Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Pengembangan Bahan Ajar Tema Selalu Hemat Energi Berbasis E-Learning Untuk Peningkatan Hasil Belajar Siswa Tunarungu Eko Julianto Wibowo
SPECIAL: Special and Inclusive Education Journal Vol 1 No 2 (2020): SPECIAL : Special and Inclusive Education Journal
Publisher : Program Studi Pendidikan Khusus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/special.vol1.no2.a2295

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengembangkan bahan ajar tema selalu hemat energi berbasis e-learning siswa tunarungu kelas VII. Penelitian ini pengembangan dengan menerapkan model Gall, Gall & Borg (2003). Dilaksanakan dalam 10 tahapan: 1). identifikasi instruksional, 2). analisis intruksional,3). mengidentifikasi karakteristik awal pebelajar, 4). instruksional khusus, 5). tes acuan patokan, 6). strategi instruksional khusus, 7). mengembangkan bahan ajar, 8). menyelenggarakan evaluasi formatif, 9). revisi instruksional, dan 10). desain dan evaluasi sumatif. Pengumpulan data dilakukan dengan kuesioner, evaluasi siswa, pretes dan posttes. Data dianalisis dengan deskriftif kualitatif, deskriftif kuantitatif dan analisis statistik uji-t dengan menggunakan aplikasi SPSS 17. Hasil review dari ahli isi materi menyatakan bahwa isi produk sangat baik, dari ahli Pendidikan Luar Biasa siswa tunarungu sangat baik, ahli media pembelajaran adalah baik. Hasil uji kelompok kecil adalah sangat baik dan hasil penilaian uji lapangan adalah sangat baik. Hasil uji-t dengan menggunakan aplikasi SPSS 17 pada taraf signifikasi 5% menunjukkan pretes 41,66 dan posttes 85,09, sehingga Ho ditolak, dengan kata lain terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar siswa antara sebelum dan sesudah penggunaan bahan ajar berbasis elearning pada pembelajaran terpadu dengan tema selalu hemat energi.
Peningkatan Kemampuan Membaca Permulaan Melalui Metode Glenn Doman Bagi Anak Tunarungu Kelas II di SLB Negeri 1 Kota Blitar Eko Julianto Wibowo
SPECIAL: Special and Inclusive Education Journal Vol 2 No 1 (2021): Special and Inclusive Education Journal (SPECIAL)
Publisher : Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/special.vol2.no1.a3310

Abstract

Tujuan Penelitian ini ingin meningkatkan kemampuan membaca permulaan anak tunarungu yang meliputi aspek membaca gambar, menuliskan nama gambar, menjawab pertanyaan dan bacaan sederhana, melalui metode gleen doman. Dalam pengumpulan data yang dilakukan sebelum treatmen/ intervensi atau biasa di sebut pre tes dan pengumpulan data sesudah treatment/intervensi atau biasa disebut post tes. Hasil penelitian diolah dengan menggunakan rancangan pre-eksperiment dengan model one group pre tes post tes desain. Data yang berhasil dihimpun di analisa dengan teknik analisis statistik parametrik dengan rumus uji tes “t”. Hasil penelitian menunjukkan Dengan df sebesar 5 dilihat dari taraf signifikansi 5% maka diperoleh harga t tabel signifikansi 5 % sebesar 2,57 sedangkan pada taraf sinifikasi 1% t tabel diperoleh sebesar 4,03. Dengan membandingkan besarnya t yang kita peroleh dalam perhitungan (to = 6.72 ) dan besarnya t tabel maka dapat diketahui bahwa : 2,57 < 6.72 > 4,03. Kesimpulannya adalah ada peningkatan yang signifikan terhadap kemampuan membaca permulaan
ANALISIS PERILAKU INDIVIDU DALAM ORGANISASI: FAKTOR KINERJA DAN DINAMIKA TIM DI LINGKUNGAN KERJA MODERN Eko Julianto Wibowo; Prim Masrokan Mutohar
Al Madjid : jurnal Pendidikan Islam Vol. 2 No. 1 (2026): April : Al Madjid : jurnal Pendidikan Islam
Publisher : Prodi PAI Fakultas Tarbiyah IAI Sunan Giri Trenggalek

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64877/almadjid.v2i1.109

Abstract

This research focuses on analyzing individual behavior within organizations, as well as the various variables that influence team performance and dynamics in today's workplace. Essentially, achieving an organization's collective goals depends heavily on how individuals within it behave, a behavior typically shaped by crucial factors such as motivation, work environment conditions, and available social support. By delving into the behavioral characteristics and interaction patterns within teams, management will have a strong foundation for formulating more targeted strategies to boost productivity. In addition to these internal factors, the presence of technology in the modern era also plays a significant role in shaping individual and group behavior. While adapting to new systems often presents challenges, appropriate technology integration has been shown to have a significant positive impact, particularly in strengthening collaboration and overall work efficiency.
Aksesibilitas Ibadah bagi Tunanetra: Pengembangan Teknologi Asistif Berbasis Artificial Intelligence dalam Perspektif Fikih Eko Julianto Wibowo; Ngainun Naim
Al Madjid : jurnal Pendidikan Islam Vol. 1 No. 2 (2025): Oktober: Al Madjid : jurnal Pendidikan Islam
Publisher : Prodi PAI Fakultas Tarbiyah IAI Sunan Giri Trenggalek

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64877/almadjid.v1i2.111

Abstract

The emergence of artificial intelligence (AI) technology has opened up exciting new horizons in the field of Islamic law including visually impaired people. Thanks to its ability to process data quickly and in a structured manner, AI is seen as a potential instrument to support the legal deduction process. However, the use of AI in the realm of legal decision making is not simple. There are fundamental ethical and epistemological problems, because these digital devices do not have fiqh intuition, a moral compass, let alone a deep understanding of maqāṣid al-syarī‘ah. This study uses qualitative research through a literature review. This study tries to dissect the position of AI in the view of the consensus (ijma') of ulama and its relevance to current innovation trends. Based on the analysis carried out, an agreement was found among ulama that AI should be positioned as a mere analytical tool that remains under the control of sharia experts. Even though AI is very superior in speeding up reference searches and mapping arguments from classical texts, the authority of a mujtahid in establishing laws cannot be replaced by machines. This research emphasizes that the main key to utilizing AI lies in ethical management and strict regulations. Collaboration between technology developers and religious institutions is very crucial in ensuring that the use of this technology remains within the corridors of sharia. In the end, AI integration that is in line with the principles of maqāṣid al-syarī'ah is expected to be able to bring benefits to the people without eroding the integrity and noble values ​​of Islamic law itself.