Articles
PENDIDIKAN 4.0: PERANAN TRANSFER PENGETAHUAN DALAM PENINGKATAN BISNIS DI KABUPATEN BENGKAYANG, DAERAH PERBATASAN
Vasantan, Priska
JURNAL BORNEO AKCAYA Vol 6 No 2 (2020): Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pelayanan Publik
Publisher : Badan Penelitian dan Pengembangan Provinsi Kalimantan Barat
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.51266/borneoakcaya.v6i2.179
The purpose of this study was to describe the role of knowledge transfer in the education that can improve business in Bengkayang Regency. Information management is one of the things that must be faced by disadvantaged areas, especially in industrial revolution 4.0. Bengkayang Regency is one of the areas directly adjacent to Malaysia so that there are many cross-border businesses. In the era of this industrial revolution, the government has a 4.0 making Indonesia program, namely making Indonesia becomes the 10th largest economist in the world. One of the factors to improve is the quality of human resources. However, the quality of human resources in Bengkayang Regency was is very low due to the poor education quality. This research was conducted using a phenomenological qualitative method with observation and in-depth interviews. The informants were elementary school students studying in Year 4, 5, 6. They studied in the village of Tampe and 4 students in Shanti Bhuana (ISB) institute located in Bengkayang. The results showed that the quality of human resources was strongly influenced by the quality of education and the quality of education was strongly influenced by the knowledge transfer process implemented in schools
SEMINAR DAN WORKSHOP TRANSFER PENGETAHUAN BERBASIS GAYA BELAJAR TERHADAP GURU SDN 15 TAMPE, BENGKAYANG, DAERAH PERBATASANSEMINAR DAN WORKSHOP TRANSFER PENGETAHUAN BERBASIS GAYA BELAJAR TERHADAP GURU SDN 15 TAMPE, BENGKAYANG, DAERAH PERBATASAN
Priska Vasantan
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 27, No 4 (2021): OKTOBER-DESEMBER
Publisher : Universitas Negeri Medan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24114/jpkm.v27i4.25799
Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberikan pemahaman dan pengalaman bagi guru SDN 15 Tampe melaksanakan transfer pengetahuan berdasarkan gaya belajar dalam proses pembelajaran di Bengkayang, salah satu kabupaten yang beru terentaskan dari daerah tertinggal. Sebelum melakukan pengabdian masyarakat, tim PKM melakukan observasi terlebih dahulu terhadap siswa SDN 15 Tampe yang berada di daerah perbatasan ini dengan media pembelajaran yang berfungsi sebagai sarana yang sesuai dengan tipe gaya belajar visual, auditori dan kinestetik, serta dilanjutkan dengan wawancara yang mendalam terhadap kepala sekolah dan alumni SDN 15 Tampe ini. Metode pelaksanaan dalam pengabdian masyarakat ini memiliki 4 tahapan, yaitu tahap 1, ceramah dengan materi perkembangan pendidikan di Bengkayang, manajemen pengetahuan yang berperan penting dalam dunia pendidikan, gaya belajar. Tahap ke-2, tes gaya belajar, tahap ke-3, diskusi cara mengajar dan tahap ke-4 adalah workshop. Kegiatan pengabdian masyarakat ini memberikan pengetahuan baru bagi guru SDN 15 Tampe dalam proses belajar mengajar di sekolah dan memberikan motivasi bagi guru dalam melaksanakan pengabdiannya. Hal ini dapat diamati dari reaksi guru dalam proses workshop yang antusias dan komentar yang diberikan bahwa hal ini sangat membantu mereka dalam mengajar siswa
KEGIATAN TRANSFER PENGETAHUAN DENGAN METODE DRILL TERHADAP SISWA SEKOLAH DASAR NEGERI (SDN) BENGKAYANG DAERAH PERBATASAN
Priska Vasantan;
Helena Anggraeni Tjondro Sugianto;
Apriyon Yosef;
Arlianto Atet;
Panra Panra
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 25, No 4 (2019): OKTOBER - DESEMBER
Publisher : Universitas Negeri Medan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24114/jpkm.v25i4.14610
