Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Motivasi Pembelajaran Bahasa Inggris melalui Media Cue Card Husen, Nursakina
BARAKTI: Journal of Community Service Vol. 2 No. 2 (2024): Maret
Publisher : PT. Sangadji Media Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Era globalisasi mewajibkan siswa untuk memiliki kemampuan berbicara dan menulis dalam bahasa Inggris secara efektif. Namun, dua keterampilan ini sering dianggap sulit karena beberapa faktor. Pertama, terdapat keterbatasan dalam kosakata. Kedua, kurangnya rasa percaya diri, dan ketiga, keterbatasan media pembelajaran yang tersedia. Untuk mengatasi tantangan ini, dibutuhkan solusi yang efektif dan efisien guna memotivasi siswa dalam belajar dan berkomunikasi menggunakan bahasa Inggris. Salah satu solusi yang dapat diimplementasikan adalah penggunaan media pengajaran yang menarik, seperti Cue Card atau kartu Clue. Kartu ini berisi ide-ide yang dapat dikembangkan berdasarkan topik pembelajaran, membantu siswa mengatasi keterbatasan kosakata dan merangsang kreativitas mereka. Dengan memanfaatkan media ini, permasalahan siswa dalam berbicara dan menulis dapat diminimalisir. Siswa dapat menggunakan petunjuk dalam kartu untuk memudahkan penulisan paragraf dan menyajikan ide mereka di depan kelas. Sasaran dari kegiatan pengabdian ini adalah siswa Kelas XI SMA Negeri 10 Tidore Kepulauan, yang berjumlah 16 siswa. Manfaat dari kegiatan ini meliputi pemberian pengetahuan tentang media dan metode pembelajaran menulis dan berbicara bahasa Inggris, memberikan tips dan strategi untuk meningkatkan minat siswa dalam belajar dan berkomunikasi menggunakan bahasa Inggris.
Penguatan Peran Perempuan dalam Kepemimpinan: Bimbingan Teknis di Desa Galala, Kota Tidore Kepulauan Abdul Kadir, Iriyani; Husen, Nursakina
BARAKTI: Journal of Community Service Vol. 3 No. 1 (2024): Agustus
Publisher : PT. Sangadji Media Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Partisipasi perempuan dalam kepemimpinan desa masih menjadi tantangan di berbagai wilayah perdesaan Indonesia, termasuk di Desa Galala, Kota Tidore Kepulauan. Meskipun perempuan memiliki peran penting dalam kehidupan sosial dan ekonomi desa, keterlibatan mereka dalam pengambilan keputusan formal masih terbatas. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas kepemimpinan perempuan melalui bimbingan teknis yang komprehensif. Program ini melibatkan pelatihan keterampilan komunikasi, manajemen organisasi, pengambilan keputusan, serta pemahaman tentang regulasi pemerintahan desa. Metode yang digunakan mencakup survei awal untuk analisis kebutuhan, pelatihan dengan pendekatan partisipatif, simulasi kasus, dan pendampingan intensif pasca-pelatihan. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan peningkatan signifikan dalam rasa percaya diri, keterampilan komunikasi, dan kemampuan manajerial peserta. Sebanyak 80% peserta melaporkan peningkatan kesiapan untuk terlibat aktif dalam forum-forum desa dan pengambilan keputusan. Selain itu, terbentuk jaringan perempuan pemimpin desa yang berfungsi sebagai wadah kolaborasi dan advokasi bagi isu-isu yang dihadapi perempuan. Namun, resistensi budaya dan keterbatasan akses terhadap teknologi masih menjadi kendala dalam pengembangan peran perempuan sebagai pemimpin. Oleh karena itu, dibutuhkan sosialisasi dan program lanjutan untuk memastikan keberlanjutan dampak program ini. Program ini berhasil memberdayakan perempuan di Desa Galala dan memberikan kontribusi nyata dalam peningkatan partisipasi perempuan dalam pembangunan desa, dengan harapan program ini dapat diadopsi lebih luas di wilayah perdesaan lainnya.
Peningkatan Literasi Digital di Kalangan Siswa Sekolah Menengah Pertama melalui Pendekatan Gamifikasi Husen, Nursakina
BARAKTI: Journal of Community Service Vol. 3 No. 2 (2025): Maret
Publisher : PT. Sangadji Media Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan literasi digital di kalangan siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Kecamatan Tidore, Kota Tidore Kepulauan, melalui pendekatan gamifikasi. Literasi digital menjadi keterampilan esensial di era transformasi digital, namun keterbatasan akses dan metode pembelajaran yang kurang menarik seringkali menjadi kendala di daerah-daerah tertentu. Melalui metode gamifikasi, kegiatan ini menghadirkan pembelajaran interaktif dan menyenangkan yang mendorong partisipasi aktif siswa. Program dilaksanakan dalam bentuk lokakarya dan pelatihan yang disertai dengan penggunaan aplikasi edukatif berbasis permainan digital. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan signifikan pada pemahaman siswa terhadap konsep literasi digital, seperti keamanan digital, etika berinternet, serta kemampuan memilah informasi daring. Selain itu, pendekatan gamifikasi terbukti efektif dalam meningkatkan motivasi belajar dan keterlibatan siswa selama proses pelatihan. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi model pengembangan literasi digital yang berkelanjutan dan dapat direplikasi di wilayah lain dengan karakteristik serupa. Kolaborasi antara sekolah, orang tua, dan pemangku kepentingan lokal menjadi kunci keberhasilan program ini dalam mendukung pembentukan generasi muda yang cakap digital.
Wordwall Website as a Learning Media in Teaching English for Seventh Grade Students at SMPN 2 Tidore Kepulauan Husen, Nursakina
Journal of English Language and Education Vol 10, No 5 (2025)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jele.v10i5.1463

Abstract

This research aims to examine the effectiveness of Wordwall, a web-based game-based learning platform, in enhancing student engagement in English language learning for seventh-grade students at SMPN 2 Tidore Kepulauan. The study employed a Classroom Action Research (CAR) design consisting of two cycles, each comprising the stages of planning, implementation, observation, and reflection. Data were collected through observation, interviews, and questionnaires, and analyzed qualitatively and descriptively to assess students’ activeness, motivation, and participation. The findings indicate that prior to the intervention, classroom activities were predominantly teacher-centered, resulting in limited student involvement. Following the integration of Wordwall, student engagement improved significantly across all indicators. The percentage of students asking questions increased from 30% to 80%, answering questions from 20% to 90%, participating in discussions from 35% to 90%, and completing tasks from 50% to 100%. The overall average of student activeness rose from 30% in Cycle I to 90% in Cycle II. These results demonstrate that the use of Wordwall as an interactive instructional medium is effective in fostering student motivation, promoting active participation, and creating a more learner-centered and engaging English learning environment.