Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Efisiensi Pemasaran Gabah Kering Giling (GKG) IR 64 di Kabupaten Indramayu Tahun 2018-2021 Sholikha, Tina; Nopeviana, Nopeviana; Stephanie, Hanny
Agri Wiralodra Vol. 17 No. 1 (2025): Potensi Pengembangan Usaha Tani dan Pemasaran
Publisher : Universitas Wiralodra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/agriwiralodra.v17i1.115

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah mengetahui besarnya elastisitas transmisi harga dan efisiensi pemasaran gabah kering giling IR 64 di Kabupaten Indramayu tahun2018-2021. Metode penelitian yang digunakan adalah survei deskriptif menggunakan harga bulanan di tingkat produsen dan di tingkat konsumen yang berasal dari badan pusat statistik Jawa Barat. Dengan pendekatan ekonometrika diperoleh nilai elastisitas transmisinya adalah trasnsmisi harga sebesar 0,947 artinya Et kurang dari 1 yang berarti terjadi perubahan harga yaitu sebesar 1% menunjukkan persentase kenaikan harga di tingkat konsumen lebih rendah dibandingkan tingkat produsen, dan perubahan harga sebesar 1% di tingkat konsumen akan mengakibatkan perubahan harga di tingkat produsen sebesar 0,947%. sehingga dapat disimpulkan bahwa pemasaran gabah kering giling IR 64 dikabupaten Indramayu tidak efisien.
Workshop Eco Enzyme: Edukasi pengolahan sampah organik sebagai alternatif pembersih alami rumah tangga Fadillah, Arsy Nur; Hikmana, Entus; Stephanie, Hanny
Agri Wiralodra Vol. 17 No. 2 (2025): pemasaran dan potensi usaha
Publisher : Universitas Wiralodra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/agriwiralodra.v17i2.171

Abstract

Sampah organik di tempat pembuangan akhir (TPA) menimbulkan bau tidak sedap dan dapat menghasilkan gas metana mengakibatkan ledakan TPA. Hal ini pernah terjadi dalam tragedi ledakan TPA Leuwigajah di Bandung pada tahun 2005 . Namun dengan pengelolaan yang baik dapat diolah menjadi bahan yang bernilai ekonomis. Bahan limbah seperti libah sayuran dan kulit buah dapat diolah menjadi eco enzyme multiguna. Eco enzyme merupakan cairan alami serbaguna yang terbuat dari fermentasi bahan gula,sisa buah atau sayuran dicampur air dengan lama fermentasi tiga bulan. Tujuan dari penelitian ini adalah bertujuan mengetahui respon masyarakat pada produk eco enzyme untuk diaplikasikan dalam rumah tangga. Melalui workshop eco enzyme diharapkan dapat mengedukasi masyarakat untuk timbul keinginan mengolah sampah rumah tangga menjadi cairan eco enzyme multiguna untuk rumah tangga. Terciptanya eco enzyme dapat menjadi alternatif untuk mengurangi penggunaan bahan kimia sintetik, upaya go green mewujudkan zero waste dan ekonomi hijau masyarakat dapat dikelola dengan baik. Metode yang digunakan adalah deskriptif analitik, yaitu memusatkan pada persoalan yang ada pada masa sekarang, data yang terkumpul disusun, dijelaskan kemudian dianalisis. Metode analisis dalam penelitian ini menggunakan SPSS. Penelitian ini menggunakan penelitian survey kepada masyarakat yang megikuti workshop eco enzyme. Luaran dari penelitian yaitu mengetauhi minat masyarakat pada produk eco enzyme untuk diaplikasikan dalam rumah tangga. Hasil dari penelitian ini menunjukan masyarakat sangat antusias dan berminat untuk membuat eco enzyme secara mandiri dari hasil rumah tangga sendiri.
EFISIENSI PABRIK KELAPA SAWIT DI INDONESIA Stephanie, Hanny; Tinaprilla, Netti; Rifin, Amzul
Jurnal Agribisnis Indonesia Vol. 6 No. 1 (2018): Juni 2018 (Jurnal Agribisnis Indonesia)
Publisher : Departmen of Agribusiness, Economics and Management Faculty, Bogor Agricultural University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jai.2018.6.1.13-22

Abstract

Crude palm oil (CPO) is one of Indonesian agricultural products that are widely developed. CPO is produced by palm oil mills. This research analyzes the efficiency of Indonesian palm oil mills uses 2010 manufacturing industry survey conducted by the Statistics Indonesia. The efficiency analysis is done by using Data Envelopment Analysis (DEA) with production value as the output, and production expenses, labor expenses, other expenses, and fixed capital as the inputs. It is found that 26 out 137 firms are efficient. Based on the capital ownership, foreign firms have the highest average efficiency score. Based on export participation, exporting firms have higher efficiency than non-exporting firms. Based on location, firms that located on other islands have higher efficiency than firms that located on Sumatra and Kalimantan.