Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

KOMUNIKASI SOSIAL "KAWAN INSPIRASI KENDARI" DI SULAWESI TENGGARA Subagio, Eka Kurnia Syawaliyah; Bahfiarti, Tuti; Fatimah, Jeanny Maria
Jurnal Ilmu Komunikasi UHO : Jurnal Penelitian Kajian Ilmu Komunikasi dan Informasi Vol. 8 No. 4 (2023): EDISI OKTOBER
Publisher : Laboratorium Ilmu Komunikasi Fisip UHO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52423/jikuho.v8i4.93

Abstract

Komunikasi sosial memainkan peran penting dalam membentuk perilaku sosial dan hubungan antarindividu di berbagai konteks sosial. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran komunikasi sosial dalam proyek "Kawan Inspirasi Kendari" di Sulawesi Tenggara. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan interaksi dan hubungan sosial antara masyarakat Kendari serta menginspirasi mereka untuk berbagi ide, pengalaman, dan pengetahuan. Metode penelitian yang digunakan meliputi survei dan wawancara terhadap peserta proyek dan masyarakat setempat yang terlibat dalam "Kawan Inspirasi Kendari". Data yang dikumpulkan kemudian dianalisis untuk mengidentifikasi pola komunikasi yang terjadi, saluran komunikasi yang digunakan, serta dampak terhadap keterlibatan sosial dan kualitas interaksi di komunitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa "Kawan Inspirasi Kendari" berhasil menciptakan platform komunikasi yang memfasilitasi pertukaran gagasan dan pengalaman positif antara masyarakat. Media sosial, pertemuan komunitas, dan lokakarya interaktif terbukti menjadi saluran efektif untuk berbagi informasi dan meningkatkan keterlibatan sosial. Interaksi melalui proyek ini juga memperkuat hubungan antara anggota komunitas dan meningkatkan kesadaran akan isu-isu sosial yang relevan. Penelitian ini memberikan pemahaman yang lebih dalam tentang pentingnya komunikasi sosial dalam menginspirasi dan membangun hubungan di dalam masyarakat. Implikasi temuan ini dapat digunakan untuk mengembangkan penelitian serupa di tempat lain dan meningkatkan efektivitas komunikasi sosial dalam upaya membangun hubungan yang harmonis dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat di Sulawesi Tenggara.
Peningkatan Kompetensi Kewirausahaan Mahasiswa melalui Edukasi Bisnis Era Society 5.0 Berbasis Digital Marketing Utami, Nurul Arsy; Subagio, Eka Kurnia Syawaliyah; Raharjo, Trisusilo; Hermawan, La Ode Andi; Arifuddin, Lisa; Ismail, Muhammad
Jurnal IPMAS Vol. 6 No. 1 (2026): Januari - April 2026
Publisher : Pustaka Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54065/ipmas.6.1.2026.1167

Abstract

Perkembangan ekonomi digital pada era Society 5.0 menuntut mahasiswa memiliki kompetensi kewirausahaan yang adaptif terhadap pemanfaatan teknologi digital, khususnya dalam bidang pemasaran berbasis digital marketing. Namun, sebagian mahasiswa masih memiliki keterbatasan dalam memahami konsep bisnis digital serta menerapkannya dalam praktik kewirausahaan. Oleh karena itu, kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi kewirausahaan mahasiswa melalui edukasi bisnis digital dan pelatihan digital marketing berbasis praktik. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah pendekatan deskriptif evaluatif dalam bentuk program pengabdian kepada masyarakat yang dilaksanakan melalui beberapa tahapan, yaitu observasi awal untuk mengidentifikasi kebutuhan peserta, penyampaian materi edukasi bisnis digital, pelatihan dan pendampingan penyusunan strategi digital marketing, serta pelaksanaan proyek bisnis digital berbasis kelompok. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa mahasiswa mengalami peningkatan pemahaman mengenai konsep bisnis digital dan mampu merumuskan ide bisnis secara lebih terarah melalui identifikasi target pelanggan dan nilai yang ditawarkan. Selain itu, mahasiswa juga mampu menyusun rancangan strategi pemasaran digital, kalender konten promosi, serta menghasilkan contoh konten pemasaran yang disesuaikan dengan karakteristik audiens yang dituju. Kegiatan ini juga menghasilkan implementasi proyek bisnis digital sederhana sebagai bentuk pembelajaran berbasis praktik. Dengan demikian, program ini dapat menjadi salah satu pendekatan dalam memperkuat kompetensi kewirausahaan mahasiswa melalui integrasi literasi bisnis digital dan praktik digital marketing yang relevan dengan kebutuhan ekonomi digital pada era Society 5.0.
Dari Ruang Digital ke Ruang Publik: Representasi Kemarahan Publik dalam Podcast Bocor Alus Politik Kartika, Muh. Medriansyah Putra; Amal, Muhammad Ihlasul; Subagio, Eka Kurnia Syawaliyah
Journal of Communication Sciences (JCoS) Vol. 8 No. 2 (2026): April
Publisher : Departement of Communication Sciences, Faculty of Social and Political Sciences, UIM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55638/jcos.v8i2.2164

Abstract

Penelitian ini menganalisis bagaimana podcast Bocor Alus Politik merepresentasikan kemarahan publik terhadap kekuasaan di ruang digital dan transformasinya ke wacana publik yang lebih luas. Menggunakan analisis framing Robert Entman, penelitian mengkaji episode “Kemarahan Publik terhadap Kekuasaan” yang disiarkan 30 Agustus 2025. Metode analisis konten kualitatif diterapkan pada transkrip podcast dan respons audiens di ruang publik digital. Temuan mengungkapkan podcast membingkai kemarahan melalui empat elemen: (1) pendefinisian masalah sebagai arogansi elite dan pemutusan aspirasi rakyat, terbukti dari data kenaikan tunjangan DPR 658 juta rupiah per bulan; (2) interpretasi kausal pada sistem oligarki politik dan perilaku elite sistematis; (3) evaluasi moral melegitimasi kemarahan sebagai respons demokratis yang diperlukan; dan (4) rekomendasi pengawasan publik berkelanjutan dan perlindungan hak berdemonstrasi. Podcast berfungsi sebagai counter-public sphere dengan narasi alternatif berbeda dari framing media mainstream. Resonansi audiens terlihat melalui komentar yang mengadopsi framing serupa dan menggunakan hashtag mobilisasi seperti #ResetIndonesia. Penelitian berkontribusi pada pemahaman peran podcast dalam wacana politik Indonesia, khususnya mentransformasi kemarahan digital menjadi ekspresi publik kolektif dan memperkuat demokrasi partisipatif.