Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pengaruh Karakteristik Ibu Terhadap Pemenuhan ASI Ekslusif Pada Anak 6-23 Bulan Isaura Paradise; Rismawaty
Kampurui Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2020): Kampurui Jurnal Kesehatan Masyarakat
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Dayanu Ikhsanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55340/kjkm.v2i1.158

Abstract

This study aims to analyze the influence of social factors (maternal characteristics), economy, and environment on the adequate fulfillment of exclusive breastfeeding in children aged 6-23 months in Indonesia. The analysis was conducted descriptively and inferentially using the Binary Logistic Regression method using data sourced from Susenas in 2017. The results of the analysis showed that the variables of First Marriage Age, education level, and working status of mothers had a significant effect on the fulfillment of adequate exclusive breastfeeding in Indonesia
Patchouli Agroindustry Technology In Guo Batu Village, Mandailing Natal Regency, North Sumatera Province Siregar, Irmalia Fitri; Rismawaty; Halimatus Syahdia Hasibuan
Jurnal Riset Perkebunan Vol. 3 No. 2 (2022): Jurnal Riset Perkebunan (JRP)
Publisher : Jurusan Budidaya Perkebunan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jrp.3.2.56-65.2022

Abstract

Achievement level of input use efficiency will determine the success of farmers in achieving maximum production and income from farming and agro patchouli and can compete in the market. The research aimed to analyze system of patchouli agroindustry conducted from production technology, input using, cost, production, income and patchouli agroindustry efficiency and marketing sub-system conducted from channel, marketing organization, cost, profit and marketing efficiency in Guo Batu Village, Mandailing Natal Districk, North Sumatra Province. Census method used in this research with 30 farmers as sampling. The average of agroindustry sub-system production 116,70 kg of patchouli oil per production process, gross income Rp. 64,185,000 and net income Rp. 41,453,091.67. family income Rp. 45,185,076.53 and RCR 2,90. The conclusion is the marketing doesn’t have problem because the farmers sell the patchouli in oil directly to traders with the price Rp. 550,000/kg.
Pengaruh Edukasi Kesehatan Terhadap Perilaku Kesehatan Reproduksi Remaja di SMAN 1 Bambaira: The Influence of Education in Efforts to Improve Adolescent Reproductive Health at SMAN 1 Bambaira Budiman Abd. Rauf; Haris Pontoh; Eliana; Rismawaty; Suraiyah; Cici; Asrini Muslima Sari; Fadliya; Sudirman; Eka Prasetia Hati Baculu; Muh. Syukran; Wiwin Andriani; Ginanjar Rahardian
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 9 No. 1: Januari 2026 -In Progress
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v9i1.9848

Abstract

Kesehatan reproduksi remaja merupakan isu penting dalam upaya peningkatan kualitas kesehatan masyarakat, terutama di wilayah sekolah yang menjadi pusat perkembangan perilaku remaja. Kurangnya pengetahuan, sikap, dan tindakan yang tepat mengenai kesehatan reproduksi dapat meningkatkan risiko perilaku seksual berisiko, kehamilan remaja, dan infeksi menular seksual. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh edukasi terhadap peningkatan pengetahuan, sikap, dan tindakan kesehatan reproduksi siswa di SMAN 1 Bambaira. Penelitian Merupakan penelitian Kuantitatif dengan desain cross-sectional study dengan pemberian edukasi melalui ceramah interaktif dan media audiovisual, dilaksanakan bekerja sama dengan Puskesmas Bambaira. Sampel sebanyak 30 siswa dipilih menggunakan proportional stratified random sampling. Pengukuran pengetahuan, sikap, dan tindakan dilakukan sebelum dan sesudah edukasi menggunakan kuesioner terstruktur. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada aspek pengetahuan, dengan rata-rata skor meningkat dari 2,03 menjadi 2,37 (p = 0,002). Namun perubahan pada aspek tindakan (2,93 menjadi 3,00; p = 0,326) dan sikap (2,83 menjadi 2,83; p = 1,000) tidak menunjukkan perbedaan yang bermakna secara statistik. Temuan ini mengindikasikan bahwa edukasi kesehatan reproduksi efektif meningkatkan ranah kognitif, tetapi belum optimal dalam mempengaruhi ranah afektif dan psikomotor. Penelitian merekomendasikan perlunya intervensi edukasi yang berkelanjutan, partisipatif, serta melibatkan dukungan lingkungan sekolah dan keluarga untuk mencapai perubahan sikap dan perilaku yang lebih komprehensif.