Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

ANALISIS PENGUKURAN RISIKO OPERASIONAL DENGAN PENDEKATAN ADVANCE MEASUREMENT APPROACH (AMA) STUDI KASUS PADA BANK “XYZ” R. Mochammad Jukadi; Karna Sopandi
JRAK (Jurnal Riset Akuntansi dan Bisnis) Vol 4 No 2 (2018): JRAK - Juli 2018
Publisher : LPPM POLITEKNIK LP3I BANDUNG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Semakin bertambahnya usia bisnis perbankan, semakin banyak permasalahan yang dihadapi oleh para Bankir dalam mengelola bisnis proses operasional perusahaannya. Seiring dengan berkembangnya zaman, beberapa Bank umum di luar negeri telah mengalami kebangkrutan, seperti Bank Barings, bank Morgans, dll dikarenakan akibat / impact dari risiko-risiko yang dialaminya, khususnya risiko operasional yang tidak terkendali. Dengan semakin besarnya impact / akibat dari timbulnya risiko operasional dan semakin kompleksnya teknologi informasi dalam mengelola industri jasa perbankan, maka risiko operasional bank menjadi tidak terkendali, oleh karena itu, penting bagi semua stake holder untuk peduli terhadap risiko yang semakin besar potensi terjadinya. Di antaranya selain Dewan Direksi, Komisaris, pekerja, nasabah dan Internal Auditnya sendiri harus peduli terhadap gejala, sebab-sebab timbulnya risiko operasional untuk dapat mengidentifikasi, selanjutnya dapat mengukur berapa besar risiko operasional yang timbul, dan pada akhirnya menerapkan upaya-upaya untuk memitigasi besar resiko operasional yang berhasil dipetakan/di-capture. Penerapan manajemen risiko operasional pada sektor perbankan diharuskan memperhitungkan baik dari sisi peraturan maupun mengantisipasi dan mengendalikan risiko tersebut. Agar risiko tersebut dapat diantisipasi dan dikendalikan , maka bank harus dapapt mengukur eksposur resiko operasional. Salah satu tools yang dapat digunakan oleh bank untuk mengukur eksposur risiko operasional didasarkan pada konsep Value at Risk (VaR). Untuk melihat dan meneliti hasil analisis pengukuran risiko operasional apakah akurat dan modelnya tepat untuk diterapkan, penulis mencoba menguji hasil pengukuran risiko operasional (VaR) pada Bank “XYZ” dengan Backtesting dan Kupiec Test. Selanjutnya penulis juga menyajikan langkahlangkah atau cara menerapkan metodologi pengukuran risiko operasional dengan actuarial model. Langkah-langkah yang diambil adalah: data dihimpun dari LEDB (Loss Event database) yang tercatat selama dua tahun terakhir pada Bank “XYZ” termasuk probabilitas, frekuensi, dan severity yang timbul dan diakibatkan oleh risiko operasional (diperoleh dari analisis hasil audit data LEDB yang berasal dari Divisi Komite Manajemen Risiko). Selanjutnya data dianalisis secara statistik, yaitu menerapkan formula-formula VaR dengan menggunakan actuarial model. Untuk memenuhi harapan bank “XYZ” dalam mengukur risiko operasional, serta memenuhi tujuan penulisan karya akhir ini bagi penulis JURNAL RISET AKUNTANSI DAN BISNIS VOLUME 4 NO 2 JULI 2018 Jurnalakuntansi.lp3ibdg@gmail.com sendiri, diperoleh kesimpulan akhir bahwa besar risiko operasional bank “XYZ” dengan menghitung VAR-nya seperti tercantum dalam Tabel 4.1 dan Tabel 4.2 terutama sebagian besar disebabkan oleh 3 faktor pada bagian SDM adalah KAS sebesar Rp 36.824.000,- disebabkan oleh “Selisih kurang kas phisik di ATM (incl.re-stocking)”; TAB/ATM sebesar Rp 1.091.235.000,- disebabkan oleh “Manipulasi Rekening Tabungan oleh Pegawai” dan DALAM NEGERI sebesar Rp 523.134.000,- disebabkan oleh “Manipulasi inkasso fiktif oleh pegawai” (confidence level=95%). Serta 2 faktor pada bagian SISDUR adalah LUAR NEGERI sebesar Rp 473.592.000,- disebabkan oleh “Kerugian aktivitas LN karena sebab lainnya” dan LAINNYA sebesar Rp 28.125.000,- disebabkan oleh “Pos /saldo debet yg timbul karena kelemahan system” (confidence level = 95%). Saran penulis berdasarkan hasil analisis pengukuran risiko operasional dengan pendekatan VAR dan menggunakan actuarial model, ternyata hasil pengujiannya dengan Backtesting dan Kupiec Test dapat diterima, maka akan lebih baik, jika Bank “XYZ” mencoba menerapkan model ini untuk mengetahui besar risiko yang harus di-cover. Demikian Kesimpulan dan Saran-saran yang dapat penulis sampaikan, semoga hasil ini dapat bermanfaat baik bagi mahasiswa di lingkungan akademik maupun bagi para pelaku bisnis perbankan yang selalu berkembang dalam pelayanannya
PENGARUH KEPEMIMPINAN KEPALA SEKOLAH, KOMPETENSI GURU DAN KOMPENSASI GURU TERHADAP KINERJA GURU DI SMP PERTIWI Taufik Ridwan; Karna Sopandi
Jurnal TEDC Vol 12 No 3 (2018): Jurnal TEDC
Publisher : UPPM Politeknik TEDC Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (921.039 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji secara empirik pengaruh kepemimpinan kepala sekolah, kompetensi guru dan kompensasi guru baik secara simultan dan parsial terhadap kinerja guru. Dalam menentukan jumlah sampel, karena subyeknya kurang dari seratus, lebih baik diambil semua.Penelitian dilakukan terhadap 34 guru. Data yang digunakan adalah data primer dan pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner. Metode penelitian yang digunakan adalah eksplanasi survey, pengujian hipotesis dipakai analisis jalur (path analysis). Hasil penelitian ini menunjukan bahwa variabel kepemimpinan berada pada kategori rendah, variabel kompetensi guru berada pada kategori baik dan kompensasi guru berada pada kategori rendah, total pengaruh kepemimpinan sebesar 6.6%, pengaruh kompetensi guru 44.3% dan pengaruh kompensasi 16.4%, sedangkan pengaruh secara simultan terhadap kinerja guru adalah sebesar 67.3%. Kata kunci : kepemimpinan kepala sekolah, kompetensi guru, kompensasi guru, kinerja guru
PENGARUH GAJI TERHADAP KINERJA GURU HONORER DI SMP NEGERI 2 SOLOKANJERUK KABUPATEN BANDUNG Linda Noptalia; Karna Sopandi
JURNAL MITRA MANAJEMEN Vol 14, No 1 (2023): Jurnal Mitra Manajemen
Publisher : JURNAL MITRA MANAJEMEN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35968/jmm.v14i1.1034