Kabupaten Bengkayang merupakan salah satu kabupaten di daerah perbatasan dan baru terentaskan dari ketertinggalan namun di beberapa pelosok daerah masih tergolong tertinggal baik dalam dunia pendidikan, spiritual. Pendidikan merupakan salah satu aspek yang berperanan penting pada peningkatan kualitas sumber daya manusia pada era revolusi industri 4.0 ini melalui programnya yaitu Making Indonesia 4.0. Oleh karena itu, kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan bertujuan untuk meningkatkan sumber daya manusia mulai dari pendidikan dasar. Kegiatan pendampingan ini dilakukan dengan metode drill dengan pelbagai latihan yang memotivasi keaktifan siswa berdasarkan kearifan lokal yang dimiliki sehingga memengaruhi proses transfer pengetahuan dan student learning center. Kegiatan pendampingan proses pembelajaran ini diberlakukan terhadap siswa kelas 4, 5 dan 6 khususnya pada mata pelajaran Matematika dan pengenalan Bahasa Inggris. Hasil kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah diperolehnya metode pembelajaran yang lebih baik melalui metode drill serta penggunaan poster pembelajaran sehingga mempermudah transfer pengetahuan kepada siswa SDN ini. Metode pembelajaran ini dapat digunakan oleh pihak sekolah sehingga dapat meningkatkan hasil belajar siswa.Kata kunci: Revolusi Industri 4.0; Making Indonesia 4.0; Transfer Pengetahuan.AbstractBengkayang Regency is one of the regencies in the border area and has only been eliminated from underdevelopment, but in some areas the region is still classified as good in the world of education, spiritual. Education is one aspect that plays an important role in improving the quality of human resources in the era of the industrial revolution 4.0 through its program, Making Indonesia 4.0. Therefore, this community service activity is carried out aimed at increasing human resources starting from basic education. This mentoring activity is carried out by the drill method with various exercises that motivate student activity based on local wisdom that is owned so that it affects the process of knowledge transfer and student learning center. The learning process assistance activities are applied to students in grades 4, 5 and 6, especially in Mathematics and English introduction. The results of these community service activities are getting better learning methods through the drill method and the use of learning posters so as to facilitate the transfer of knowledge to these SDN students. This learning method can be used by the school so that it can improve student learning outcomes.Keywords: Industrial Revolution 4.0; Making Indonesia 4.0; Knowledge Transfer.
Knowledge Transfer Based Local Wisdom by Learning Method Buddy Program In District Bengkayang
Priska Vasantan;
Helena Anggraeni Tjon
International Journal of Multi Discipline Science Vol 1, No 1 (2018): Volume 1 Number 1 February 2018
Publisher : STKIP Singkawang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26737/ij-mds.v1i1.413
Knowledge transfer is one of knowledge management. Knowledge transfer based on local wisdom is very helpful in learning methods in schools and universities, especially at the outermost district in Indonesia. This study is research in one school that located in Bengkayang which is one of the districts the outermost in Indonesia that the student has behind from academic, computer ability, Indonesian language, English language, etc. Therefore this study aims to show the importance of knowledge transfer based on local wisdom in learning in this school. The aim of this research is to show that knowledge transfer based on local wisdom is very helpful in learning method especially at district Bengkayang, one of the outermost district in Indonesia.
