Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Peningkatan Kompetensi Kewirausahaan Mahasiswa melalui Edukasi Bisnis Era Society 5.0 Berbasis Digital Marketing Utami, Nurul Arsy; Subagio, Eka Kurnia Syawaliyah; Raharjo, Trisusilo; Hermawan, La Ode Andi; Arifuddin, Lisa; Ismail, Muhammad
Jurnal IPMAS Vol. 6 No. 1 (2026): Januari - April 2026
Publisher : Pustaka Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54065/ipmas.6.1.2026.1167

Abstract

Perkembangan ekonomi digital pada era Society 5.0 menuntut mahasiswa memiliki kompetensi kewirausahaan yang adaptif terhadap pemanfaatan teknologi digital, khususnya dalam bidang pemasaran berbasis digital marketing. Namun, sebagian mahasiswa masih memiliki keterbatasan dalam memahami konsep bisnis digital serta menerapkannya dalam praktik kewirausahaan. Oleh karena itu, kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi kewirausahaan mahasiswa melalui edukasi bisnis digital dan pelatihan digital marketing berbasis praktik. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah pendekatan deskriptif evaluatif dalam bentuk program pengabdian kepada masyarakat yang dilaksanakan melalui beberapa tahapan, yaitu observasi awal untuk mengidentifikasi kebutuhan peserta, penyampaian materi edukasi bisnis digital, pelatihan dan pendampingan penyusunan strategi digital marketing, serta pelaksanaan proyek bisnis digital berbasis kelompok. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa mahasiswa mengalami peningkatan pemahaman mengenai konsep bisnis digital dan mampu merumuskan ide bisnis secara lebih terarah melalui identifikasi target pelanggan dan nilai yang ditawarkan. Selain itu, mahasiswa juga mampu menyusun rancangan strategi pemasaran digital, kalender konten promosi, serta menghasilkan contoh konten pemasaran yang disesuaikan dengan karakteristik audiens yang dituju. Kegiatan ini juga menghasilkan implementasi proyek bisnis digital sederhana sebagai bentuk pembelajaran berbasis praktik. Dengan demikian, program ini dapat menjadi salah satu pendekatan dalam memperkuat kompetensi kewirausahaan mahasiswa melalui integrasi literasi bisnis digital dan praktik digital marketing yang relevan dengan kebutuhan ekonomi digital pada era Society 5.0.
Pojok Literasi Pesisir: Penanaman Budaya Literasi Bagi Anak-Anak Pesisir Desa Bajoe Indah Subagio, Eka Kurnia Syawaliyah; Utami, Nurul Arsy; Raharjo, Trisusilo; Ismail, Muhammad; Hermawan, La Ode Andi; Arifuddin, Lisa
Jurnal IPMAS Vol. 6 No. 2 (2026): Mei - Agustus 2026
Publisher : Pustaka Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54065/ipmas.6.2.2026.1168

Abstract

Program Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan menanamkan budaya literasi bagi anak-anak pesisir di Desa Bajoe Indah, Kabupaten Konawe, melalui model “Pojok Literasi Pesisir” yang terpadu. Solusi disusun dalam tiga kegiatan utama, yaitu (1) Pendampingan Literasi Dasar Anak Pesisir, (2) Kelas Cerita Pesisir Kreatif, dan (3) Pojok Baca dan Kreasi Literasi Pesisir. Metode pelaksanaan meliputi koordinasi dengan mitra desa, pemetaan awal kemampuan membaca, penyediaan bahan bacaan sesuai usia, pendampingan kelompok kecil, kegiatan membaca nyaring dan diskusi ringan, aktivitas kreatif berbasis cerita, serta pembentukan pojok baca sebagai ruang literasi komunitas. Monitoring dan evaluasi dilakukan secara deskriptif melalui kehadiran dan partisipasi anak, perkembangan kemampuan membaca dan pemahaman bacaan, keterlibatan dalam kegiatan bercerita dan kreasi literasi, serta pemanfaatan pojok baca dan keteraturan peminjaman buku. Hasil pelaksanaan menunjukkan anak lebih berani membaca nyaring, mampu menjawab pertanyaan sederhana tentang isi bacaan, serta meningkat partisipasinya dalam bercerita dan menghasilkan karya sederhana seperti gambar dan tulisan pendek. Pojok baca berfungsi sebagai ruang yang memperluas akses bacaan dan menjadi pusat aktivitas literasi yang lebih rutin. Program ini berpotensi berkelanjutan melalui penguatan relawan lokal, jadwal kegiatan literasi, serta penambahan koleksi bacaan yang relevan dengan kebutuhan anak pesisir.