Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

JUALBELI PAKAIAN PRELOVED DI ROYAL PLAZA SURABAYA PERSPEKTIF KAIDAH HUKUM EKONOMI ISLAM Maulida, Naila Rizky; Ni’mah, Rajabiyah Khoirotin; Aini, Rizka Nur
el-Qist : Journal of Islamic Economics and Business (JIEB) Vol. 9 No. 1 (2019): eL-Qist
Publisher : Program Studi Ekonomi Syariah, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam UIN Sunan Ampel Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Jualbeli adalah kegiatan tukar menukar barang atau uang dengan barang yang dilakukan dengan cara melepaskan hak milik dari pihak satu ke pihak yang lain atas dasar saling merelakan atau saling ridha. Lalu kaidah hukum ekonomi Islam yaitu ketetapan hukum Islam yang bersifat umum dan komprehensif yang mencakup hukum-hukum derifatifnya. Penelitian ini menggunakan metode kepustakaan dan observasi dimana peneliti mengamati dan mengambil sumber dari beberapa buku dan jurnal yang menjelaskan tentang jualbeli pakaian bekas yang sesuai dengan kaidah fikih. Dalam metode observasi, kehadiran penulis akan melakukan kunjungan langsung ke lapangan yaitu toko baju bekas impor (preloved) yang berada di Royal Plaza Surabaya. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pelaksanaan jualbeli pakaian bekas perspektif kaidah fikih dapat disimpulkan bahwa jualbeli pakaian import bekas juga memiliki dampak yang ditimbulkan, yaitu dampak positif dan dampak negatif. Dampak dalam pembelian pakaian import bekas lebih beresiko daripada manfaat itu sendiri, seperti menimbulkan berbagai penyakit. Dampak positif dari penjualan pakaian ini sudah kita ketahui bahwa dengan harganya yang murah dan merakyat sesuai dengan kantong mahasiswa, sehingga hal tersebut sangat menyenangkan bagi mereka yang hanya memiliki uang pas-pasan namun masih ingin terlihat trendy dengan memakai pakaian import yang branded. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana kaidah fikih dapat dijadikan alat analisis terhadap adanya perdagangan pakaian bekas impor dan akibat yang terjadi dalam perdagangan pakaian preloved itu.
THE ROLE OF THE PMR EXTRACURRICULAR ACTIVITIES IN DEVELOPING SOCIAL CARE AND EMPATHY ATTITUDES OF STUDENTS AT MTS NEGERI SALATIGA Silmi, Ainun Nabilla Syifana; Zulfa, Refliani Aprilia Diani; Aini, Rizka Nur; Susilawati, Ulfah
Algebra : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Sains Vol. 5 No. 4 (2025): Algebra : Jurnal Pendidikan Sosial dan Sains
Publisher : Yayasan Amanah Nur Aman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58432/4jvq1s75

Abstract

This study aims to describe the role of the Youth Red Cross (PMR) extracurricular activity in fostering social awareness and empathy among students at MTs Negeri Salatiga. The study used a descriptive qualitative approach with data collection techniques through interviews, observation, and documentation. Informants consisted of PMR instructors, active PMR members, and non-PMR students. The results showed that PMR activities played a significant role in developing students' social awareness through health service activities at school, first aid training, and community service activities. Students were accustomed to helping friends and were sensitive to the social conditions around them. In addition, victim handling simulation activities and communication habits when providing assistance formed students' empathy emotionally and practically. Supporting factors for the formation of social awareness and empathy include school support, instructor competence, and structured training programs. Obstacles included limited medical facilities, fluctuating motivation, and schedule conflicts with learning. Overall, PMR has a real role in developing humanitarian values ​​in the school environment through continuous practical learning.