaten Tanggamus Tahun 2011.Jenis penelitian adalah kuantitatif dengan pendekatan Cross sectional. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa/i SMA “X” Gisting sebanyak 357 dengan sampel terambil 195 orang.Hasil penelitian diperoleh ada hubungan pengetahuan tentang seksualitas dengan perilaku seks pra nikah pada remaja dengan p-Value yaitu 0,000 lebih kecil dari 0,05 (p-value < 0,05), sehingga Ho ditolak. Saran pentingnya bagi remaja untuk meningkatkan pengetahuannya tentang seksualitas dan kesehatan reproduksi dengan maksimal (tidak setengah setengah) dengan mencari berbagai sumber informasi yang tepat yang dapat dipertanggungjawabkan tentunya dengan melibatkan peran serta berbagai pihak (sekolah, orangtua dan lingkungan secara umum).
FUNGSI KOGNITIF LANSIA MEMPENGARUHI TINGKAT KEMANDIRIAN DALAM PEMENUHAN AKTIVITAS Supriyatno, Heru; Fadhilah, Nur
Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol 5, No 9 (2016): Jurnal Ilmiah Kesehatan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Pringsewu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendahuluan Semakin lanjut usia lansia akan mengalami kemunduran terutama dibidang kemampuan fisik yang dapat menyebabkan penurunan peran social. Hal ini mengakibatkan pula timbulnya gangguan dalam hal mencukupi kebutuhan hidup sehingga dapat meningkatkan ketergantungan yang memerlukan bantuan orang lain. Tujuan Penelitian adalah mengetahui hubungan fungsi kognitif dengan kemandirian lansia dalam pemenuhan aktivitas sehari – hari di desa Sidodadi kecamatan Pagelaran Kabupaten Pringsewu Tahun 2015. Metode Penelitian ini merupakan penelitian survei dengan jenis penelitian analitik, dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh lansia sejumlah 108 Orang. Sampel dalam penelitian ditentukan dengan menggunakan Rumus Hary King, diperoleh 84 orang. Teknik pengambilan sampel menggunakan Purposive Sampling Analisis data Univariat dan Analisis Bivariat dengan uji statistic Chi Squere (X2).Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara fungsi kognitif dengan kemandirian lansia dalam pemenuhan aktivitas sehari – hari dengan p value = 0,000. Sehubungan dengan hasil penelitian ini bagi keluarga disarankan untuk dapat memberikan bantuan sesuai dengan kebutuhan lansia dengan tetap meningkatkan kapasitas fungsional lansia dalammenjalankan kehidupan sehari hari sehingga hal tersebut dapat membantu meningkatkan fungsi kognitifnya.
PHBS TATANAN RUMAH TANGGA DAN FAKTOR YANG BERHUBUNGAN Fadhilah, Nur
Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol 4, No 7 (2015): Jurnal Ilmiah Kesehatan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Pringsewu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS)adalah upaya untuk memberikan pengalaman belajar atau menciptakan suatu kondisi bagi perorangan, keluarga, kelompok dan masyarakat, dengan membuka jalur komunikasi, memberikan informasi dan melakukan edukasi.Tujuan penelitian ini adalah Diketahuinya Faktor – Faktor Berhubungan dengan Penerapan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) Tatanan Rumah Tangga di Desa Madaraya Wilayah Kerja Puskesmas Bumi Ratu Kecamatan Pagelaran Kabupaten Pringsewu Tahun 2013.Penelitian ini merupakan penelitiananalitik observasional, menggunakan pendekatan cross sectional. alat ukur yang digunakan adalah lembar kuesioner, analisis data menggunakan Chi Square.Hasilpenelitian menunjukkan bahwa Tingkap pendidikan, tingkat pengetahuan, pendapatan dapat memepengaruhi Perilaku masyarakat dalam menerapkan program PHBS tatanan Rumah Tangga. SaranProgram PHBS dapat menurunkan angka kesakitan, oleh karena itu kepada masyarakat hendaknya sedini mungkin mulai melaksanakan kegiatan PHBS dengan menumbuhkan sikap positif terhadap program sehingga hal tersebut dapat meningkatkan motivasi masyarakat dalam melaksanakan program PHBS.
