Subono, Wahyu
Unknown Affiliation

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Analisis Keputusan Investasi Saham dengan Model CAPM pada Saham-Saham Syariah Jakarta Islamic Index (JII) Tahun 2020-2022 Nawawinata, Kusnadi; Maulana, Tagor; Subono, Wahyu; Al Qiha, Muhammad Friliansyah
Ilmu Ekonomi Manajemen dan Akuntansi Vol. 5 No. 1 (2024): Jurnal Ilmu Ekonomi Manajemen dan Akuntansi
Publisher : Universitas Mohammad Husni Thamrin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37012/ileka.v5i1.2208

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisa tingkat pengembalian saham individu (Ri), tingkat risiko sistematis (âi), tingkat pengembalian yang diharapkan dan perbandingan hasil tingkat pengembalian saham individu (Ri) dengan tingkat pengembalian yang diharapkan dengan menggunakan metode Capital Assets Pricing Model (CAPM) pada saham-saham yang termasuk kelompok Jakarta Islamic  Index Periode 2020-2022. Metodologi penelitian yang diguankan adalah metode penelitian deskriptif kualitatif (qualitative descriptive research)  dengan pendekatan studi kasus (case study) yakni pada saham-saham yang termasuk kelompok Jakarta Islamic Index periode 2020-2022 melalui analisis metode Capital Assets Pricing Model (CAPM) sebagai dasar pengambilan keputusan investasi. Jenis data yang digunakan dalam melakukan penelitian ini adalah data panel (time sries) selama kurun waktu tahun 2020 sampai dengan tahun 2022. Sumber data yang digunakan berasal dari data sekunder yang telah dipublikasikan dan dikeluarkan  oleh Bursa Efek Indonesia dan Bank Indonesia, yakni Data Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), Harga Saham dan BI 7 day RR. Hasil penelitian ini mengidentifikasi bahwa tahun 2020-2022 dapat disimpulkan bahwa  16 saham yang konsisten masuk ke Indeks JII memiliki tingkat pengembalian individu yang variatif. Beta saham ANTM memiliki nilai tertinggi, yaitu sebesar 1,71 dan saham TPIA memiliki beta terendah, yaitu 0,67. Beta yang lebih dari 1 menandakan respon yangtinggi terhadap perubahan harga pasar. Saham ANTM memiliki tingkat pengembalian yang diharapkan tertinggi dan saham TPIA memiliki tingkat pengembalian yang diharapka terendah. Untuk saham-saham yang termasuk ke dalam saham undervalued keputusan investasi yang diambil adalah membeli saham tersebut. Untuk saham-saham yang termasuk ke dalam saham overvalued keputusan investasi yang diambil adalah menjual saham tersebut. 
Pengaruh Likuiditas, Profitabilitas dan Capital Intensity terhadap Tax Avoidance: (Studi Empiris pada Perusahaan Sektor Property & Real Estate yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Tahun 2017 – 2019) Sutrisno; Heriyanto, Yayat Wahyat; Subono, Wahyu; Lumban Tobing, Veni Suanza
Ilmu Ekonomi Manajemen dan Akuntansi Vol. 1 No. 2 (2020): Jurnal Ilmu Ekonomi Manajemen dan Akuntansi
Publisher : Universitas Mohammad Husni Thamrin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37012/ileka.v1i2.2210

Abstract

Penelitian inibertujuan untuk menganalisis pengaruh Likuiditas, Profitabilitas dan Capital Intensity terhadap Tax Avoidance (Studi Empiris pada Perusahaan Sektor Property & Real Estate yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Tahun 2017-2019). Metodologi penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan data panel dan menggunakan data sekunder yang diperoleh dari website Bursa Efek Indonesia dan website perusahaan. Teknik pengabilan sampel mengunakan Pusposive Sampling dengan data tahun 2017-2019. Teknik Analisa data menggunakan Regresi Linear Berganda dengan melakukan uji statistik deskriptif, uji asumsi klasik (uji multikolinearitas, uji heteroskedastisitas) dan uji hipotesis t-statistik serta f-statistik untuk menguji keberartian pengaruhnya secara bersama-sama dengan tingkat signifikan 5%. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa secara parsial variable Likuiditas diproksikan Current Ratio (CR) berpengaruh positif namun tidak signifikan terhadap Tax Avoidance, variabel Profitabilitas diproksikan Return on Asset (ROA) berpengaruh negatif dan signifikan terhadap Tax Avoidance, dan variabel Capital Intensity berpengaruh positif dan signifikan terhadap Tax Avoidance. Sementara dari analisis secara simultan variable bebas Likuiditas, Profitabilitas dan Capital Intensity secara bersama-sama memiliki hubungan yang signifikan terhadap bariabel terikatnya yaitu Tax Avoidance. Koefisien Determinasi dari penelitian ini menunjukan angka sebesar 19%. Hal ini menunjukan bahwa variasi variable bebas Likuiditas, Profitabilitas dan Capital Intensity mampu menjelaskan variasi naik turunnya variabel Tax Avoidance sebesar 19% sedangkan sisanya sebesar 81% dipengaruhi oleh variabel bebas lainnya.
Analisis Keputusan Investasi Saham dengan Model CAPM pada Saham-Saham Syariah Jakarta Islamic Index (JII) Tahun 2020-2022 Nawawinata, Kusnadi; Maulana, Tagor; Subono, Wahyu; Al Qiha, Muhammad Friliansyah
Ilmu Ekonomi Manajemen dan Akuntansi Vol. 5 No. 1 (2024): Jurnal Ilmu Ekonomi Manajemen dan Akuntansi
Publisher : Universitas Mohammad Husni Thamrin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37012/ileka.v5i1.2208

