Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Kepemimpinan Kepala Sekolah SD Negeri 169 Pekanbaru Nuramalina, Nuramalina; Ain, Siti Quratul; Adelia, Dela; Kusuma, Tiara; Shela, Yola Pramai
Indonesian Research Journal on Education Vol. 3 No. 2 (2023): irje 2023
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/irje.v3i2.40

Abstract

Leadership is the most important part of running an organization. The organization in the form of an elementary school is led by a principal who is in charge of organizing, planning, and organizing hissubordinates to carry out their duties and achieve goals together. The quality of a school is closelyrelated to the principal. A good principal will certainly produce good school quality. On the contrary, a bad principal will certainly result in the quality of the school that has regressed or has not changed. The purpose of this study is to describe: (1) the Vision and Mission of Leadership in Schools, (2) the Leadership Style of the Principal, (3) The Principal's Leadership Approach, (4) The principal's skills, (5) The principal's leadership role, and (6) The principal's efforts in solving problems or conflicts in schools. The research method used is qualitative. The data collection techniques used in this study were interviewsand observations. The population or sample used in this study was the principal of SD Negeri 169Pekanbaru, named Mrs. Suryati, S. Pd., M. Si. Leadership Style affects the working qualities of each worker. For this reason, the selection of the right leadership style will affect a more positive and significant leadership process.
PENGARUH PENGADUKAN TERHADAP PROSES PEMBUATAN BIOGAS (REVIEW) Adelia, Dela; Santosa, Sandra
DISTILAT: Jurnal Teknologi Separasi Vol. 6 No. 2 (2020): August 2020
Publisher : Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/distilat.v6i2.160

Abstract

Studi literatur ini berisi tentang pengaruh pengadukan proses biogas yang dihasilkan dari proses biogas MSW (Municipal Solid Waste) dan Sampah Organik. Metode yang digunakan yaitu dengan review 15 jurnal terkait proses biogas dengan pengadukan dan tanpa pengadukan, kemudian dianalisa, dan disimpulkan. Penelitian ini bertujuan mengetahui hasil produksi biogas MSW (Municipal Solid Waste) dan sampah organik menggunakan pengadukan dan tanpa pengadukan terhadap jumlah gas metana yang dihasilkan. Hasil analisa mendapatkan data tertinggi menggunakan pengadukan yaitu sebesar 717 liter dengan kecepatan pengadukan 10 rpm berbahan baku kotoran sapi + limbah rumah potong hewan dengan waktu fermentasi 20 hari berkapasitas ±5,2 liter dibandingkan dengan hasil yang tidak menggunakan pengadukan menghasilkan sebesar 102,9 liter berbahan baku kotoran sapi dan rumput gajah berkapasitas 100 liter waktu fermentasinya 60 hari. Hal ini dapat disesuaikan berdasarkan pernyataan teori bahwa proses pengadukan dapat menggeser waktu produksi biogas satu atau dua hari lebih awal dibandingkan reaktor yang tidak dilakukan pengadukan, sehingga dengan pengadukan akan mempercepat terbentuknya biogas.
Restorative Justice sebagai Pembaharuan Sistem Peradilan Pidana di Indonesia Adelia, Dela
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.6625

Abstract

Sistem peradilan pidana di Indonesia hingga saat ini masih didominasi oleh pendekatan retributif yang menitikberatkan pada pemidanaan sebagai bentuk pembalasan atas tindak pidana yang dilakukan oleh pelaku. Pendekatan tersebut dalam praktik menimbulkan berbagai persoalan, antara lain meningkatnya jumlah perkara pidana, kelebihan kapasitas lembaga pemasyarakatan, serta belum optimalnya pemenuhan rasa keadilan dan pemulihan bagi korban tindak pidana. Selain itu, korban sering kali diposisikan sebagai pihak yang pasif dan kurang dilibatkan dalam proses penyelesaian perkara pidana. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara mendalam konsep Restorative Justice sebagai alternatif penyelesaian perkara pidana, dengan menelaah pengaturan hukum serta implementasinya dalam sistem peradilan pidana di Indonesia. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan dan pendekatan konseptual. Bahan hukum yang digunakan meliputi peraturan perundang-undangan, doktrin para ahli hukum, serta artikel ilmiah yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Restorative Justice merupakan pendekatan yang berorientasi pada pemulihan kerugian korban, pertanggungjawaban pelaku, serta keterlibatan aktif masyarakat dalam penyelesaian konflik pidana. Meskipun konsep Restorative Justice telah memiliki dasar hukum melalui berbagai regulasi, penerapannya di Indonesia masih menghadapi kendala berupa perbedaan pemahaman aparat penegak hukum, keterbatasan regulasi yang terintegrasi, serta potensi ketidakkonsistenan dalam praktik. Oleh karena itu, Restorative Justice memiliki peran strategis sebagai instrumen pembaruan sistem peradilan pidana agar lebih humanis, berkeadilan, dan berorientasi pada keadilan substantif