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI PENINGKATAN KAPITAL SPIRITUAL
Helena Anggraeni Tjondro Sugianto;
Priska Vasantan
Share : Journal of Service Learning Vol. 6 No. 1 (2020): FEBRUARY 2020
Publisher : Institute of Research and Community Outreach - Petra Christian University
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (691.571 KB)
|
DOI: 10.9744/share.6.1.13-17
Program pengabdian masyarakat ini berangkat dari keprihatinan munculnya fenomena masyarakat sebuah dusun yang tidak terlalu peduli dengan kepentingan bersama. Tiap keluarga terkesan hanya memikirkan kepentingan diri sendiri saja sehingga kesejahteraan bersama sulit dicapai. Program ini dilakukan dengan menanamkan nilai-nilai spiritual yang dapat menyadarkan masyarakat untuk mau saling peduli dan bekerja sama sehingga kesejahteraan bersama dapat diraih dan dinikmati. Dalam hal ini pemberdayaan masyarakat terjadi melalui peningkatan kapital spiritual dengan menanamkan nilai-nilai luhur. Penanaman nilai-nilai ini dilakukan melalui pembinaan spiritual yang rutin diadakan selama satu semester bagi anak-anak, remaja, dan orang dewasa. Program ini dapat dikatakan berhasil dengan mulainya masyarakat bersedia bekerja sama untuk membuat tempat sampah bersama, membuat kebun sayur organik dan pupuk cair organik bersama yang dapat meningkatkan perekonomian rumah tangga, serta kerja bakti membersihkan lingkungan.This program departs from the concern of the phenomenon of a village community that is not too care about the common interest. Each family seems to care about their own interests so that shared prosperity is difficult to be achieved. This program is carried out by instilling spiritual values that can awaken the public to care for one another and work together so that shared prosperity can be achieved and enjoyed. In this case, community empowerment occurs through increasing spiritual capital by instilling good values. The inculcation of these values is done through spiritual coaching which is routinely held for one semester for children, adolescents, and adults. This program can be asummed to be successful with the commencement of the community's willingness to work together to create a shared waste bin, create an organic vegetable garden and an organic liquid fertilizer that can improve the household economy, as well as working together to clean the environment.
LITERASI BAGI PARA PETANI PADI LADANG YANG HIDUP DALAM KEMISKINAN
Helena Anggraeni Tjondro Sugianto;
Priska Vasantan
Share : Journal of Service Learning Vol. 7 No. 1 (2021): FEBRUARY 2021
Publisher : Institute of Research and Community Outreach - Petra Christian University
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (409.352 KB)
|
DOI: 10.9744/share.7.1.14-20
In a hamlet in West Kalimantan, there are a lot of farmers who plant field rice live in poverty. Unfortunately, they feel that planting this field rice is a tradition and social identity that cannot be abandoned, so that they seem to be in shackles of poverty with no way out. Therefore, it is necessary to do literacy which can open their eyes to the poverty shackles that have bound them so far, and open their horizons to find other alternatives to increase their income. Apart from that, another important thing is that it is necessary to instill spiritual values that enable them to leave behind the old values they have lived so far, which keeps them in poverty.
BLENDED LEARNING METHOD BASED ON LOCAL WISDOM AS A SPIRITUAL GUIDANCE HOLY TRINITY COMMUNITY IN DISTRICT BENGKAYANG
Priska Vasantan
JETL (Journal of Education, Teaching and Learning) Vol 1, No 1 (2016): Volume 1 Number 1 March 2016
Publisher : STKIP Singkawang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (380.59 KB)
|
DOI: 10.26737/jetl.v1i1.33
Bengkayang is one of the districts the outermost in Indonesia. The district has limitations and underdevelopment in various fields, one of which is in the field of education. Writing this article aims to show that blended learning based on local wisdom is very helpful coaching Holy Trinity Community (HTC) in the district Bengkayang. It has been proven from previous studies, suggesting that coaching HTC with blended learning to be more flexible, effective and efficient . Blended learning has been applied HTC with a combination of conventional learning and e-learning in most areas in Indonesia. With the blended learning, the process of spiritual guidance becomes more flexible, effective and efficient so as to improve student in district Bengkayang.