HUBUNGAN ANTARA DUKUNGAN SOSIAL DENGAN RESPON STRES LANJUT USIA HIPERTENSI DI DESA GADING REJO KECAMATAN GADINGREJO KABUPATEN PRINGSEWU TAHUN 2011 Fadhilah, Nur; Ramandoko, Doni
Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol 1, No 2 (2012): Jurnal Ilmiah Kesehatan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Pringsewu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bertambahnya usia pada seseorang akan meningkatkan kejadian hipertensi dimana hipertensi merupakan salah satu contoh penyakit psikosomatis yang berhubungan dengan stres. Lansia penderita hipertensi biasanya mempunyai perasaan yang lebih peka dan mudah putus asa ketika menjalani pengobatannya. Stres mengakibatkan hipertensi lebih sulit untuk dikontrol. Terdapat beberapa hal yang diidentifikasi sebagai mediator stres, salah satunya adalah dukungan sosial. Dukungan social diidentifikasi sebagai fasilitator dalam perilaku hidup sehat, menurunkan stres, dan meningkatkan harga diri.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara dukungan social dengan respon stres lansia hipertensi di Desa Gadingrejo Kecamatan Gadingrejo Kabupaten Pringsewu Tahun 2010. Jenis penelitian non eksperimental dengan pendekatan cross sectional study. Sampel diambil secara purposive sampling yaitu lansia hipertensi sebanyak 35 responden. Respon stres diukur dengan menggunakan modifikasi dari Psychological Stress Measure 9 (PSM-9) dari Lemyre dan Tessier (2003) danKubler dan Ross cit Nursalam (2003). Sedangkan dukungan sosial diukur dengan menggunakan modifikasi kuisioner dari Sarason (1983) dan Zulfitri (2007).Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan antara dukungan sosial dengan respon stres lansia hipertensi (p=0,029 untuk variabel dukungan sosial; nilai p<0,05). Peran serta keluarga, masyarakat dan petugas kesehatan untuk selalu memberikan dukungan kepada lansia penderita hipertensi sangat diperlukan untuk membantu lansia hipertensi dalam menangani respon stres yang dihadapi. Disamping itu lansia perlu memahami tentang pentingnya dukungan sosial bagi diri mereka.
MEKANISME KOPING STRES PENDERITA TUBERKULOSIS Fadhilah, Nur; Madyanti, Desi Ari; ., Yaralika
Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol 3, No 5 (2014): Jurnal Ilmiah Kesehatan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Pringsewu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tuberkulosis (TB) menimbulkan berbagai masalah kesehatan diantaranya perubahan psikologis. Psikologis pada penderita TB dipengaruhi oleh dukungan keluarga yang membuat penderita TB mempunyai koping yang adaptif atau maladaptif.. Tujuan penelitian ini adalah Diketahuinya hubungan dukungan    keluarga     dengan    mekanisme koping stress pasien Tuberkulosis di Wilayah Kerja Puskesmas Gadingrejo Kabupaten Pringsewu Tahun 2014. Penelitian ini merupakan penelitian survei dengan   jenis    penelitian    analitik,          dan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh keluarga yang mempunyai penderita TB berjumlah 32 orang.  Teknik pengamnilan     sampel menggunakan  non  probabilitas  (Purposive sampling). Teknik    pengumpulan data menggunakan kuesioner dengan memodifikasi kuesioner multidimensional scale of perceved social support. Analisis data univariat dan bivariat . Untuk menguji variabel bebas dan variabel terkait dilakukan dengan uji statistic Chi Squere (X2).Hasil uji statistic menunjukkan P Value = 0,003 < 0,05 dan OR = 3,929. Hal ini membuktikan bahwa Ha diterima dan Ho ditolak. artinya ada hubungan yang signifikan antara dukungan keluarga dengan mekanisme koping stress pasien TB. Diharapkan kepada petugas Puskesmas Gadingrejo dapat melibatkan keluarga dalam memberikan dukungan terhadap proses penyembuhan /pengobatan pasien TB
FAKTOR – FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PEMANFAATAN POSYANDU LANSIA DI DESA BLITAREJO KECAMATAN GADINGREJO KABUPATEN PRINGSEWU TAHUN 2012 Fadhilah, Nur
Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol 1, No 2 (2012): Jurnal Ilmiah Kesehatan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Pringsewu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan posyandu lansia yang berjalan dengan baik akan memberikan kemudahan bagi lansia dalam memperoleh pelayanan kesehatan dasar, sehingga kualitas hidup masyarakat di usia lanjut tetap terjaga dengan baik dan optimal.Tujuan penelitian ini adalah mengetahui Faktor – faktor yang berhubungan dengan perilaku pemanfaatan posyandu di Desa Blitarejo Kecamatan Gadingrejo kabupaten Pringsewu Tahun 2012. Jenis penelitian adalah kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Populasi adalah lansia sebanyak 220 orang dengan sampel terambil 122 orang . uji statistic dengan menggunakan chi squareHasil penelitian diperoleh ada hubungan Dukungan Keluarga dengan p value 0.000, peran serta kader dengan p value 0,000 dan peran petugas kesehatan (Bidan) p value 0.010 dengan pemanfaatan posyandu serta tidak ada hubungan tingkat pengetahuan (p value = 0,761)dengan pemanfaatan posyandu. Saran kepada kader mengingat bahwa posyandu adalah milik masyarakat sehingga diharapkan agar lebih meningkatkan rasa kepedulian dan tanggungjawabnya terhadap kegiatan posyandu dengan datang sesuai dengan jadual yang telah disepakati dan kepada keluarga turut memperhatikan kesehatan lansia dengan mengingatkan dan mengantarkan lansia ke posyandu. Kata Kunci : Lansia, Kader, Pemanfaat posyandu