Badruzsaufari
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

IDENTIFIKASI EKOFAK MOLUSKA BIVALVA DARI SITUS BENTENG TABANIO, DI KABUPATEN TANAH LAUT Restu Budi Sulistiyo; Laila Abdul Jalil; Badruzsaufari; Dharmono
Naditira Widya Vol. 16 No. 1 (2022): Naditira Widya Volume 16 Nomor 1 April Tahun 2022
Publisher : National Research and Innovation Agency (BRIN)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada ekskavasi arkeologi di situs Benteng Tabanio yang dilakukan oleh Balai Arkeologi Banjarmasin ditemukan berbagai artefak dan ekofak. Ekofak yang banyak ditemukan adalah cangkang moluska. Namun demikian, cangkang moluska hasil penelitian tersebut belum diidentifikasi secara taksonomis. Pelabelan koleksi ditulis sebagai kerang, cangkang kerang, atau fragmen cangkang kerang, padahal dalam koleksi tersebut terdapat cangkang moluska bivalvia dan cangkang gastropoda. Kerancuan identitas ini berakibat pada kesalahan informasi. Pada penelitian ekskavasi situs Benteng Tabanio, tinggalan ekofaktual moluska bivalvia belum dibahas secara komperehensif. Penelitian ini ditujukan untuk memahami keberadaan cangkang moluska bivalvia di situs Benteng Tabanio. Identifikasi 101 sampel cangkang marin dilakukan sampai dengan tingkat genus atau spesies dilakukan menggunakan analisis komparasi morfologi dengan cangkang bivalvia marin yang didapatkan di luar zona situs. Hasil penelitian menunjukkan terdapat empat ordo dengan tujuh famili dan empat belas genera atau spesies yang dapat diidentifikasi. Keempat belas genera atau spesies tersebut dapat dikonsumsi, tetapi sisa-sisa cangkang yang ditemukan di situs Benteng Tabanio menunjukkan tidak adanya pemanfaatan moluska bivalvia sebagai bahan pangan ataupun bahan bangunan.
Efektivitas Metode Pengambilan Sampel Non-Invasif untuk Amplifikasi Gen COI pada Rattus norvegicus Salsabila Puteri Syahrina; Badruzsaufari
Proceeding Seminar Nasional IPA 2026
Publisher : LPPM UNNES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengevaluasi efektivitas metode pengambilan sampel non-invasifdalam amplifikasi gen Cytochrome Oxidase Subunit I (COI) pada tikus Rattus norvegicus.Sampel yang digunakan berupa feses. Metode non-invasif dipilih karena mampumeminimalkan stres dan cedera pada hewan serta mendukung prinsip animal welfare dan 3R.Ekstraksi DNA sampel feses dilakukan menggunakan metode CTAB termodifikasi denganpenambahan polyvinylpyrrolidone (PVP), proteinase K, dan pemurnian menggunakanchloroform:isoamyl alcohol serta presipitasi isopropanol-ammonium asetat. DNA hasilekstraksi diamplifikasi menggunakan PCR dengan target gen COI mitokondria. Hasil penelitianmenunjukkan bahwa metode non-invasif mampu menghasilkan DNA yang dapat diamplifikasipada gen COI, meskipun kualitas DNA sampel feses cenderung lebih rendah akibat adanyainhibitor PCR. Penambahan BSA dan PVP membantu meningkatkan keberhasilan amplifikasiDNA. Penelitian ini menunjukkan bahwa metode non-invasif berpotensi digunakan sebagaialternatif identifikasi molekuler tikus secara lebih aman dan etis.