Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Pengaruh Sumber Daya Manusia, Modal dan Pemasaran terhadap Minat Berwirausaha Taruna Politeknik Bumi Akpelni Indriyati, Retno; Setyawan, Suprihono
Saintara : Jurnal Ilmiah Ilmu-Ilmu Maritim Vol 8 No 1 (2024): SAINTARA (Maret 2024)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Akademi Maritim Nusantara Cilacap

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52475/saintara.v8i1.255

Abstract

Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui sejauh mana minat berwirausaha dari Taruna/mahasiswa Politeknik Bumi Akpelni. Dalam penelitian ini, melibatkan 4 program studi di Politeknik Bumi Akpelni dengan sasaran taruna/mahasiswa yang aktif dikampus terdiri dari angkatan 56, 57, 58 dan 59. Responden dipilih secara acak dan seimbang (proportional random sampling) dengan jumlah sasarn 316 Taruna/mahasiswa. Penelitian ini menggunakan metode kolaboratif (gabungan), yaitu dengan menggabungkan metode kualitatif dan metode kuantitatif dengan tujuan untuk memperoleh jawaban yang lebih valid sehingga diharapkan dapat menjelaskan masalah penelitian. Dapat dismpulkan bahwa seluruh indikator dari seluruh variabel belum menarik taruna/mahasiswa Politeknik Bumi Akpelni untuk menjadi wirausaha muda. Ada beberapa kendala yang mereka hadapi dalam mewujudkan impiannya namun kendala tersebut tidak akan mampu untuk mewujudkannya.
UPAYA MENINGKATKAN PENANGANAN PEMBONGKARAN MUATAN PUPUK CURAH (UREA) DI MV. PUSRI INDONESIA I Kartika Septiana, Dewi Praisma; Indriyati, Retno
Majalah Ilmiah Gema Maritim Vol 24 No 1 (2022): Gema Maritim Vol 24 No 1 tahun 2022 tanggal 31 Maret 2022
Publisher : Politeknik Bumi Akpelni

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (394.886 KB) | DOI: 10.37612/gema-maritim.v24i1.279

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui masalah atau kendala dalam proses pembongkaran muatan, khususnya pupuk curah di MV Pusri Indonesia I, selain itu untuk mengetahui tentang Kedisiplinan awak kapal dalam penggunaan alat keselamatan kerja.Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode analisis deskriptif, dimana peneliti mendeskripsikan permasalahan dan pembahasan secara detail. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan cara Observasi dimana pengamatan dilakukan pada MV. Pusri Indonesia I, Wawancara yang dilakukan dengan orang-orang yang terkait dengan permasalahan yang dibahas tepatnya tentang faktor-faktor yang menjadi kendala dalam pembongkaran muatan pupuk curah, kususnya urea di MV. Pusri Indonesia I. Hasil pembahasan menunjukkan bahwa Faktor-faktor yang menimbulkan adanya keterlambatan kegiatan pembongkaran muatan pupuk curah (urea) adalah faktor dari anak buah kapal, faktor peralatan bongkar muat, dan faktor cuaca. Sedangkan, kedisiplinan awak kapal dalam penggunaan alat keselamatan kerja juga perlu ditingkatkan karena sangat penting untuk meningkatkan keselamatan kerja saat melaksanakan kegiatan pembongkaran muatan pupuk cuarah (urea)
Analisis Penerapan Plan Maintenance System dan Pelatihan Terhadap Keselamatan Crew di Atas Kapal MV. Nadhif Alfatihurrozaq, Visa Aditya; Indriyati, Retno; Wahyuni, Eni Tri
Majalah Ilmiah Gema Maritim Vol 27 No 2 (2025): Gema Maritim Vol 27 No 2 Bulan September 2025
Publisher : Politeknik Bumi Akpelni

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37612/gema-maritim.v27i2.528

Abstract

This study aims to analyze how the implementation of the Plan Maintenance System (PMS) and safety training contribute to the preparedness of the MV Nadhif crew in facing emergencies. The research method used is descriptive qualitative, with data collection techniques through direct observation, interviews with five crew members, and documentation. The results of the study indicate that the PMS on the MV Nadhif has generally been implemented in accordance with procedures, especially for safety equipment such as lifeboats, fire extinguishers, and emergency pumps, although its implementation is still constrained by time and resources. Meanwhile, crew safety training such as fire drills and abandon ship drills are still not carried out regularly, only about once every six months. This lack of training frequency has an impact on the low preparedness of the crew in facing emergencies. Therefore, integration between a regular PMS system and routine safety training is needed to form an optimal work safety culture on board.
Pengaruh Venting dan Temperatur pada Kegiatan Bongkar Muat LPG  di Kapal Fully Refrigerated LPG/C Prima Lautan II Ardani, Indah Rika; Wahyuni, Eni Tri; Indriyati, Retno
JURNAL BARTEK Vol 2 No 1 (2026): Jurnal Bahari dan Teknologi [BARTEK]
Publisher : Politeknik Bumi Akpelni Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.6425/8yqpq896

Abstract

Venting and temperature are important factors that can affect the efficiency and safety of the LPG loading and unloading process, especially on ships with a fully refrigerated system. This research aims to determine the effect of venting and temperature on LPG loading and unloading activities on the fully refrigerated LPG/C Prima Lautan II ship. This research uses a quantitative approach with survey methods. Data analysis was carried out using multiple linear regression to determine the simultaneous and partial influence of the independent variables (venting and temperature) on the dependent variable (LPG loading and unloading efficiency). The analysis results show that both venting and temperature have a significant effect on loading and unloading activities. Venting contributes to keeping the pressure stable during the process, while temperature has an influence on the evaporation speed and LPG vapor pressure in the tank. The significance value for both variables is less than 0.05, indicating that statistically both have a real influence on the efficiency of LPG loading and unloading activities. The results of the research indicate that if the ventilation and handling work simultaneously well, smooth LPG loading and unloading activities will be achieved on the LPG/C Prima full refrigerated ship. Lautan II.