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisa tingkat pengembalian saham individu (Ri), tingkat risiko sistematis (âi), tingkat pengembalian yang diharapkan dan perbandingan hasil tingkat pengembalian saham individu (Ri) dengan tingkat pengembalian yang diharapkan dengan menggunakan metode Capital Assets Pricing Model (CAPM) pada saham-saham yang termasuk kelompok Jakarta Islamic  Index Periode 2020-2022. Metodologi penelitian yang diguankan adalah metode penelitian deskriptif kualitatif (qualitative descriptive research)  dengan pendekatan studi kasus (case study) yakni pada saham-saham yang termasuk kelompok Jakarta Islamic Index periode 2020-2022 melalui analisis metode Capital Assets Pricing Model (CAPM) sebagai dasar pengambilan keputusan investasi. Jenis data yang digunakan dalam melakukan penelitian ini adalah data panel (time sries) selama kurun waktu tahun 2020 sampai dengan tahun 2022. Sumber data yang digunakan berasal dari data sekunder yang telah dipublikasikan dan dikeluarkan  oleh Bursa Efek Indonesia dan Bank Indonesia, yakni Data Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), Harga Saham dan BI 7 day RR. Hasil penelitian ini mengidentifikasi bahwa tahun 2020-2022 dapat disimpulkan bahwa  16 saham yang konsisten masuk ke Indeks JII memiliki tingkat pengembalian individu yang variatif. Beta saham ANTM memiliki nilai tertinggi, yaitu sebesar 1,71 dan saham TPIA memiliki beta terendah, yaitu 0,67. Beta yang lebih dari 1 menandakan respon yangtinggi terhadap perubahan harga pasar. Saham ANTM memiliki tingkat pengembalian yang diharapkan tertinggi dan saham TPIA memiliki tingkat pengembalian yang diharapka terendah. Untuk saham-saham yang termasuk ke dalam saham undervalued keputusan investasi yang diambil adalah membeli saham tersebut. Untuk saham-saham yang termasuk ke dalam saham overvalued keputusan investasi yang diambil adalah menjual saham tersebut. 
Pengaruh Likuiditas, Profitabilitas dan Capital Intensity terhadap Tax Avoidance: (Studi Empiris pada Perusahaan Sektor Property & Real Estate yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Tahun 2017 – 2019) Sutrisno; Heriyanto, Yayat Wahyat; Subono, Wahyu; Lumban Tobing, Veni Suanza
Ilmu Ekonomi Manajemen dan Akuntansi Vol. 1 No. 2 (2020): Jurnal Ilmu Ekonomi Manajemen dan Akuntansi
Publisher : Universitas Mohammad Husni Thamrin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37012/ileka.v1i2.2210

Abstract

Penelitian inibertujuan untuk menganalisis pengaruh Likuiditas, Profitabilitas dan Capital Intensity terhadap Tax Avoidance (Studi Empiris pada Perusahaan Sektor Property & Real Estate yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Tahun 2017-2019). Metodologi penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan data panel dan menggunakan data sekunder yang diperoleh dari website Bursa Efek Indonesia dan website perusahaan. Teknik pengabilan sampel mengunakan Pusposive Sampling dengan data tahun 2017-2019. Teknik Analisa data menggunakan Regresi Linear Berganda dengan melakukan uji statistik deskriptif, uji asumsi klasik (uji multikolinearitas, uji heteroskedastisitas) dan uji hipotesis t-statistik serta f-statistik untuk menguji keberartian pengaruhnya secara bersama-sama dengan tingkat signifikan 5%. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa secara parsial variable Likuiditas diproksikan Current Ratio (CR) berpengaruh positif namun tidak signifikan terhadap Tax Avoidance, variabel Profitabilitas diproksikan Return on Asset (ROA) berpengaruh negatif dan signifikan terhadap Tax Avoidance, dan variabel Capital Intensity berpengaruh positif dan signifikan terhadap Tax Avoidance. Sementara dari analisis secara simultan variable bebas Likuiditas, Profitabilitas dan Capital Intensity secara bersama-sama memiliki hubungan yang signifikan terhadap bariabel terikatnya yaitu Tax Avoidance. Koefisien Determinasi dari penelitian ini menunjukan angka sebesar 19%. Hal ini menunjukan bahwa variasi variable bebas Likuiditas, Profitabilitas dan Capital Intensity mampu menjelaskan variasi naik turunnya variabel Tax Avoidance sebesar 19% sedangkan sisanya sebesar 81% dipengaruhi oleh variabel bebas lainnya.