Pendidikan Karakter Siswa SDN 15 Tampe melalui Pengalaman Spiritual Kristiani
Vasantan, Priska;
Suseno, Agustinus Bayu
Patria : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 2: September 2023
Publisher : Universitas Katolik Soegijapranata
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24167/patria.v5i2.10306
Manusia yang berkualitas memiliki intelektualitas dan integritas yang baik. Peningkatan intelektualitas dapat dilakukan melalui proses pembelajaran, sedangkan pembentukan integritas dipengaruhi oleh karakter yang baik. Pembentukan karakter seseorang dimulai sejak dini. Siswa SD adalah salah satu benih bangsa yang senantiasa perlu dipupuk dan dibentuk menjadi pribadi yang berguna bagi bangsa dan negara. Pengabdian masyarakat di SDN 15, Bengkayang ini adalah membentuk karakter siswa SD melalui proses pembelajaran Bahasa Indonesia dan pengalaman spiritual kristiani di daerah perbatasan. Daerah perbatasan memiliki permasalahan yang cukup unik dibandingkan dengan daerah lainnya, seperti perbedaan budaya, pendidikan yang minim, dan lain sebagainya. Pendampingan ini diberikan selama 4 minggu, meliputi pedidikan karakter di kelas Bahasa Indonesia, konseling dan rekoleksi siswa. Dalam kelas Bahasa Indonesia ini, 6 mahasiswa PGSD memberikan pendidikan karakter melalui nasehat, kesopanan dalam kelas, dll. Bimbingan dan konseling diberikan oleh 5 mahasiswa PGSD kepada 5 siswa yang dipandang perlu mendapatkan pendampingan konseling, sedangkan rekoleksi diberikan sebagai penutup pendampingan. Untuk mengakhiri pengabdian ini, dilakukan evaluasi bersama pihak sekolah SDN 15. Hasil evaluasi pada akhir pengabdian masyarakat ini adalah perlunya pendampingan lanjutan dan rekoleksi bagi guru dan orang tua siswa.
PENINGKATAN PENGETAHUAN TENAGA PENDAMPING â€TRAUMA HEALING†KASUS KEKERASAN ANAK DI BENGKAYANG
Vasantan, Priska
INTEGRITAS : Jurnal Pengabdian Vol 7 No 1 (2023): JANUARI - JULI
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat - Universitas Abdurachman Saleh Situbondo
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36841/integritas.v7i1.2445
Kasus korban kekerasan anak ini tidak dapat berhenti begitu saja hingga pelaku ditahan di penjara, trauma yang dialami korban membawa dampak bagi masa depan mereka terutama dari segi psikis. Pendampingan tidak cukup hanya sebatas menghibur dan mendampingi korban, namun perlunya dilakukan penyembuhan luka dan trauma yang dialami oleh korban ini. Oleh karena itu, pengetahuan tenaga pendamping tentang penyembuhan luka batin dan trauma ini memegang peranan yang sangat penting. Pendamping harus mampu mengenal dan mampu menggali luka korban yang seringkali menutup diri karena malu dan takut. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilakukan agar pengetahuan meningkat dan dapat mendampingi korban secara maksimal. Langkah-langkah kegiatan ini diawali observasi melalui diskusi dengan pihak Dinas Sosial Bengkayang. Setelah kegiatan berlangsung, ketua pelaksana membagikan google form untuk evaluasi dan saran dalam penyelenggaraan kegiatan selanjutnya. Kegiatan peningkatan pengetahuan ini mendapatkan respon yang sangat baik dengan sebagian besar merasakan adanya peningkatan pengetahuan tentang pendampingan korban kekerasan melalui pendekatan penyembuhan luka batin dan trauma.
Analisis Motivasi Guru Terhadap Belajar Murid di TK Anugerah Bengkayang
Lisa Anggela;
Priska Vasantan
Jurnal Publikasi Ilmu Manajemen Vol. 2 No. 3 (2023): September: Jurnal Publikasi Ilmu Manajemen
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.55606/jupiman.v2i3.2266
The purpose of this study was to determine teacher motivation which has a positive impact on student learning at Anugerah Bengkayang Kindergarten. This type of research is a descriptive qualitative research that orginates from the sources studied and then analyzed in order to obtain learning process so far, where motivation is one of the supports for student success in the teaching and learning process at Anugerah Bengkayang Kindergarten.