Abstract

The aims of this study were (1) to find out the implementation of salary at SMP Negeri 2 Solokanjeruk, Bandung Regency (2) To find out the performance of honorary teachers at SMP Negeri 2 Solokanjeruk, Bandung Regency (3) to find out the effect of salary on the performance of honorary teachers at SMP Negeri 2 Solokanjeruk Regency Bandung. Furthermore, this type of research based on its method is ex post facto research which is part of the quantitative research method approach. The population in this study were all honorary teachers at SMP Negeri 2 Solokanjeruk, totaling 25 people and the data collection technique used was saturated sampling technique, which is a sampling technique when the entire population is used as a sample and is also known as a census. The data analysis technique used is descriptive statistical analysis and inferential statistical analysis using simple regression. The results of the study can be concluded: 1) The salary as seen from the results of the assessment of 25 respondents is in the medium category, which is equal to 60%, 2) Honorary performance teachers as seen from the results of the assessment of 25 respondents are in the medium category, which is equal to 72%, 3) There is a significant influence between the variable salary on the performance of honorary teachers seen from the results of the assessment of 25 respondents from the results of inferential statistical analysis showed a value with a significant level of 5%. So the salary contribution to the performance of honorary teachers at SMP Negeri 2 Solokanjeruk has a significant effect through the calculation of tcount > ttable, namely 2.75 > 2,069 so that the variable X on Y has a positive and significant effect. Keywords: Salary, Performance