Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Studi Eksperimen Matriks Dan Fiber Komposit Sebagai Material Bodi Remote Control Boat Andik Budiono; Ira Kusumaningrum; Mualifi Usman
LONTAR Jurnal Teknik Mesin Undana (LJTMU ) Vol 12 No 02 (2025): Oktober 2025
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35508/ljtmu.v12i02.24675

Abstract

This research aims to evaluate the performance of composite materials made from woven cloth, fiberglass and banana fronds in making Remote Control Boat bodies. As the need for fast ships and performance efficiency increases, selecting light and tough materials becomes the main key in ship hull design. The research was carried out experimentally with a toughness testing method (impact test) using the ASTM D256 standard. The independent variables used include fiber type (woven cloth, fiberglass, and banana fronds), resin type (epoxy and polyester) with a 3×2×3 factorial design and three repetitions. It is hoped that this research can contribute to the development of alternative materials in the small-scale shipping industry and become a reference in the use of natural fibers as composite reinforcing materials.
Performansi Ekstrak Campuran Daun Jambu Biji dan Blimbing Wuluh sebagai Inhibitor Korosi pada Proteksi Logam dari Lingkungan Agresif Ira Kusumaningrum; Mualifi Usman; Rahmat Rafi Hartawan
PROTON Vol. 15 No. 01 (2025): PROTON: Jurnal Ilmu-ilmu Teknik Mesin
Publisher : Widyagama University of Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31328/jp.v15i01.7329

Abstract

Sampah tanaman dapat dimanfaatkan sebagai bahan inhibitor korosi. Pemanfaatan inhibitor korosi merupakan salah satu cara untuk mengendalikan korosi. Inhibitor berbahan senyawa organik menjadi pilihan yang lebih ramah lingkungan. Dalam penelitian ini, kaji teoritis dan eksperimen dilakukan pada ekstrak campuran daun belimbing wuluh dan daun jambu biji yang dimanfaatkan sebagai inhibitor korosi guna memproteksi baja AISI 1037 dalam larutan HCl 1 M. Penambahan inhibitor dibuat bervariasi mulai 200 ppm, 600 ppm dan 1000 ppm. Pengujian laju korosi dilakukan dengan metode kehilangan berat. Peningkatan konsentrasi inhibitor menyebabkan laju korosi menurun dan efisiensi inhibitornya meningkat .Pada konsentrasi 1000 ppm efisiensi inhibitor mencapai 64,03%. Adsorpsi inhibitor yang terjadi adalah adsorpsi secara fisika. Molekul-molekul inhibitor yang teradsorpsi, menutupi permukaan baja AISI 1037 dan melindunginya dari serangan korosi