Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

STUDI PENGARUH RATIO UMPAN REAKSI ESTERIFIKASI TERHADAP FOULING FACTOR PREHEATER KOLOM DESTILASI PEMURNIAN PRODUK METIL ASETAT Alfianingrum, Dinda; Wibowo, Agung Ari
DISTILAT: Jurnal Teknologi Separasi Vol. 6 No. 2 (2020): August 2020
Publisher : Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/distilat.v6i2.70

Abstract

Heat exchanger adalah alat penukar panas yang sangat penting pada produksi metil asetat (MeAc). Pembuatan metil asetat dilakukan dengan menggunakan reaksi esterifikasi. Reaksi ini terjadi antara asam asetat dan metanol yang akan menghasilkan metil asetat dan air sebagai produk samping. Tujuan dari penelitian ini untuk menentukan desain heat exchanger yang efisien pada produksi metil asetat dengan melakukan perubahan pada rasio bahan antara metanol dengan asam asetat yang dilakukan menggunakan simulasi pada software ChemCAD. Pada penelitian ini didapatkan hasil bahwa nilai Clean Overall Heat Transfer Coefficient (Uc), Dirty Overall Heat Transfer Coefficient (Ud), dan Fouling factor (Rd) dipengaruhi oleh komposisi bahan yang melewati heat exchanger, dimana kenaikan jumlah metanol pada umpan akan menurunkan nilai Rd.
GAYA KEPEMIMPINAN KEPALA DESA DALAM MENINGKATKAN KINERJA PERANGKAT DESA DI DESA BANJARSARI Rizaly Ramadhan, Roif; Alfianingrum, Dinda; Aurelia Maharani, Shinta; Nuari Harmawan, Bagus
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 11, No 2 (2024): NUSANTARA : JURNAL ILMU PENGETAHUAN SOSIAL
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jips.v11i2.2024.668-677

Abstract

Dalam suatu organisasi kepemimpinan memiliki peran utama. Seorang pemimpin harus memiliki kemampuan untuk mengarahkan bawahannya untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan bersama. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gaya kepemimpinan situasional yang diterapkan oleh Kepala Desa Banjarsari dalam meningkatkan kinerja perangkat desa yang digambarkan melalui dimensi gaya kepemimpinan situasional yaitu telling, selling, participating dan delegating. Metode penelitian yang diterapkan adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif, dengan fokus penelitian tertuju pada bagaimana gaya kepemimpinan yang dilakukan kepala desa sebagai langkah meningkatkan kinerja perangkat desa di Desa Banjarsari dengan menggunakan teori Hersey Blanchard (2014). Metode pengumpulan data yang diterapkan mencakup studi literatur, observasi, dan wawancara dengan anggota perangkat Desa Banjarsari. Dari hasil penelitian menyatakan bahwa gaya kepemimpinan situasional yang digunakan oleh Kepala Desa Banjarsari dapat dikatakan memengaruhi kinerja karyawan secara signifikan dan positif, dikarenakan kepala desa telah memenuhi empat dimensi gaya kepemimpinan situasional yang telah menghasilkan kinerja perangkat desa secara optimal yang dibuktikan dari pendapatan dedikasi dari Pemerintah Kabupaten Probolinggo untuk Desa Banjarsari. 
Penta Helix Collaboration in Efforts to Prevent Child Abuse Cases in the City of Surabaya Alfianingrum, Dinda; Anisykurlillah, Rosyidatuzzahro
Jurnal Kebijakan Publik Vol 16, No 4 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/jkp.v16i4.8865

Abstract

Violence against children remains a critical issue in Indonesia, including in Surabaya, which, despite being awarded the title of World Child-Friendly City in 2024, continues to experience a yearly increase in reported cases. The main challenge lies in the weak cross-sectoral synergy in prevention efforts, highlighting the need for a collaborative approach. This study aims to analyze the implementation of the Penta Helix model in preventing child violence in Surabaya by involving five key actors: government, academia, business, community, and media. The research employed a qualitative descriptive method with a case study design. Subjects were selected through purposive sampling, including DP3APPKB Surabaya City, 17 August 1945 University Surabaya, PT Jasa Marga Surabaya-Mojokerto, the Surabaya Children's Forum, and Suara Surabaya Media. Data were collected through in-depth interviews, observation, and documentation, validated using triangulation, and analyzed using the Miles, Huberman, and Saldana interactive model. The findings reveal that the government acts as regulator and coordinator, academia contributes through research, education, and community service, business supports through capital assistance and CSR, the community especially the Surabaya Children's Forum actively engages in programs and campaigns, while the media disseminates information and provides public interaction space. The study concludes that Penta Helix collaboration contributes significantly to child violence prevention, although stronger coordination, expanded networks, and program sustainability remain necessary. The study implies that reinforcing cross-sectoral collaboration is essential to achieve more effective and sustainable child protection.